Pendekar Pedang Naga Bayangan

Pendekar Pedang Naga Bayangan
Kultivator Tua


__ADS_3

"ayah , ibu, kakek.. apakah kalian semua baik baik saja ?" ucap Liang Jun sambil tersenyum seakan akan tidak terjadi sesuatu


"iya nak.. kami semua baik baik saja, bagaimana dengan mu?" ucap Jiangwu dengan wajah yang tampak khawatir


"iya ayah.. aku baik baik saja"


"Bagaimana dengan Kultivator tua itu, di mana dia?"


"sudahlah ayah.. tak usah bahas itu lagi.. dia telah tewas.. sekarang yang yang penting kita pulihkan keadaan klan kita terlebih dahulu" Liang Jun sangat tidak nyaman membahas hal itu.. dia lebih ingin berpikir ke depan.. mengingat kejadian tersebut membuat jiwanya sedikit tertekan..


"baiklah.. maafkan ayah nak!"


Jiangwu mulai paham dengan situasi tersebut.. bagaimanapun Liang Jun tetaplah remaja yang berumur 14 tahun, tentu dia sangat tertekan dengan kejadian ini


"tidak perlu ayah.. ayah tidak bersalah kepadaku" ucap Liang Jun sambil tersenyum


"Jun'er apakah kau yang membuat pelindung ini" tanya Lien Hua untuk mematikan dugaannya


"iya bu.. ini utuk melindungi kalian semua, baiklah sekarang aku akan melepas perisai energi ini.. "


Liang Jun langsung mengibaskan tangannya dan perisai itu seketika berubah berwarna keemasan sehingga terlihat oleh semua orang yang ada di sana,, lalu kemudian menghilang.


"haaah.. sungguh menakjubkan!!!!" ucap beberapa orang dari yang menyaksikan itu,


saat ini ada sekitar 400 orang anggota klan Li yang berkumpul di sebuah lahan kosong yang luasnya sampai 500m, sebelumnya wilayah ini dipenuhi bangunan dan pohon pohon yang rindang.. namun akibat pertempuran yang terjadi di sana hingga yang tersisa hanyalah lahan kosong tanpa adanya bangunan dan pepohonan kecuali satu pohon yang tersisa yang letaknya tidak jauh dari ruang perlindungan bawah tanah milik klan Li, dan hanya wilayah inilah yang tidak terkena imbas dari pertarungan tersebut, sebab wilayah ini terlindung oleh perisai energi yang dibuat oleh Liang Jun


"Kakek.. ayo kita bangun kembali klan kita kembali.. aku rasa sekarang tidak ada yang berani mengusik klan kita lagi setelah kejadian ini" ucap Liang Jun tegas kepada ketua Jing Ma..


"baik Jun'er.. ayo semuaaa kita bangun klan kita..! " ketua Jing Ma berteriak dengan lantang dang sangat bersemangat, disambut pula oleh semua orang yang ada di sana dengan teriakan semangat,,

__ADS_1


waktupun berlalu.. tak terasa sudah satu minggu dari kejadian penyerangan tersebut, namun cerita tentang pertarungan itu masih terus ramai dibicarakan oleh penduduk kota Seribu Awan.


berita tentang kekalahan klan Ming terhadap klan Li menyebar begitu cepat.. hingga warga kota dan kuktivator kulitivator serta para pejabat pemerintahan sangat penasaran dengan sosok yang mengalahkan orang terkuat di kota seribu awan tersebut..


banyak yang menduga bahwa ketua klan Jing Ma lah yang mengalahkan semua penyerang yang datang.. kecuali ada satu orang kultivator saja yang mengetahui siapa yang sebenarnya yang melakukan itu semua..


berita tentang sosok pemuda tersebut sempat beredar , namun dengan cepat berita itu hilang berganti dengan berita berita yang mengarah kepada ketua Jing Ma sebagai pendekar yang sangat kuat tersebut..


hal ini sebenarnya karena Liang Jun yang meminta kepada semua anggota klan untuk merahasiakan semua hal tentang dirinya.. lebih lebih lagi hal hal yang menyangkut pertarungan dengan klan Ming..


