
Setelah mendapatkan penginapan dengan menyewanya dalam waktu satu bulan, Yue Fein menyarankan bahwa sebagai bentuk selamat datang, dirinya yang akan membayar sewa di bulan pertama tapi Lie Ming menolak karena merasa memiliki cukup uang.
Yue Fein tak menyerah ia kembali membujuk sebaiknya Lie Ming menyimpan uang untuk kebutuhan yang perlu, setelah memiliki penghasilan dari misi Barulah ia bisa membayar sewa penginapan sendiri.
Lagi pula untuk menjadikan Lie Ming resmi menjadi murid sampai menjalankan misi butuh waktu beberapa Minggu bahkan satu bulan setelah petugas melakukan review. Lie Ming akhirnya menerima.
Mereka mulai merapikan ruangan. Karena cuman membawa beberapa lembar pakaian dan peralatan lain secukupnya, ia berniat untuk membeli kebutuhan pakaian yang lain di pasar yang terdapat di Pulau Persik setelah melakukan bersih-bersih.
Lie Han tak suka berdiam diri meski bertubuh mungil ia juga berusaha membantu apa yang dia bisa, sesekali ibunya menegur tidak usah membantunya, tapi Lie Han tahu apa yang dia lakukan. Ia hanya membereskan sesuatu yang memang bisa ia lakukan, Lie Ming menyukai semangat anaknya lagi pula bagi seorang anak yang memulai pekerjaan dari kecil meski tergolong ringan itu cukup bagus untuk proses perkembangannya.
Pembersihan dan penataan ruang penginapan sudah hampir selesai, Lie Ming melirik satu benda yang membuat dirinya mematung sejenak. Sebuah peti hitam berukuran besar ia kemudian mendekati peti dan membukanya.
"Aku belum pernah memeriksa isi peti ini dengan jelas" wajah penasaran.
Setelah membukanya di dalam isi peti hitam itu terdapat ratusan sumber daya berukuran sekepal tangan.
"Ini.....!!" Lie Ming memeriksa satu persatu isi peti.
Ada lebih dari 500 buah ginseng berwarna putih menurut ayahnya ginseng ini berguna untuk pertumbuhan tulang Lie Han sampai ia berusia 13 tahun. Selain itu ada juga ginseng berjumlah lebih dari 200 buah berwarna merah darah yang berguna meningkatkan kualitas tulang ketika mendekati remaja hingga dewasa.
Kedua jenis ini terbagi menjadi dua yang berwarna warna putih adalah ginseng air dan yang merah adalah ginseng darah selain menguatkan tulang ginseng darah juga berguna untuk pertumbuhan kualitas kulit.
Tangan Lie Ming sedikit kaku dan berhati-hati ketika mengangkat dua benda pusaka di tangannya. Kitab petir penghancur gunung dan cincin pengetahuan, benda pusaka yang akan menjadikan Lie Han pendekar yang kuat di masa depan. Lie Ming memandangi anaknya yang sedang sibuk membersihkan ruang tamu.
Rencana Lie Ming segera memberikan sumber daya itu pada Lie Han, tapi untuk sekarang tentunya anaknya masih kelelahan Lie Ming khawatir tubuh anaknya mendapatkan efek samping karena tidak dalam kondisi prima lalu memutuskan untuk memberi sumber daya itu esok hari.
*****
__ADS_1
Keesokan harinya sebelum sarapan, Lie Ming memberi satu buah ginseng air pada Lie Han untuk di konsumsinya terlebih dahulu. ginseng air sendiri bekerja dengan maksimal apa bila di konsumsi di pagi hari.
"Ini apa ibu?" tanya Lie Han polos.
"Ini adalah ginseng air berguna untuk meningkatkan kualitas tulang untuk anak seusia mu" jelas ibunya.
"Apa dulu ibu juga menggunakannya?" tanya Lie Han polos.
"Tentu saja Han'er, kau tidak akan bisa menjadi pendekar ketika tidak mengonsumsi ginseng air ini sejak kecil"
Tak ingin dirinya di serang pertanyaan bertubi-tubi Lie Ming segera menutup dengan penjelasan yang bisa membuat Lie Han mengerti.
Lie Han memiliki cita-cita menjadi pendekar hebat ketika dia dewasa. Ia sering melakukan latihan-latihan dasar bela diri bersama dengan para tetua dan bahkan kakeknya ketika masi di sekte Petir Putih.
Setelah mengonsumsi ginseng air beberapa saat kemudian tubuh Lie Han sedikit bergetar, perlahan tubuhnya merasakan panas, keringat mulai mengalir di sekujur tubuhnya.
