Penyesalanku

Penyesalanku
PENYESALAN DONI


__ADS_3

author pov...


sudah satu minggu doni terbaring di brankar rumah sakit dan hari ini untuk pertama kalinya dia membuka matanya kembali . tangannya mulai ia gerakan perlahan, sang ibu yang sedang tertidur di kursi samping tempat tidurnya merasakan pergerakan di tangan doni yang sedang dia pegang sehingga membuat indah( mama doni) merasa senang karna anak semata wayangnya telah bangun dari komanya. ia segera memencet tombol yang berada di atas kepala ranjang pasien , selang beberapa saat dokter dan dua orang perawat segera datang dan mengecek kondisi doni. setelah beberapa saat dokter telah selesai melakukan pemeriksaan terhadap doni


" kondisi pasien sudah sangat membaik dan dia sudah melewati masa kritisnya" ucap dokter tersebut


" trimakasih dok sudah merawat anak saya dengan baik:


"itu memang tugas saya nyonya" ucap dokter tersebut dengan senyum yang sangat ramah.


" tunggu sebentar,,,, dokter apa yang terjadi pada kaki saya??, kenapa kaki saya tidak bisa di gerakan?" tanya doni setelah diam beberapa saat , dia mencoba menggerakkan ke dua kakinya tapi kaki sebelah kanannya tak dapat merasakan apapun sehingga dengan cepat dia menyela pembicaraan dokter tersebut bersama mamanya. mamanya dan dokter tersebut saling pandang sebelum dokter itu menganggukan kepalanya kepada mama doni


" begini nak,,,,, kaki sebelah kanan mu mengalami patah tula....."

__ADS_1


" engga - engga mungkin. mama pasti bohong kan , ngga mungkin kaki aku patah ma, aku engga mau cacat ma" sela doni sebelum sang mama menyelesaika ucapannya. air mata membasahi kedua pipinya "jika seperti ini bagaimana aku bisa bertemu dea, maafin aku sayang aku udah ngecewain kamu" ucap doni dengan air mata yang terus merembes dari kedua bola matany


" anda tidak akan cacat dek, hanya perlu beberapa bulan saja untuk membuat kaki ada bisa digunakan untuk berjalan seperti biasa di saat kedua sisi tulang yang patah kembali menyatu dan rasa nyeri sudah mulai menghilang anda bisa melakukan terapy untuk melemaskan kembali saraf saraf di kaki anda dan anda bisa berjalan kembali" jelas dokter tersebut panjang lebar untuk menengkan pasiennya. setelah menjelaskan hal tersebut dokter yang ber name tag rafa itu segera undur diri dari ruangan doni.


setelah dokter rafa keluar doni kembali menoleh pada sang mama


" ma..... gimana aku bisa ketemu dea kalok kayak gini ma" ucap doni dengan nada yang cukup berat dan bergetar menahan sesak di dadanya karna memikirkan persaan dea belakangan ini " gimana kabar kamu sayang,,, udah berapa hari kita engga ketemu, aku tahu kamu engga akan pernah bisa maafin aku tapi jujur dea aku ingin minta maaf sama kamu , aku menyesal sayang sungguh aku menyesal" dengan pandangan kosong menatap keluar jendela air mata doni kembali menetes dengan sendirinya.


" kenapa kamu nangis lagi sayang, anak mama bukan laki laki cengeng. mama bisa minta dea buat datang kesini, mama juga lupa hubungin dia dan ngabarin dia kalo kamu kecelakaan sayan" ucap indah lembut berusaha memahami perasaan putranya


" tapi kenapa???, katanya kamu mau ketemu dea tadi:


" aku mau ketemu dea buat minta maaf ma, aku udah nyakitin dea, aku udah khianati dea ma"

__ADS_1


" sebenarnya apa yang terjadi sama hubungan kalian?, mama lihat ada perempuan lain yang keluar dari kamar mu sesaat setelah kamu berlalu untuk mengejar dea, apa yang udah kamu lakuin sampe dea nangi kayak gitu keluar dari kamar kamu"


helaan nafas berat terdengar keluar dari mulut doni sebelum dia menjawab pertanyaan sang mama


" dea- dea lihat aku ciuman sama wanita itu di kamar ma dan parahnya lagi wanita itu tanpa busana karna habis mandi , sialnya aku tak sadar kalo wanita itu sudah membuka kemeja yang aku pakai ma" jawaban doni sukses membuat mata sang mama berkaca kaca dan guratan kekecewaan jelas terlihat di wajahnya


" kenapa?" tanya mama lagi, hanya kata itu saja yang bisa di keluarkan olehnya karna jika dia ada di posisi dea, dia pasti akan melakukan hal yang sama


" aku benar benar ngga sengaja ma"


" dan sekarang mama yakin dea ngga akan pernah memaafkan mu nak"


"aku tahu ma,, tapi aku akan burusaha semampu ku untuk mendapatkan maaf darinya. mama tahu kan segimana cintanya aku sama dea , aku engga mau kehilangan dea lagi ma, aku ngga akan sanggup"

__ADS_1


" ya sudah sekarang istirahatlah supaya kamu cepat sembuh dan bisa minta maaf sama dea, semoga dia mau ngasi kamu kesempatan lagi". setelah mengucapkan kata tersebut mama doni segera membantu putranya untuk berbaring dan memakaikan selimut dan kembali meminta doni untuk segera beristirahat.


__ADS_2