Liang Jun ingin orang orang menganggap ketua Jing Ma adalah orang yang sangat kuat.. sehingga andai suatu hari dia pergi maka klan Li tetap disegani ..


tapi, itu berbeda bagi orang yang berada di ruang walikota.. walikota dan seorang kultivator tua tampak sedang berbicara angat serius tentang hal itu .


mereka tahu kalau seorang kultivator muda lah sebenarnya yang melakukan itu semua walaupun mereka tidak mengetahui nama pemuda tersebut


hal ini dikarenakan kultivator tua yang merupakan guru dari anak walikota sekaligus menjadi penasehat walikota.. menyaksikan pertarungan antara seorang pemuda dan ketua klan Ming, orang itu adalah Jiazhen.


hingga akhirnya ia tinggal bersama walikota kota Seribu Awan yang bernama Kang Jian, dan menjadi guru dari putri walikota yang bernama Yueyin.


saat itu Jiazhen sedang berjalan jalan di kota bersama muridnya dan beberapa pengawal.


tiba tiba dia merasakan lonjakan energi yang sangat besar dari arah timur..


karena penasaran akhirnya di memutuskan untuk memeriksa sumber energi itu berasal, sedangkan Yueyin ia suruh pulang bersama pengawalnya..


saat sampai di wilayah klan Li , ia melihat pertarungan antar Liang Jun dan Ming Hong dari jarak yang cukup jauh .. agar tidak ada yang menyadari kehadirannya diapun menghilangkan aura keberadaannya.. saat pertarungan itu berakhir , dia langsung melesat meninggalkan wilayah klan Li menuju ke kediaman wali kota.


"paman Jiazhen.. bagaimana menurutmu kalau kita mengundang pemuda itu untuk datang kesini.."

__ADS_1


Kang Jian sangat penasaran dengan pemuda tersebut setelah mendengar cerita dari Jiazhen..


"aku rasa itu bagus Jian'er.. bagaimanapun kita harus membangun hubungan baik kepada pemuda tersebut, "


"betul paman.. aku rasa dia akan menjadi Kultivator yang sangat hebat.. sebab di umurnya yang masih sangat muda saja , dia telah memiliki kekuatan yang sangat besar"


"baik lah.. kalau begitu biar aku sendiri yang akan menjemputnya.. " ucap Jiazhen


"terimakasih paman.. maaf merepotkan mu.. "


sementara itu di klan Li , keadaan sudah kembali stabil.. bangunan bangunan yang sebelumnya hancur telah dibangun kembali...


setelah kejadian itu.. Liang Jun mengajarkan beberapa tekhnik kepada ibunya dan ayahnya..


ia ingin agar ayahnya bisa menjadi kultivator yang kuat ... setidaknya mampu melindungi diri dari serangan seperti yang telah terjadi terhadap klan mereka..


selain mengajarkan tekhnik, Liang Jun juga membantu ayah dan ibunya berkultivasi..


sehingga hanya dalam waktu satu minggu saja, ayahnya sudah berada di tahapan kultivasi Bintang Perak level 4, sedangkan ibunya sudah berada di tahapan kultivasi Bintang Emas level 7..


untuk ketua Jing Ma dan anggota akademi yang ada di klan Li.. Liang Jun tidak membantu mereka berkultivasi namun Liang Jun membagikan ribuan Pil Bunga darah yang ia ambil dari gudang harta yang ada di dalam Cincin Semestanya.. dia menyerahkan itu semua kepada ketua Jing Ma. .. sehingga Ketua Jing Ma bisa mengatur pembagian Pil tersebut sesuai tahapan kultivasi masing masing murid akademi .


selain sumberdaya , ,Liang Jung juga memberikan ratusan koin emas kepada ketua Jing Ma untuk keperluan klan Li..


_____________________________________________


Dukung karya ini dengan cara Like, vote dan share,, agar author bersemangat untuk terus berkarya..


Segera jadikan karya ini favoritmu

__ADS_1


atas semua dukungannya author ucapkan terimakasih yang mendalam..


__ADS_2