
Halaman 16 persiapan turnamen
tepat di sudut sebelah barat kediaman walikota,, sebuah taman yang indah, luasnya sekitar 50mx50m,. di tanaman itu bunga bunga tumbuh begitu subur dan tertata dengan rapi ,
Liang Jun dengan jubah merah yang ia kenakan nampak sedang berjalan santai tidak jauh dari taman tersebut..
sementara itu seorang wanita cantik bergaun putih berjalan tidak jauh di depannya.. wanita itu terlihat begitu malu malu.. wajahnya yang cantik sedikit memerah merona karena malu..
ini adalah pertama kalinya Yueyin berjalan berdua dengan seorang pemuda seumurannya, apa lagi pemuda tersebut memiliki wajah yang sangat tampan, jubah merah yang ia kenakan tampak begitu indah di tubuhnya..
berbeda dengan Yueyin, Liang Jun bersikap biasa saja.. tidak ada perasaan canggung ataupun malu..
"saudari yin..kau kenapa.. ? mengapa wajahmu terlihat memerah? " Liang Jun bingung dengan apa yang terjadi kepada Yueyin. dia sungguh tidak paham dengan apa yang terjadi.. bahkan dia sedikit khawatir karena berpikir jangan jangan Yueyin sedang sakit
"ahh.~ aku tidak mengapa.. aku baik baik saja"
"ooowh.. baguslah.. tapi mengapa dengan wajahmu itu"
"aku baik baik saja.. "
Yueyin semakin malu,, dia mempercepat jalannya meninggalkan Liang Jun yang sedang memikirkan sesuatu
"kenapa dia pergi.. apakah ada yang salah dengan kalimatku, yaaa.. sudahlah.."
Liang Jun bingung dengan sikap Yueyin.. lalu berjalan mengikuti Yueyin menuju tempat duduk yang terbuat dari kayu yang terletak tepat di tengah tengah taman bunga tersebut..
sesampainya di sana.. Liang Jun tidak ikut duduk melainkan menggerak-gerakkan tubuhnya sambil menarik napas dalam dalam dan melepasnya dengan pelan..
"aaaaahhh~ di sini udaranya sangat segar.. aku suka tempat ini"
Liang Jun berkata tanpa menoleh kepada Yueyin karena ingin mencoba mengajak Yueyin untuk berbicara
"benar.. di sini sangat nyaman.. setiap habis dari berlatih aku sering duduk di sini"
"apakah kau berlatih setiap hari?"
"ia,, aku harus giat berlatih agar bisa bersaing dengan kultivator kultivator yang juga akan ikut di turnamen kultivator muda"
"turnamen kultivator muda?"
"iya.. apakah kau tidak mengetahuinya?"
"tidak.. aku bahkan baru mendengar itu darimu"
"turnamen itu akan di kota Dong dua bulan lagi"
Yueyin menjelaskan semua tentang turnamen tersebut kepada Liang Jun
suasana mulai mencair.. Yueyin dan Liang Jun mengobrol beberapa hal tantang klan, turnamen dan aktivitas harian mereka..
__ADS_1
sementara itu, di ruang tamu walikota.. Jing Ma ,Lien Hua dan Jiangwu sedang berpamitan untuk kembali ke klan mereka
"terimakasih atas kunjungan ini.. "
"sama sama saudara Jian.. kami juga sangat berterimakasih, sesekali sempatkan berkunjung ke klan kami.. " ucap Jiang Ma kepada walikota dan istrinya..
merekapun keluar bersama menuju arah taman untuk memanggil Liang Jun dan Yueyin
"Jun'er , yin'er kemarilah.. "
Liang Jun dan Yueyin yang mendengar itu langsung menoleh..
"ayo saudari yin kita temui mereka"
Linag Jun langsung berdiri dan mulai berjalan diikuti oleh Yueyin yang ikut berjalan di sampingnya..
"waahhh~lihat mereka.. sangat serasi" ucap walikota
" benar saudara Jian.. mereka terlihat bagaikan sepasang kekasih.. "
beberapa saat kemudian Liang Jun dan Yue berkumpul bersama mereka..
"Yin'er.. kapan kapan berkunjunglah ke rumah kami" ucap Lien Hua dengan lembut kepada Yueyin..
