
DONI POV.....
waktu bergulir begitu cepat hingga tak terasa hari kelulusan ku telah tiba setelah menjalani ritual ujian nasional dan ujian sekolah akhirnya aku akan segera terlepas dari seragam putih biru ku . Hubungan ku fan Dea juga sangat baik , kami kembali seperti dulu sebelum ada kesalahpahaman antara kami.
Dan hari ini aku ingin mengungkapkan perasaan ku pada Dea yang telah ku pendam selama ini, jujur sebenarnya sedikit berat bagiku untuk menjauh darinya tapi ini juga deni masa depan ku dan kalau boleh jujur aku tak mau kehilangan lagi sehingga aku akan memberanikan diri mengikatnya dengab status yang lebih dari kata sahabat.
pengumuman kelulusan telah di mulai bebetapa menit yang lalu diawali dengan sambutan pak kepala sekolah sampai ucapan selamat yang terdengar dari suara pak kepala sekolah yang di sambut tepuk tangan meriah oleh semua siswa dan siswa karna di tahun ajaran ini semua murid lulus 100% tanpa ada yang tertinggal.
setelah acara sambutan tersebut acara di lanjutkan dengan penampilan dari beberapa siswa untuk memeriahkan acara kelulusan angkatanku, yang berupa modern dance , lawak, baca puisi dan banyak lagi termasuk aku dan teman teman ku mengisi acara dengan menyanyikan beberapa lagu.
di sela sela acara aku menghampiri Dea dan mengjaknya untuk bicara berdua di tempat biasa kami bertemu untuk mengobrol hal hal yang absurb menurut ku tapi disanalah letak kenyamanan kami satu sama lain...
" kenapa?" tanya Dea sesaat setelah kita tiba di taman belakang sekolah
"aku mau bicara sama kamu"
"tiap hari juga kita bicara doniii" ucap Dea dengan memelototkan ke duan bola matanya
" tapi kali ini aku mau bicara serius soal hubungan kita,,,,"
__ADS_1
"bentar- bentar ,,,, hubungan apa maksud kamu" ucap Dea memotong ucapan ku
" makanya kamu dengerin aku dulu jangan main potong potong ucapanku kayak gitu donk" kesal ku di di jawab anggukan kepala oleh Dea. dan aku kembali melanjutkan membicarakan niat awal ku mengajak Dea kesini
" aku mau hubungan kita lebih dati sekedar teman" ucapku dengan satu kali tarikan nafas dan aku menatap wajahnya untuk melihat ekspresi yang di tunjukan oleh wajahnya,dan yang ku liwat adalah ekspresi kaget yang sangat jelas tercetak di wajahnya.
" maksud kamu apa?" tanya Dra setelah dia berhasil menormalkan ekspresi di wajahnya
" aku tahu kamu ngerti sama maksud aku,,, aku ingin kita pacaran"
"hahh"
"gimana kamu mau kan, lagian selama ini kita engga pernah punya pacar kan karna terlalu sering kita bersama jadi orang lain beraanggapan kalo kita pacaran, jadi kita wujudin aja harapan mereka,,,, ya.... ya...ya" kata ku kembali dengan sedikit permohonan di akhir kalimat agar dia ngga berniat menolakku....
" tapi kamu yakin sama perasaan kamu ke aku??, aku takutnya kamu cuman ngerasa nyaman sama aku karna kita terbiasa bersama" jawab Dea sambil menundukkan pandangannya dan aku memberanikan diri menggenggam tangannya dan berkata
" aku serius dan aku yakin,,,, aku engga mau kita cuma sahabatan aja. lagian juga engga ada yang salah kan sama perasaan kita masing masing"
"iya juga sih"
__ADS_1
" jadi gimana aku diterima atau engga nih ?, jangan bikin aku deg degan kayak gini donk"
" iya aku mau tapi dengan satu syarat...."
" apa?" sela ku cepat
" jangan sampe kamu khianati aku dan jangan sampe kamu kecewain aku lagi,,,, gimana?"
"aku janji sama kamu , aku engga akan pernah khianati hubungan kita. makasih yah kamu udah ngasi aku kesempatan ini dan aku janji akan menjaga hati ini selamanya cuman untuk kamu jadi kamu juga harus jaga hati kamu buat aku"
"selama kamu engga nyakitin aku, aku akan selalu jaga hati ini untuk kamu" jawab Dea dan itu sukses membuat hati ku berbunga bunga mengingat aku masih remaja jadi perasaan itu benar benar terasa indah..
untuk pertama kalinya aku memberanikan diri untuk memeluknya dan mencium keningnya mengungkapkan kebahagiaan yang aku rasakan karnanya.
setelah pembahasan itu selesai dan kita resmi pacaran aku langsung mengjaknya untuk pergi jalan jalan berhubung acara kelulusan juga telah usai...
kita berdua pergi merayakan kelulusan ku dan juga merayakan hari jadi kita, aku membawanya ke sebuah mall yang ada di kotaku ,kita menghabiskan waktu yang lama di arena time zone hingga sore menjelang dan kita bergegas pulang tapi sebelum pulang aku mengjaknya untuk makan terlebih dulu mengingat kita hanya bermain saja tanpa makan pasti Dea sudah kelaparan aku tak ingin membuat dia merasa kelaparan di hari pertama kit jadian ..
setelah selaaai makan aku mengantarkan Dea pulang dan setelah itu aku kembali ke rumah dengan senyum yang terus merekah dari bibirku. senyum kebahagiaan yang terpampang di wajahku dan hari ini aku katakan bahwa aku bahagia......
__ADS_1