
"Kringggg..... kringggg.... kringggg" Suara alarm berbunyi menandakan waktunya bangun. Dini mematikan alarm dan bergegas bangun dari tempat tidurnya. Dini ke kamar mandi untuk berwudlu dan menjalankan sholat subuh di rumah.
Setelah mandi Dini sarapan pagi bersama keluarganya.
Dini melihat meja makan "Mah sarapan pake apa?" Tanya Dini.
"Coba dilihat sendiri" Jawab Mamah Dini
Rio dan ayahnya duduk untuk sarapan bersama.
"Rio kamu udah ngerjain PR belum? Tanya Dini sambil meledek.
"Apaan si orang ngga ada PR ko" Ketus Rio.
Dini tersenyum meledek "Sukur biasanya kamu kelupaan ngerjain PR hihi...".
Rio tidak menanggapi ledekan Dini. Dini berangkat menuju halte bus bersama Rio.
" Deni... " Dini memanggil sambil melambaikan tanyanya.
Deni menoleh ke arah Dini sambil melambaikan tangan kearah Dini sambil tersenyum.
"Kamu udah lama apa sampai di sini? tanya Dini.
"Ngga kok aku juga baru sampai" balas Deni.
Bus sampai di halte. Dini, Deni dan Rio menaiki bus menuju ke sekolah.
Dini, Deni dan Rio sampai di sekolah. Mereka masuk ke kelas masing-masing. Rio masih menduduki di kelas 10 sedangkan Dini dan Deni Sudan menduduki di kelas 12. Dini dan Deni berada di kelas yang sama dan meja mereka depan belakang.
"Din kamu udah selesai ngerjain PR belum? Tanya Riska.
Dini sambil tersenyum percaya diri " Sudah dong".
"Pasti belum ngerjain PR" Ketus Deni.
"Berisik kamu Den... " Ketus Riska membalas Dendi.
"Din beneran kamu udah selesai? Aku boleh liat kan Din hehe" Rayu Riska sambil meringis.
"Hmm kebiasaan, ya udah ngga papa" Ketus Dini.
Riska yang belum menyelesaikan PR nya menyalin jawaban Dini. Dini membiarkannya menyontek. Sebenarnya Dini merasa malas di contekin tapi karena sahabatnya butuh jadi Dini membiarkannya.
"Kamu udah ngerjain PR nya kan Zen?" Tanya Deni.
Zen sambil tersenyum percaya diri "Sudah dong".
"Tettt... tett... tett... ". Bel masuk berbunyi. Semua siswa mengikuti pembelajaran seperti biasa.
Jam pembelajaran selesai. Semua siswa keluar kelas untuk membeli makanan.
"Ayo keluar" Ajak Zen.
"Ayo... Ayo... Ayo.... " Jawab Dini, Riska dan Deni.
Dini, Deni, Riska dan Zen pergi ke luar kelas untuk membeli makanan cemilan. Setelah waktu istirahat selesai mereka mengikuti pembelajaran kembali sampai selesai.
__ADS_1
"Nanti kalian ada acara ngga?" Tanya Reza.
"Kayanya ngga ada deh" Jawab Riska.
"Nanti main yuk" Ajak Zen.
"Gimana kalian bisa ikut kan!" Ajak Zen kepada Deni dan Dini.
"Bisa dong" Jawab Deni dan Dini.
Mereka berpisah di pintu gerbang sekolah. Deni dan Dini pulang bersama.
Dini dan teman-temannya bermain ke cave bersama. Mereka bercerita bersama. Tiba-tiba Dini mendapatkan panggilan telfon dari ibunya.
"Assalamu'alaikum mah" Ucap Dini.
"Wa"alaikum salam, Dini kamu pulang sekarang cepat ini penting" Ucap mamah.
"Apa.. Kenapa si mah aku baru aja kumpul sama temen" Balas Dini.
"Udah cepat pulang aja sekarang" Bentak mamah.
"Iya... Iyaa nih aku pulang sekarang" Balas Dini sambil marah.
Deni menatap Dini "Dini ada apa?" Tanya Deni.
Dini menoleh sambil cemberut "Aku disuruh pulang sama mamah sekarang"~Dini.
" Ya udah kita pulang bareng aja yuk lagian aku juga pengin pulang" Deni mengatakannya hanya untuk alasan agar bisa pulang bersama Dini.
Dini tersenyum "Beneran Den.. Makasih ya".
