
Kongsun mempersilahkan Yo Ko dan Bibi Lung masuk ke ruang senjata untuk memilih senjata. Di ruang itu awalnya mereka waspada akan jebakan, namun selanjutnya santai tak peduli. Lama berpisah dan kini berdua saja membuat keduanya bahagia tak terkira sampai Yo Ko ingin mencium Bibi Lung, tetapi mendadak jarinya sakit akibat racun bunga cinta. Kata Bibi Lung, nanti kalau kita sudah kalahkan Kongsun, kau boleh lanjutkan. Mereka mengobrol santai tentang tak ingin berpisah lagi, juga taktik menghadapi Kongsun yang ilmunya tidak di atas Hakim Roda Mas, jadi mereka pasti sanggup menang. Bibi Lung sempat menyinggung, sejak di bawah pohon di gunung Congyang/Zhongnan, aku sudah menganggap aku istrimu, walau kau menolaknya. Yo Ko sedikit bingung tidak nyambung, tapi tak menghiraukan. Mereka hendak berciuman tapi batal lagi karena pelayan menggedor pintu menyuruh mereka lekas memilih senjata. Pilihan akhirnya jatuh pada sepasang pedang tersembunyi di belakang lukisan yang dibakar Ciu Pek Tong, yang bertuliskan “Pedang Pria” dan “Pedang Wanita”, Bibi Lung setuju karena pedang itu tidak terlalu tajam, ia masih menghargai Kongsun Tit yang telah menolongnya dan tak mau melukainya. Waktu mereka jalan keluar, baju Bibi Lung tersangkut duri bunga cinta, dan ia tertusuk sebelum Yo Ko memperingatkannya.
__ADS_1
Kongsun Tit kaget mereka memilih pedang mustika peninggalan keluarganya, ia sempat mengira Li E yang menyuruh mereka memilih pedang itu. Yo Ko dan Bibi Lung bersedia menukar pedang kalau memang Kongsun keberatan, tapi Kongsun ogah membiarkan mereka berlama-lama berduaan lagi. Pertandingan seru dan panjang dimulai, Yo Ko dan Bibi Lung saling melindungi satu sama lain dan jurus mereka makin padu, belum lagi diuntungkan dengan pedang yang kelihatan tumpul namun ternyata mampu mengikis golok Kongsun Tit. Beberapa jurus berlalu, mereka tak terkalahkan dan Kongsun Tit makin terdesak. Namun saat jurus dimana Bibi Lung memandang Yo Ko dengan mesra, mendadak ia merasakan sakitnya racun bunga cinta.Yo Ko khawatir, namun Kongsun tetap menyerang mereka hingga keduanya tak lagi di atas angin dan mengaku kalah. Kongsun Tit memerintahkan anak buahnya menangkap Yo Ko.
__ADS_1
Yo Ko ditawan dan setumpuk bunga cinta disarangkan ke tubuhnya hingga ia kesakitan. Kongsun Tit memaksa Bibi Lung untuk menikahinya, kalau tidak Yo Ko tidak akan diberi pemunah. Jari tertusuk duri masih dapat pulih sendiri dalam 24 jam, tapi badan tersayat tumpukan bunga cinta, racun bisa menyebar ke seluruh tubuh dan dalam 36 hari akan mati mengenaskan. Bibi Lung awalnya hendak membunuh Yo Ko dan mati bersama, tapi tak tega dan malah ikut menusukkan diri di tumpukan bunga cinta. Kongsun membawanya pergi.
__ADS_1
Pagi pendekar… Nanti sore Yo Ko akan bertemu tokoh baru yang sangat seram namun menyedihkan, dialah istri sesungguhnya dari Kongsun Tit yang urat tangan kakinya diputus dan dibuang ke dalam gua oleh suaminya sendiri…
__ADS_1