Pendekar Pedang Naga Bayangan

Pendekar Pedang Naga Bayangan
Merasa paling beruntung


__ADS_3

malam itu Liang Jun memasuki dimensi Cincin Semesta untuk berkultivasi, dia ingin segera meningkatkan Kualitas tulang dan Kultivasinya.. karena dia khawatir saat ikut ke acara turnamen kultivator muda nanti bertemu dengan musuh yang tahapan kultivasinya jauh di atas Liang Jun


Liang Jun duduk dengan posisi lotus, berkultivasi di dalam Kolam Susu Emas, energi Qi yang mengitari tubuhnya begitu bergejolak.. sudak hampir 4 bulan lamanya Liang Jun berkultivasi namun belum ada tanda tanda akan terjadinya proses pembentukan tulang baru ,


energi yang begitu besar terus mengalir ke seluruh bagian tulang di dalam tubuh Liang Jun, rasa seperti terbakar menyelubungi seluruh bagian tubuhnya..


hingga satu bulan kemudian


"Krataaaakkkk" bunyi tulang yang mengalami keretakan, dan proses penghancuran pun dimulai!


~aaaaaaaakkkkkhhhh~


Liang Jun berteriak sangat keras kali ini, sakit yang ia rasakan sangat luar biasa . jauh berbeda dengan rasa sakit saat proses penghancuran dan pembentukan tulang sebelumnya..


selain rasa sakit yang berbeda, begitupun dengan waktu yang dibutuhkan untuk proses penghancuran hingga pembentukan kembali lebih lama dari yang pernah ia alami..


teriakan demi teriakan terus terdengar.. sampai sampai suara Liang Jun menjadi tidak terdengar lagi. bukan karena ia berhenti berteriak namun dia sudah sangat parau akibat terus berteriak sudah lebih dari 9 hari lamanya..


setelah genap 10 hari, tulang baru Liang Jun telah sempurna kembali.. energi sangat besar tersimpan didalam tubuhnya.. dengan kualitas baru tulangnya ini, tubuhnya terasa jauh lebih ringan dari sebelumnya,


dia membuka matanya dan tersenyum


dan segera menyudahi kultivasinya kemudian keluar dengan cara melompat dari dalam kolam tersebut.. lompatan yang sangat tinggi.. mungkin kalau orang lain melihatnya pastilah orang akan menganggap Liang Jun sedang terbang, namun tidak ada siapapun disini kecuali Liang Jun sendiri.


dia mendarat dengan anggun tepat di bawah pohon Apel Malam..


~Huuuuuuuuuhhh~


"sangat menyakitkan" Liang Jun berkata sendiri dengan suara yang terdengar aneh karena parau

__ADS_1


untuk membiasakan dirinya dengan kualitas tulang barunya yaitu Tulang Naga Air, Liang Jun melatih beberapa jurus yang ia miliki, kecepatannya dan kekuatan barunya sangat luar biasa walaupun gerakannya tanpa menggunakan Qi karena tidak mau membuat Dimensi Cincin semesta yang berbentuk lingkaran berdiamater 1km tersebut menjadi berantakan.


setelah merasa cukup dengan latihannya, Liang Jun berjalan jalan mengelilingi wilayah sekitarnya untuk lebih mengenal dan memahami alam dimensi tersebut,


setelah puas berjalan jalan sambil menghirup udara yang begitu segar, Liang Jun kembali kembali ke arah pohon Apel Malam..


dia memetik begitu banyak buah Apel Malam kali ini, lalu mulai mengambil posisi untuk berkultivasi


Liang Jun duduk dalam posisi Lotus,, jubahnya yang panjang dia jadikan sebagai alas duduknya... setelah itu mulai berkultivasi menyerap energi Qi yang sangat murni dari buah Apel Malam dengan cara memakan beberapa buah sekaligus..


