Pendekar Pedang Naga Bayangan

Pendekar Pedang Naga Bayangan
Sebuah Rahasia


__ADS_3

di halaman samping rumah


''coba kamu perhatikan gerakan ku Jun'er"


Lien Hua langsung menuju tengah halaman dan dengan segera memperagakan jurus yang sama seperti yang yang dilakukan Liang Jun sebelumnya , itu adalah Jurus Tarian Pedang Bayangan


Liang Jun mengernyitkan dahinya.. berpikir tentang asal leluhur yang pernah mewarisinya Cincin Semesta dan berbagai jenis ilmu tingkat tinggi kepadanya.


baru beberapa menit dengan jurusnya .. Lien Hua tiba tiba berhenti.. lalu berdiri diam ..


"ada apa ibu.. "


ahhh... apakah kau sudah melihatnya.. ?


"ya bu"


ucap Liang Jun sambil tersenyum dia baru paham dengan pertanyaan ibunya tadi,


"tapi.. jurus yang ibu peragakan belum selesai kan" sambungnya..


"iya Jun'er.. tapi hanya itu yang ibu bisa , makanya ibu sangat kaget melihat dirimu memperagakan jurus ini dengan sempurna,


sekarang bisa kamu jelaskan siapa yang mengajarimu dan di mana orang itu sekarang?"


"aku tidak tau harus bagaimana menjelaskan ini semua bu.. "


"kenapa bingung nak.. aku ini ibumu. kau bisa berbagi rahasia mu kepada ku''


"iya bu.. tapi bukan itu masalahnya.!"


"lalu kenapa.. ? apakah gurumu melarang menceritakan kepada ibumu ini, " ucap Lien Hua sambil berpikir tentang siapa sosok yang telah mengajari anaknya jurus tersebut


"bukan begitu bu.. tapi aku juga tidak tau siapa namanya.. yang jelas orang yang mengajariku menyebut dirinya sebagai leluhur keluarga kita bu.. "


"apakah dia memberikanmu sesuatu?,, kalau iya.. bisakah kau tunjukkan kepada ibu" Lien Hua ingin memastikan sosok yang mengaku sebagai leluhur keluarganya

__ADS_1


"iya bu.. kakek leluhur memberiku sebuah cincin.. tapi aku tidak bisa menunjukannya disini "


Liang Jun tahu.. kalau dia menunjukan cincin tersebut kepada ibunya dengan cara melepas cincin dari jarinya.. maka lonjakan energi yang sangat besar akan mengundang rasa ingin tau para kultivator di kota ini dan para kultivator itu pasti akan dengan cepat menuju ke arah sumber lonjakan energi tersebut


"baiklah..!, di mana kau akan menunjukannya pada ibu.. apakah di dalam rumah..? "


"tidak bu"


"kalau bukan di dalam rumah. lalu di mana?" Lien Hua sangat tidak sabar ingin memastikan dugaannya benar atau salah,


Liang Jun melihat sikap tidak sabaran ibunya hanya bisa tersenyum


"ulurkan tangan ibu kepadaku,, aku akan tunjukan sesuatu kepada ibu" pinta Liang Jun pada ibunya


"baiklah" jawab ibunya , lalu Lien Hua mengulurkan tangannya di hadapan Liang Jun , disambut dengan genggaman tangan liang jun, setelah itu tiba tiba mereka menghilang masuk kedalam dimensi Cincin Semesta.


mereka berdua muncul tidak jauh dari kolam Susu Emas dan pohon Apel Malam di dalam Dimensi Cincin Semesta.


"Jun'er, ini di mana?" Len Hua sangat kaget dengan apa yang terjadi,, dia tidak tau kenapa tiba tiba mereka bisa pindah ke suatu tempat yang begitu indah dalam waktu sekejap


"alam lain ????? "


"iya bu! , ini adalah dimensi cincin yang leluhur itu berikan kepadaku"


Lien Hua sedikit mulai paham.. sebab dia mengetahui sedikit tentang kisah sebuah cincin yang dikenal dengan nama Cincin Semesta milik leluhur keluarganya ribuan tahun yang lalu..