Lie Ming tentu tahu kalau itu adalah efek dari ginseng air yang mulai berproses dalam tubuh Lie Han, ginseng air berbeda dengan sumber daya biasa seperti kacang-kacangan, kedelai dan nanas.
Efek ginseng air berlangsung selama beberapa menit sebelum akhirnya tubuh Lie Han kembali normal, wajah Lie Han tiba-tiba berubah menjadi begitu cerah dari sebelumnya, menandakan proses ekstraksi nya berhasil dengan baik.
errrrrrr....errrrrrr.. (suara perut)
"Ibu aku lapar sekali." tubuh Lie Han lemas karena lapar.
Efek lain dari mengkonsumsi ginseng air adalah membuat sisa makanan dan lemak pada tubuh tercerna dengan cepat. Selain tulang, efeknya juga membuat organ-organ tubuh yang lain ikut bekerja lebih keras seakan mengajak semuanya untuk berkembang secara bersamaan. Lie Han memakan makanan dengan sangat lahap, ibunya sedikit terkejut melihatnya.
Ginseng air hanya bisa di konsumsi sekali dalam tiga hari, karena ginseng air bekerja selama 48 jam dan di dukung dengan tambahan makanan yang lain.
__ADS_1
Karna proses ekstrak juga membuat organ dan otot-otot tubuh bekerja lebih keras sehingga membuat sobekan-sobekan kecil pada otot tubuh, untuk menyembuhkan itu seseorang harus melakukan masa perbaikan tubuh selama sehari penuh.
Seminggu setelah mencerna ginseng air sebanyak dua kali, perubahan tubuh benar-benar dirasakan oleh lie Han, selain tinggi badannya bertambah beberapa senti meter badannya juga sedikit lebih tegap dan padat.
******
Setelah menjalankan misi di salah satu sekte aliran putih, Yue Fein memilih untuk beristirahat beberapa hari sebelum melaporkan hasil dari pengkajiannya. Yue Fein juga ingin melaporkan kabar penyerangan Hantu Tengkorak pada sekte Petir Putih.
Pertemuan di hadiri oleh sepuluh petinggi Pulau Persik. Selain itu Patriark Jin Yong juga hadir sebagai pemimpin pertemuan.
Yue Fein mulai menjelaskan apa yang ia ketahui sejauh ini, beberapa petinggi sudah tahu kabar kehancuran Sekte Petir Putih sebelum Yue Fein menjelaskan. masing-masing dari petinggi memiliki wilayah kerja khusus dan memiliki pasukan elit pencari informasi, Yue Fein tak heran.
"Mereka semakin menunjukkan keberadaan mereka... kita harus lebih hati-hati" ucap patriark Jin Yong.
"Patriark aku juga memiliki informasi bahwa mereka telah mengirim beberapa pendekar tingkat tinggi untuk me mata-mata i semua sekte aliran putih" ucap salah satu petinggi yang bernama Lauw Si yang memiliki posisi lebih tinggi dari Yue Fein.
"Begitu yahh... kita harus memperketat penjagaan di gerbang mulai sekarang".
Yue Fein juga memberitahu bahwa anak dan cucu Patriark Lie Jing berada dalam Pulau Persik dibawah bimbingannya. Lauw Si menegurnya karena menganggap tidak berhati-hati dalam menerima seseorang untuk masuk. Lauw Si mengatakan bisa saja mereka adalah mata-mata. Yue Fein menjelaskan secara masuk akal bahwa Mereka telah membawa barang bukti yang hanya dimiliki oleh Lie Jing, itu sudah cukup memastikan.
"Kau lupa petinggi Lauw... aku bisa mendeteksi tenaga dalam seseorang. Aku mengenal baik Lie Jing aku sudah memeriksa tenaga dalam mereka. Mereka miliki jenis energi yang sama dengan Lie Jing "
Setelah mendengar itu Lauw Si tidak melanjutkan kritiknya ia hanya mengumpat dalam hati karena menganggap sedang dipermalukan. Lauw Si belum puas jika tak memeriksa mereka secara langsung.
"Sebagi petinggi yang lebih senior, aku wajib memeriksanya" tegas Lauw Si menurunkan alisnya.
"Petinggi Yue Fein aku pikir Petinggi Lauw Si benar" Patriark Jin Yong membenarkan rencana Lauw Si.
__ADS_1
"Baik Patriark" Yue Fein merapatkan giginya tak bisa berkata apa-apa lagi.
Yang membuat dia khawatir adalah sudah sejak lama Lauw Si selalu berniat membuat masalah dengannya karena di anggap salah satu yang bisa mengancam posisinya. Karena rujukan itu, Yue Fein khawatir Lauw Si akan melakukan sesuatu yang buruk kepada Lie Ming dan Anaknya.