Pendekar Rajawali

Pendekar Rajawali
Episode 27


__ADS_3

Racun Barat dan Pengemis Utara sudah kelelahan akibat adu tenaga dalam, tapi masih ingin adu ilmu. Maka mereka bergantian menyuruh Yo Ko untuk memperagakan jurus kungfu masing-masing. Pengemis Utara memberi petunjuk gerakan Tongkat Pemukul Anjing, Yo Ko memperagakan, Racun Barat memperhatikan dan memberi petunjuk Yo Ko jurus yang bisa mengalahkan Tongkat Pemukul Anjing, begitu seterusnya bergantian. Racun Barat pelan-pelan menyadari siapa dirinya saat Pengemis Utara memanggil namanya. Dua jagoan yang dulunya bermusuhan itu akhirnya mati kelelahan dalam keadaan tertawa berangkulan. Yo Ko berduka karena sekali lagi kehilangan orang yang menyayanginya. Ia menguburkan keduanya berdampingan.

__ADS_1


Setelah turun gunung, Yo Ko melihat seorang petani yang memperlakukan kudanya secara kejam. Ia marah dan menolong kuda itu, kemudian melepaskannya. Tetapi kuda hitam itu terus mengikuti Yo Ko. Akhirnya Yo Ko pun memandikan dan merawat luka-lukanya, serta menungganginya ke kota. Di lain tempat, Bibi Lung mendengar seseorang menyerukan kata “Bibi”, yang mengingatkannya pada Yo Ko. Orang itu berpamitan pada bibinya untuk pergi ke Pertemuan Pendekar. Bibi Lung memutuskan untuk mengikutinya.

__ADS_1


Yo Ko bertemu dengan rombongan pengemis yang akan berangkat ke Pertemuan Pendekar dimana Kwee Ceng dan Oey Yong akan hadir. Ia mengotori dirinya dan menyatu dalam rombongan hingga tak mudah dikenali. Ia melihat Kwee Hu dan Bu bersaudara, juga rombongan Coan Cin yang sedang membicarakan strategi pertanggung jawaban mereka di hadapan Kwee Ceng akibat kaburnya Yo Ko. Walau tadinya tak ingin bertemu keluarga Kwee, Yo Ko penasaran juga dan akhirnya sampai di lokasi Pertemuan Pendekar.

__ADS_1


Oey Yong dan Kwee Ceng mendudukkan rombongan Coan Cin dan Yo Ko bersama untuk mengklarifikasi masalah ini. Terjadilah perdebatan sengit antar kedua pihak. Kwee Hu dan Bu bersaudara mengintip dari balik lemari. Yo Ko mengaku dikerjai dan tak pernah diajari kungfu, tapi Thio Cie Keng menyangkal. Oey Yong mengaku salah karena tidak mengajari Yo Ko kungfu. Tapi Yo Ko berkata, dulu ia benci Bibi Kwee, tapi kini sadar ilmu sastra dan sejarah amat berguna, Bibi Kwee yang pertama mengajarinya baca tulis, tapi pendeta2 ini sama sekali tidak mengajarinya apapun, bahkan pendeta Hao membunuh Nenek Sun yang sayang padanya. Kwee Ceng dan Oey Yong kaget, Hao Datong mengakui kesalahannya dan meminta Yo Ko membunuhnya, tapi malah ditertawakan Yo Ko. “Kamu tahu Paman dan Bibi Kwee tak akan membiarkan aku membunuhmu. Kalau memang tulus menyesal, kenapa tidak minta dibunuh saat tidak ada orang di sekelilingmu?” Perkataan itu menusuk dan membuat Hao Datong pergi.

__ADS_1


Oey Yong yang pintar ingin tahu apakah Yo Ko sama sekali tak bisa kungfu, ia mengetes reflek Yo Ko dengan menyerangnya di daerah fatal, tapi Yo Ko juga pintar, ia tahu Oey Yong tak bakal membunuhnya hingga ia tak bereaksi sama sekali. Akhirnya Oey Yong membiarkan Thio Cie Keng menguji Yo Ko karena ingin tahu siapa yang benar. Yo Ko berakting seperti tak tahu kungfu, lari dan menghindar dari Thio Cie Keng. Padahal ilmu Kuburan Kuno diciptakan untuk mengalahkan ilmu dasar Coan Cin, sehingga dengan cerdik ia bisa bertahan bahkan membalas Thio Cie Keng di saat yang tepat ketika Kwee Ceng dan Oey Yong tidak bisa melihat secara detail. Rombongan Coan Cin malu dan meninggalkan ruangan. Kwee Ceng dan Oey Yong pergi karena harus menyambut tamu, mereka menyuruh Kwee Hu untuk mendampingi Yo Ko. Yo Ko terkesima akan kecantikan Kwee Hu, tapi ia menyembunyikan kekagumannya.

__ADS_1


__ADS_2