
Halaman 6 lien hua
Di dalam ruangan sebuah bangunan yang cukup megah,, beberapa orang sedang berlutut di hadapan seorang pria paruh baya yang berumur sekitar 46 tahun. wajahnya yang garang tampak penuh dengan emosi,, aura membunuhnya keluar merembes dari tubuhnya membuat beberapa orang di dalam ruangan tersebut gemetaran tak bisa bergerak , sedangkan
"BRUAAAK "
meja di tengah aula klan Ming hancur berkeping keping.
"Kurang ajar"
"siapa yang berani melukai anakku?"
Ming Welu sangat marah saat tau anaknya tak sadarkan diri dan mengalami banyak cidera,
"siapa yang telah melakukan ini? cepat jawab. " bentaknya kepada teman teman Ming Chun yang membawa pulang anaknya...
"ma... ma ... maaf tuan , kami tidak tau siapa namanya dan dari klan mana? jawab salah satu dari mereka..
"Betul tuan.. kami hanya bertemu dia di lorong pasar sehari sebelumnya.. di hari sebelumnya kami yang memukuli anak itu sampai tak sadarkan diri"
mereka menceritakan semua kejadian di hari sebelumnya sampai dengan kejadian yang menjadikan Ming Chun terluka..
" aku tidak perduli ... ,
kalian semua harus mencari anak itu sampai ketemu.. bawa dia hidup atau mati di hadapanku.. " Ming Welu berkata dengan tegas kepada seluruh orang yang ada di aula tersebut
"biar aku yang mengurusnya ayah.. "
suara yang cukup lantang mengangetkan semua orang yang ada dalam ruangan tersebut
"aku akan mencari informasi siapa dan dari klan mana dia.. "
seorang pemuda dengan umur 23 tahun berjalan memasuki ruangan sambil menatap tubuh yang lemah tak sadarkan diri yang terbaring di atas sebongkah batu berwarna kuning kehijau hijauan diikuti oleh dua orang temannya .. batu ini adalah batu giok yang sering digunakan oleh para tabib saat mengobati orang yang terluka dalam..
__ADS_1
dia adalah Ming Kaye,, kakak kandung dari Ming Chun.. dia merupakan kultivator yang cukup jenius .. saat ini saja dia sudah berada di tahapan kultivasi Bintang Emas level 4.. dua tingkat di bawah ayahnya.. sedangkan dua orang bersamanya adalah Lau Yie dan Jierui yang masih berada di tahapan kultivasi Bintang Emas Level 3
Tidak jauh berbeda dengan ayahnya, Ming Kaye pun merasakan emosi yang berkecamuk di dalam dirinya ..
"aku akan memotong kaki dan tangan anak itu untuk ayah.. " ucapnya tegas sambil menggenggam pedangnya dengan erat..
"baik lah.. kalau begitu bawa beberapa pengawal untuk menemanimu"
.
"tidak perlu ayah.! biar aku dan dua temanku ini saja.. " Ming Kaye melirik kearah teman temanya..
Lau Yie dan Jierui tersenyum dengan penuh percaya diri..
"baik ... cepatlah kalian bergerak"
Ming Kaye dan temannya segera bergerak meninggalkan wilayah klan Ming
mereka bergerak menuju pasar untu mencari informasi tentang orang yang melukai adiknya..
Liang Jun yang telah pulang lebih dulu dari dari orang tuanya, saat ini ia sedang berlatih sendiri di halaman samping rumah.. . melatih beberapa jurus yang ia miliki tanpa mengunakan Qi. dia sengaja tidak mengunakan Qi agar tidak menimbulkan lonjakan energi yang bisa dideteksi oleh para kultivator
ibunya yang baru saja pulang, sempat melihat gerakan gerakan yang dilakukan Liang Jun,
Yien Hua sangat kaget.. sebab dia mengenal jurus jurus tersebut..
Jun 'er.. ?
apakah ada yang mengajarinya?
berbagai pertanyaan dalam pikirannya..
"ah tapi itu tidak mungkin.." Lien Hua coba meyakinkan dirinya namun dia tetap penasaran dengan apa yang ia lihat..!
__ADS_1
"haaah.. ibu sudah pulang?"
Sapa Liang Jun saat melihat ibunya yang sedang berdiri melamun di depan rumah tak jauh dari tempatnya berlatih, dan segera berheti dari latihannya
"ia nak.. ibu baru saja sampai, kemarilah nak ibu membawa makanan kesukaanmu"
"baik bu.. " ia pun menghampiri ibunya sambil tersenyum senang. . lalu masuk bersama kedalam rumahnya
"ayah mana bu, kenapa belum pulang?"
"ayahmu sedang menemui ketua Jing Ma.. ada yang ingin ingin ia bicarakan"
"oowwh.. " Liang jun sambil menyantap makanan yang ibunya bawa..
"Jun'er... " bolehkah ibu bertanya sesuatu kepadamu?"
"boleh bu.. tapi apa yang ibu mau tanyakan?" liang Jun penasaran dengan apa yang ingin ibunya tanyakan , dia merasa ada hal yang penting sehinga ibunya meminta ijin untuk bertanya
"Jun'er.. tadi ibu melihatmu berlatih .. kalau boleh tau jurus apa yang engkau latih dan siapa yang mengajarimu nak?"
"aah.. itu cuma gerakan sembarang saja bu.. hee" dia mencoba menyembunyikan hal itu dari ibunya
"Jun'er.. jangan berbohong pada ibu nak.. "
Liang Jun terdiam .. karena dia bingung harus bagaimana menjawab dan menjelaskan semua ini pada ibunya..
melihat Liang Jun yang hanya diam tidak menjawab pertanyaannya , Lien Hua bangkit dari duduknya lalu berjalan ke arah kamarnya meninggalkan Liang Jun ..
beberapa saat kemudian Lien Hua keluar dari kamarnya dengan membawa sebilah pedang ..
"Jun'er.. ikuti ibu .. " ucap Lien Hua kepada Liang Jun sambil berjalan keluar dari rumahnya
"ada apa bu'"
__ADS_1
Liang Jun bingung dengan apa yang akan dilakukan oleh ibunya.. namun dia tetap bangkit dan berjalan mengikuti ibunya ke halaman samping rumahnya .