" Temen-temen akun sama Dini pulang dulu ya ada keperluan mendadak" Ucap Deni.
"Kok bisa... Kita ditinggal dong" Balas Zen.
"Maaf lain kali kita main lagi ya.. dah... " Deni dan Dini sambil berjalan dan melambaikan tangan.
Deni dan Dini Sampai di rumah Dini.
"Assalamu'alaikum" Dini sambil memasuki rumah bersama Deni.
"Wa'alaikumsalam, Din... sini ke dapur!" Mamah memanggil Dini untuk langsung ke dapur.
Deni dan Dini menuju dapur. Mereka melihat orang tua Dini sedang memasak makanan.
"Mah tumben masak makanan banyak" ~ Dini.
"Nenek sama Kakek nanti mau menginap di sini selama beberapa hari!" jawab mamah Dini.
"Apa serius mah... kenapa memangnya?" tanya Dini.
"Ya ngga ada apa-apa cuma pengen main aja" jawab mamah Dini.
Dini mengajak Deni untuk membantunya membersihkan kamar yang akan digunakan oleh nenek dan kakeknya.
"Den coba kamu ambil sapu di teras" ~ Dini.
__ADS_1
"Oke" jawab Deni sambil menuju ke teras.
Dini dan Deni membersihkan kamar. Dari merapihkan tempat tidur, lemari pakaian dan lainnya. Tak terasa waktu sudah sore. Selesai membantu Dini membersihkan kamar Deni akan pulang ke rumah.
"Akhirnya selesai juga" Ucap Dini sambil tersenyum dan menghela nafas lega.
"Iya akhirnya selesai juga" balas Deni.
Dini menoleh ke Deni sambil tersenyum "Makasih ya Den sudah membantu".
Deni menatap Dini " Iya santai aja ini bukan apa-apa". Jawab Deni percaya diri.
"Oke karena udah selesai aku pulang dulu ya" ~ Deni.
"Mau minum dulu?. Tanya Dini mencegah Deni pulang.
" Ngga usah lagian rumahku deket, dah akhirnya pulang dulu" Deni sambil berjalan ke luar sambil melambaikan tangan.
"Iya hati-hati sekali lagi makasih Den!" Teriak Dini sambil melihat Deni yang sedang berjalan menjauh dari rumah Dini.
"Iyaa sama-sama!" Jawab Deni sambil berteriak dan terus berjalan.
Dini masuk ke rumah untuk mandi.
Keesokan paginya Deni ke rumah Dini untuk berangkat bersama. Kali ini Deni ingin menghampiri ke rumah Dini untuk berangkat ke sekolah bersama.
Dini keluar dari rumah sendirian. Kali ini Dini berangkat tidak bersama adiknya. Dini melihat Deni yang sedang menunggunya di depan rumah.
"Deni.... " Dini menyapa Deni sambil berjalan dan melambaikan tangan.
Deni tersenyum" Ayo berangkat".
"Ayo... " Jawab Dini.
Deni merasa sangat sanah bisa berjalan beriringan bersama Dini. Walaupun mereka hanya sahabat namun Deni akan merasa sangat senang apabila berada di dekat Dini.
Deni dan Dini menaiki bus. Deni masuk lebih awal dari Dini. Deni hanya melihat satu kursi yang kosong.
Deni menoleh ke belakang "Dini kamu duduk di sini" ucap Deni.
Dini menatap Deni heran "ngga papa kamu aja yang duduk Den".
"Udah kamu aja yang duduk aku ngga papa!" Jawab Deni sambil menyuruhnya duduk.
"Ya udah kalo itu mau kamu" jawab Dini.
Bus melaju menuju Sekolah. Deni dan Dini turun dari bus.
"Dini... " Seseorang memanggilnya dari kejauhan"
Dini mencari sumber suara yang memanggilnya. Ternyata Riska yang memanggilnya. Riska berjalan menghampiri Dini. Mereka berjalan bersama ke kelas.
Semua siswa mengikuti pembelajaran.
Dini menoleh ke arah Riska dan berbicara sambil berbisik "Ris kamu ngantuk apa?".
" Iya aku ngantuk banget Din, semalem abis bergadang" jawab Riska sambil menguap.
__ADS_1
Riska mengeryit "Pasti lembur nonton film lagi ya tadi malem... ke kamar mandi sanah cuci muka biar ngga mengatuk".
Riska izin ke kamar mandi untuk mencuci muka.