"baik bibi.. aku pasti akan berkunjung ke sana, "
merekapun meninggalkan kediaman Walikota
berjalan kembali ke wilayah klan mereka..
sepanjang perjalanan mereka membicarakan berbagai hal.. kadang kadang menggoda Liang Jun tentang Yueyin..
sedangkan Liang Jun lebih banyak diam.. dia sedang memikirkan tentang turnamen kultivator muda yang dibicarakan oleh Yueyin kepadanya, dia tidak berniat ikut turnamen namun dia ingin sepupunya Xiuan yang ikut turnamen tersebut..
"kakek... apakah kakek tau tentang turnamen kultivator muda yang akan di adakan di kota Dong?"
"ohh itu.. apakah kau tertarik mengikutinya.. ?"
"tidak kek.. aku hanya ingin kakak Xiuan bisa ikut turnamen itu, apakah murid akademi juga mengetahuinya?
"Jun'er.. bukan kakek tidak mau memberitahu mereka.. namun sejak turnamen itu di adakan 20 tahun yang lalu , klan kita belum pernah mengirim satu perserta sekalipun.. hal itu disebabkan tahapan kultivasi murid akademi masih terlalu rendah untuk turnamen tersebut!"
"tapi kek.. kenapa kita tidak mencobanya kali ini" ucap Liang Jun dengan sangat
"sama saja Jun'er.. mereka masih terlalu lemah untuk sebuah turnamen yang akan dihadiri peserta yang berbakat dari seluruh wilayah benua timur ini" Jing ma mencoba memberi penjelasan kepada Liang Jun
"baiklah.. apakah kakek percaya kepadaku?"
"Tentu Jun'er aku percaya kepadamu"
__ADS_1
"kalau begitu ijinkan kakak Xiuan untuk ikut turnamen itu.. kalau masalah kemampuan dan tahapan kultivasinya biar aku yang membantunya "
"baiklah kalau itu mau mu.. aku ijinkan .. " setelah kejadian penyerangan klan , tidak ada satupun anggota klan yang meragukan kemampuan dari Liang Jun
beberapa saat kemudian, tak terasa merekapun sudah sampai di gerbang klan Li.. mereka berpisah di sana.. Lien Hua dan Jiangwu kembali ke rumah mereka, sedangkan Liang Jun dan Ketua Jing Ma menuju ke arah aula klan untuk menemui Xiuan yang seharusnya sedang berlatih bersama murid yang lain di halaman aula.
sesampainya di halaman aula.. tampak sekitar 30 orang murid akademi klan Li sedang berlatih termasuk Xiuan walupun hari tinggal beberapa jam lagi memasuki malam,
melihat kedatangan Ketua Jing Ma datang , mereka semua segera menghentikan latihan lalu memberi hormat.. melihat hal itu Jing Ma hanya mengangguk sedikit dan para murid pun melanjutkan latihan mereka
"Xiuan'er kemarilah.." Xiuan yang mendengar panggilan itu segera mendekat
"ada apa kakek guru"
"Xiuan'er aku ingin kau mengikuti turnamen kultivator muda di kota dong..!"
"Turnamen..? tapi guru apakah aku mampu untuk sebuah turnamen seperti itu?" xiuan tahu kalau klannya belum pernah sekalipun mengikuti turnamen itu disebabkan tahapan kultivasi klan mereka yang sangat rendah..
aku juga sebelumnya berpikir sepertimu Xiuan'er.. tapi Jun'er yang memintaku untuk mengijinkan mu ikut turnamen itu, jadi kenapa kita tidak mencobanya kali ini"
"benar kakak.. aku yakin kakak mampu.. dan aku akan membantu kakak untuk berlatih"
"baiklah.. aku akan akan giat berlatih untuk menjadi lebih kuat" ucap Xiuan dengan penuh semangat..
"baiklah kek.. aku rasa tidak ada masalah lagi. aku akan segera pulang..besok pagi aku akan menjemput kakak Xiuan untuk berlatih " ucap Liang Jun sekaligus berpamitan kepada ketua Jiang Ma..
"baiklah jun'er.. "
_______________________________________________
terimakasih kepada seluruh pembaca yang sudah mendukung karya ini..
jangan lupa Like, vote dan share serta jadikan novel favorit kalian agar author semakin bersemangat dalam berkarya
mohon maaf karya ini tentu masih banyak kekurangannya sebab author juga masih pemula dalam menulis walaupun demikian author akan terus berusaha sebaik mungkin yang bisa author lakukan..
seperti kata pantun melayu ;
"Pohon pisang di bawah jantung
jantung tidak berbuah lagi
tahan ditetak tahan digantung
janji tidak berubah lagi"
insya ALLAH setiap hari kita akan up date..
jadwal up tidak menentu.
__ADS_1