
author pov......
sudah lebih dari 2 bulan dea tidak bertemu dengan doni. setelah kejadian siang itu merwka benar benar tidak melakukan komunikasi sehingga membuat dea memiliki asumsi sendiri bahwa selama ini setiap kata yang keluar dari bibir doni hanya sebuah kebohongan yang sialnya lagi sangat dipercaya oleh dea.
justru sekarang randy lah yang selalu ada untuk dea karna saat pertama kali mereka bertemu , randy sudah mengatakan akan siap menjadi tempat bersandar bagi dea sehingga mereka bertukar nomor posel san melanjutkan komunikasi mereka dengan benda canggih tersebut.
bahkan mama dea sudah tahu mengenai kandasnya hubungan dea dengan doni karna penghianatan, sore itu dea pulang di antar oleh randy hingga menimbulkan banyak pertanyaan untuk pertama kalinya dia melihat kondisi putrinya menyedihkan seperti itu dengan mata sembab dan rambut acak acakan membuat mama risma tak sanggup untuk tidak menanyakan hal tersebut pada putrinya. dengan helaan nafas yang sangat berat akhirnya dea menceritakan semua hal yang terjadi dalam hubungannya dengan doni. raut kekecewaan jelas terpampang di wajah sang ibu karna selama ini dia sangat percaya pada doni tapi tidak di sangka dia justru memberikan luka yang sangat dalam pada putrinya. sampai detik ini pun dea masih sering menangis dalam kesendiriannya karna tak ingin membuat mamanya khawatir jika dia merasa sangat sedih dia akan menghubungi randy hanya untuk menghiburnya karna randy sangat pintar mengembalikan mood seseorang denga lelucon garingnya tapi itu cukup menghibur bagi dea. seperti saant ini dea meminta randy untuk menemuinya di taman tempat mereka pertama kali bertemu, di saat dwa baru saja tiba randy sudah duduk manis di kursi panjang yang berada di taman tersebut.
" hai ..." sapa dea sejenak setelah dia menghentikan langkah kakinya tepat di hadapan randy
" hai.... cantik banget mau ketemu siapa sih?" tanya randy dengan ke usilannya hingga membuat dea terkekeh kecil di hadapannya
" tadi aku janjian ketemu sama penjual jagung bakar dekat sini" jawab dea dengan menahan bibirnya agar tak tertawa malihak ekspresi wajah randy yang sudah manyun tersebut
" tega banget kamu ngatain aku tukang jagung bakar" kesal randy sambil mencebikkan bibirnya
" lagian tadi aku dateng pake nanya lagi mau ketemu siapa"
__ADS_1
" tqpi paling engga bilang mau ketemu cowok ganteng kek, masa malah bilang tukang jagung bakar"
" PD banget sih kalo kamu ganteng"
" aku emang ganteng dari sananya, kamu aja yang engga sadar apa pura pura ngga sadar dengan pesona ku" ketus randy masih dengan nada kesalnya hingga membuat dea tertawa dwngan sangat kencang karna sudah berhasil membuat randy kesal. sebenarnya randy tak marah dia melakukan itu hanya untuk menghibur dea saja karna dia tahu jika dea sudah minta bertemu itu artinya kondisi moodnya sedang buruk.
setelah pertebatan tersebut berakhi mereka menghabiskan waktu yang cukup lama untuk mengobrol hal hal yang tak terlalu penting. jujur sebenarnya mereka merasa nyaman satu dan yang lain .
setelah lama mereka habiskan dengan mengobrol dan menikmati jagu bakar "tapi bukan randy yang jualan ya" mereka memutuskan untuk pulang tapi sebelum sampai di tempat parkir randy menawarkan makan di sebuah kafe yang ada di dekat taman tersebut
" makan dulu ya de,,,,, aku laper"
" kalo engga mau makan kamu temenin aku makan yah,,,," pinta randy " aku traktir deh" sambung doni lagi sambil memasang wajah memohonnya
" nah kalo gratis ayo lah"
" dasar doyan gratisan, bahkan aku tahu kamu pura pura nolak cuman agar aku bilang traktir kan" tuduh randy telak
__ADS_1
" nah itu kamu tahu,,, aku emang sengaja mancing kamu. tapi akhirnya aku dapet juga kan makan gratis" jawab dea dengan cengiran kudanya dan langsung menyeret randy menuju cafe yang berada di seberang taman
" tadi katanya engga mau sekarang malah semangatn dia " gerutu randy tapi masih di dengar oleh dea
" aku denger loh ran,,,, tapi aku ngga peduli sama ocehan kamu yang penting aku kenyang. setelah sampai di kafe seorang pelayan datang menghampiri meja mereka dan mereka segera memesan makanan masing masing
" jangan pesen banyak banyak dea ntar aku keburu bangkrut " cetus randy cepat karna mendengar pesanan dea yang cukup banyak
" pelit banget niat ngga nih nraktir aku" ucap dea sambil mengerucutkan bibirnya hingga membuat sang pelayan tersenyum.
" aku cuman bercanda, kamu bisa makan se mau kamu kalo cuman buat makan kamu aku ngga akan bangkrut kok. jangankan buat makan , modal buat nikahin kamu aja aku udah ada kox"
" beneran ya"
" yang mana?, yang nikahin kamu aku beneran lah serius malah"
" itu sih maunya kamu, aku nanyain yang boleh pesen se mau aku?"
__ADS_1
" iya boleh.... udah cepetan pesen ntar keburu kesorean kamu pulang, ntar di cariin mama lagi"
" uh.... terharu aku, makasi" setelah perdebata yang cukup panjang akhirnya makanan mereka sekarang telah terhidang di meja dan mereka makan dalam keheningan. setelah makanan mereka habis randy segera mengantar dea munuju rumahnya walaupun dea bawa motor sendiri tapi randy ingin memastikan bahwa gadis itu selamat sampai di rumahnya. setelah pamit dengan tante risma randy segera melajukan motornya menuju rumahnya.