Lien Hua sebenarnya bukanlah penduduk asli benua timur, dia berasal dari benua yang sangat jauh,, benua ini dikenal dengan nama Benua Selatan, namun sejak kecil ia harus meninggalkan tanah kelahirannya disebabkan suatu peristiwa yang memilukan,


sekitar seribu tahun yang lalu, ada seorang Raja sekaligus Kultivator tanpa tanding di sebuah kerajaan terletak di benua Utara, kerajaan itu bernama kerajaan Angin Selatan, sedangkan raja tersebut bernama Ying bermarga Way ,dia adalah seorang raja yang Arif dan Bijaksana, menguasai kerajaan Angin Selatan ratusan tahun lamannya..


namun semua yang bernyawa pasti akan mati,


hingga sampai saat kematian tiba, ia menghilang melebur bersama angin tanpa ada yang mengetahui kemana jasadnya..


lalu tahta kerajaan dilanjutkan oleh anaknya yang bernama Way Yuan yang juga merupakan Kultivator yang sangat disegani sebab dia mewarisi berbagai jenis ilmu tingkat tinggi yang diajarkan langsung oleh ayahnya, lalu setelah Way Yuan meninggal, tahta dilanjutkan oleh anaknya.. terus turun temurun sampai sampai pada generasi ke tujuh sekitar 40 tahun yang lalu.. dimana saat itu way lay yang baru berumur 30 tahun yang menjadi raja , dia memiliki seorang istri sebagai permaisuri bernama Lan Zhi Zhi dan memiliki seorang putri yang masih sangat kecil bernama Way Lien Hua,

__ADS_1


namun tahta itu tidak bertahan lama sebab seorang jendral kepercayaan raja mengkhianatinya.. lalu membunuh raja dan permaisuri kemudian mendeklarasikan dirinya sebagai raja baru kerajaan


sedangkan Lien Hua diselamatkan Oleh pamannya yang merupakan sepupu ayahnya yang bernama Way Cinglung, dan membawanya lari sejauh mungkin untuk menghindari para kultivator yang mendukung kudeta tersebut.. sedangkan para pejabat dan jendral serta petinggi kerajaan yang loyal kepada raja lama, semuanya di bunuh di suatu lapangan disaksikan oleh semua penduduk kerajaan .. hal ini dilakukan untuk mengingatkan siapapun agar tunduk kepada raja baru.


setelah melalui perjalanan yang sangat panjang.. lalu Cinglung dan Lien Hua menetap di benua timur ... mereka tinggal di salah satu desa di wilayah barat benua timur tidak jauh dari kota Seribu Awan, desa tersebut bernama desa Tanjung Harapan, Lien Hua sendiri sudah tumbuh menjadi wanita yang sangat cantik.


mereka hidup di sana sebagai pedagang kain.. mereka sering keluar masuk kota Seribu Awan untuk berdagang.. dan di kota inilah Lien Hua bertemu dengan Jiangwu yang berasal dari klan Li.. hingga akhirnya menikah dan menetap di kota Seribu Awan hingga saat ini, sedangkan pamannya Way Cinglung meninggal 2 tahun setelah itu.


"apakah cincin itu bernama Cincin Semesta?"


tanya Lien Hua untuk memastikan dugaannya


"benar bu, apakah ibu juga mengetahui tentang cincin tersebut?"


"iya nak.. walaupun ibu tidak pernah melihatnya namun semua keturunan leluhur Way Ying mengetahui tentang hal itu dari cerita turun temurun dari keluarga Way"


"Way Ying?,"


apakah leluhur yang menemui ku itu bernama Way Ying, Liang Jun berkata dalam pikirannya.


"iya nak, kalau memang cincin yang kau sebut adalah Cincin Semesta, maka leluhur yang memberikannya kepadamu adalah leluhur keluarga kita yang bernama Way Ying.. " ucap alien Hua


"baik lah.. karena engkau sudah mengetahui tentang semua ini, maka ibu akan ceritakan sebuah rahasia kepadamu"


ucap Lien Hua sambil bejalan ke arah kolam Susu Emas dan Liang Jun pun mengikutinya.. lalu mereka duduk di bawah pohon tak jauh dari kolam tersebut,


tak terasa dua jam mereka di sana.. Lien Hua telah menceritakan semua rahasia yang iya simpan selama ini termasuk tentang jurus pedang Tarian Pedang Bayangan .. rahasia ini dia simpan sendiri cukup lama ,bahkan suaminya pun tidak mengetahui tentang rahasia ini.


________________________________________________


Terimakasih bagi yang sudah baca dan like serta jadikan cerita ini sebagai favorit pembaca..


dukung terus agar author semakin bersemangat dalam menulis ..


insya ALLAH setiap hari kita akan up date chapter... jadwal up date tidak menentu, tapi saya usahakan sebelum magrib udh up date .

__ADS_1


__ADS_2