Buah Apel Malam memang merupakan sumberdaya yang sangat istimewa.. walaupun merupakan sumberdaya tingkat langit namun semua tahapan kultivasi bisa menggunakannya, hanya saja semakin tinggi tahapan kultivasi semakin banyak buah yang dibutuhkan..


terlebih lagi untuk Liang Jun sendiri, selain Kultivasinya yang sudah berada di tahapan Bintang Sihir, dia juga memiliki kualitas tulang yang sangat tinggi yaitu tulang Naga Air, maka dia membutuhkan sangat banyak buah tersebut..


untung saja pohon Apel Malam yang ia miliki sudah berumur ribuan tahun, sehingga batang pohon tersebut sudah tumbuh sangat besar dan rimbun dengan buah yang sangat banyak.. kalau tidak, tentu Liang Jun akan kesulitan mencari sumberdaya untuk berkultivasi.


tak terasa Liang Jun sudah berkultivasi lebih dari 5 bulan..


buah apel malam yang ia konsumsi dalam kultivasinya kali ini lebih dari 100 buah..


andai saja dia tidak memiliki tekhnik kultivasi tingkat langit warisan dari leluhurnya.. mungkin dalam waktu 10 tahun sekalipun energi pada buah tersebut belum habis terserap


Liang Jun merupakan manusia yang sangat beruntung . tidak ada di benua manapun di dunia ini seorang kultivator yang memiliki kecepatan kultivasi seperti dirinya.. hal ini disebabkan teknik yang ia gunakan bukanlah teknik buatan manusia melainkan tekhnik yang dibuat langsung oleh seorang dewa.. dewa itu merupakan panglima perangnya para dewa.. dia alam para dewa dia dikenal dengan sebutan Panglima Dayek atau Dewa Dayek.


sekitar seribu tahun yang lalu, di era kekacauan , seorang anak kecil berumur sepuluh tahun sedang berlari kedalam sebuah hutan yang dikenal dengan hutan kematian, anak itu bernama Way Ying,


tubuhnya yang kecil dan begitu lemah tampak sangat kelelahan , sebab sudah lebih dari dua hari ia berjalan tanpa henti dan tanpa makanan,. terkadang saat ia merasakan sangat lapar dia terpaksa memakan dedaunan yang ada di hutan tersebut


dia berlari menyelamatkan diri setelah desa tempat ia dan kedua orang tuanya tinggal diserang oleh gabungan sekte aliran hitam di benua utara .

__ADS_1


ayah dan ibunya tewas dalam kejadian itu, sementara dirinya yang kecil bersembunyi memasuki lorong rahasia milik ayahnya.. ayahnya bernama Xin Jin.. merupakan seorang jendral di kerajaan angin selatan yang saat itu telah dikuasai oleh gabungan sekte aliran hitam..


Way Ying menyusuri lorong rahasia tersebut sambil menangis hingga sampai di ujung lorong uang terletak tidak jauh dari hutan kematian.


merasa tidak aman.. dia terus melanjutkan pelariannya hingga akhirnya bertemu dengan seorang pemuda tampan berwajah giok berjubah emas..


namun saat matanya menatap kearah pemuda itu.. tiba tiba cahaya terang sangat menyilaukan menutupi pandangannya.. tanpa ia sadari ternyata dia telah dibawa oleh pemuda itu kedalam dunia sebuah dimensi yang sangat indah..


pemuda yang mengajarinya itulah yang belakangan Way Ying ketahui bahwa gurunya adalah seorang dewa yang dikenal sebagi panglima perang para dewa yang bernama dayek atau dewa dayek.


dia dilatih dan di ajarkan berbagai tekhnik tingkat langit.. salah satu diantaranya yaitu tekhnik yang digunakan Liang Jun saat ini.. dan begitupun dengan berbagai pengetahuan yang dimiliki Liang Jun saat ini semuanya berasal dari dewa dayek .


Liang Jun membuka matanya dan mengakhiri kultivasinya.. kemudian dia kembali ke dunianya karena hari sudah menjelang pagi..


keesokan harinya.. setelah sarapan bersama ayah dan ibunya , Liang Jun bergegas menuju aula klan Li untuk menjemput kakak sepupunya..


dia berencana melatih xiuan dan membantu meningkatkan tahapan kultivasi kakaknya yang saat ini masih berada di tahapan kultivasi bintang perunggu..


sesampainya di halaman aula klan, ternyata Xiuan telah menunggunya


"ahhh, Jun'er kau sudah datang"


"iya kak.. maaf membuatmu menunggu"


"tidak mengapa Jun'er.. tapi kalau boleh tahu kita akan kemana?"


"tenang kakak.. kita tidak akan pergi jauh kok.. "


______________________________________________ Dukung karya ini dengan cara Like, vote dan share,, agar author bersemangat untuk terus berkarya..

__ADS_1


Jadikan karya ini favoritmu


atas semua dukungannya author ucapkan terimakasih yang mendalam..


__ADS_2