
author pov....
sudah hampir sebulan doni juga tak kunjung melakukan aktivitasnya dengan benar, dia masih saja selalu datang ke sebuah club malam agar dapat menghilangkan beban pikirannya walaupun sebenarnya apa yang di lakukannya hanya sia sia bahkan di alam bawah sadarnya pun yang di ingat masih gadis yang sama yang sudah dia sakiti. dan hari ini entah apa yang merasukinya hingga dia bangun di pagi hari kemudian langsung bersiap siap menuju kantornya , hal itu membuat kedua orang tuanya mengulas senyum dibibirnya pasalnya mereka sudah mengetahui apa yang terjadi pada putra semata wayang mereka karn ken sudah menjelaskan semuanya. tapi tak satu pun diantara mereka menanyakan hal itu secara langsung pada putranya karna mereka khawatir kondisi putranya akan kembali memburuk.
setelah selelasi sarapan doni segera pamit kepada kedua orang tuanya dan bergegas meninggalkan meja makan untuk berangkat ke kantor. tiba di kantor , semua karyawan menyapa doni karna dia tahu bahwa doni adalah anak dari pemilik perusahaan tempat mereka bekerja tapi tidak ada senyum sedikit pun yang terkembang dibibirnya, aura mencekam dengan jelas keluar dari diri doni saat ini hingga menimbulkan banyak pertanyaan dalam benak para karyawan di kantor tersebut
*pak doni kenapa ya,, engga biasanya
__ADS_1
iya ,,, dia kayak orang asing sekarang
dia berubah sekarang ngga ada senyumnya lagi*
seperti itulah bisik bisik para karyawan yang terdengar dengan jelas di telinga doni tapi dia tidak menghiraukannya. dia benar benar menjadi orang lain bahkan dengam sahabatnya saja sudah tak ada canda dan tawa seperti biasa .
doni pov....
__ADS_1
setibanya aku di kamar aku langsung menuju nakas yang berada di sebelah kiri tempat tidurku , aku mengambil foto yang ku bingkai dengan aksen love yang mengelilingi sisi bingkai tersebut dan aku mulai menyapanya
" hai sayang,,,,, aku kelamaan ya perginya?" tanyaku padanya" ma'af ya, aku mandi dulu abis itu kita bobok" sambung ku , aku meletakan kembali foto itu di tempatnya dan aku mulai melangkahkan kaki ku menuju kamar mandi yang ada di dalam kamar ku. beberapa menit berada di kamar mandi aku keluar dengan piyama yang biasa ku pakai dan aku mulai merebahkan diriku di ranjang kesayanganku dengan tangan yang sedang memeluk erat foto dea dalam dekapanku.
aku sudah gila?,
iya aku memang sudah gila saat dea memutuskan untuk bersama randy daripada diriku. aku benar benar brengsek bukan?, karna sampai saat ini aku masih sangat mencintai kekasih dari sahabatku , mungkin jika randy mengetahui hal ini dia tidak akan pernah memaafkan aku tapi aku tak peduli jika nemungkinkan dia akan mengembalikannya padaku kembali tapi itu hanya angan angan ku.
__ADS_1
hari berganti hari dan bulan pun berganti tapi aku masih saja seperti itu, mengharapkan kekasih orang lain dan besok untuk pertama kalinya randy mengundang kami semua untuk makan malam malam dan aku menyetujuinya karna dia mengatakan padaku akan mengatakan sesuatu yang sanat penting pada kami semua hingga memunta kami semua untuk datang.
sebenarnya aku malas sekali untuk datang tapi aku tak punya pilihan karna aku juga penasaran pada berita yang akan di bawa oleh randy. aku sudah mulai bersiap siap untuk datang ke acara nanti malam.