Penyesalanku

Penyesalanku
TANGISAN DEA


__ADS_3

author pov.....


di sebuah taman seorang gadis kecil tengah menangis di bawah guyuran hujan dia membiarkan hujan meredam suara tangisannya, gadis itu tidak lain dan tidak bukan adalah dea. dia menangis dengan sangat pilu menangisi kekecawaannya pada doni, laki laki yang sudah berjanji tidak akan menyakitinya, laki laki yang sudah berjanji akan menjaga cinta mereka tapi hari ini semua sudah hancur tak tersisa, semua harapannya hanya akan tinggal menjadi harapan saja tak akan pernah menjadi sebuah kenytaan dalam hidupnya. entah sudah berapa lama dia menangis di sebuah bangku taman dan tiba tiba air hujan berhenti menyentuh kulitnya padahal hujan masih turun dengan sangat derasnya hingga mau tak mau dia mengangkat kepalanya untuk melihat apa yang terjadi , dia bisa melihat ada seorang pria yang berdiri di sampingnya sambil tersenyum dan bertanya pada dea


" apa yang kamu lakukan di bawah hujan seperti ini?, nanti kamu sakit" tanya pria itu sambil mendudukan dirinya di bangku yang masih kosong sebelah dea. tapi dea hanya diam saja tak menjawab pertanyaan pria itu hingga dia kembali mengeluarkan suaranya


" kamu ada masalah?"


" engga"

__ADS_1


"kalo engga ada masalah kamu engga akan nangis di bawah hujan supaya ngga ada yang denger suara tangisan mu"


" kamu bisa cerita ke aku, anggap aja aku teman kamu tapi sebelum itu " dia menjeda kalimatnya,"randy" ucap pria itu sambil mengulurkan tangannya berharap kali ini dea mau menjabat tangannya.


"dea" ucap dea tanpa menyambut uluran tangannya dan dia kembali menundukkan kepalanya dengan air mata yang merembes dari kedua bola matanya.


tanpa di duga randy justru meletakan kepala dea di bahunya seraya berucap" kamu boleh nangis semau kamu tapi jangan nangis sendirian kayak gitu, sekarang ada aku dan bahu aku akan selalu siap untuk menjadi sandaran mu" kalimat yang keluar dari mulut randy justru membuat dea menangis lebih keras lagi dan itu membuat randy merasakan hatinya seperti teriris hanya karna mendengarkan tangisan dea yang sangat pilu hingga dia berjanji akan selalu melindungi dan menjaga gadis tersebut.


di lain tempat

__ADS_1


di sebuah rumah sakit swasta , seorang laki laki terbaring di brankar rumah sakit dengan kondisi yang cukup mengenaskan , darah bercucuran dari tubuhnya. hingga detik ini laki laki tersebut belum sadarkan diri karna dia sudah pingsan dari tempat terjadinya kecelakaan.


seorang wanita paruh baya sedang menangisi ke adaan putra satu satunya di dampingi oleh sang suami, entah sudah berapa lama wanita itu menagis tapi dokter belum keluar juga dari ruang unit gawat darurat atau lebih sering di sebut dengan UGD . sudah hampir 2 jam menunggu akhirnya seorang dokter laki laki keluar dari ruangan tersebut hingga membuat kedua orang tua itu segera berlari menghampiri dokter tersebut.


" dokter , bagaimana ke adaan putra kami" tanya mereka bersamaan.


terlihat sang dokter menghembuskan nafasnya sebelum menjawab


" maaf bapak dan ibu kondisi anak kalian masih kritis karna benturan yang terjadi di bagian kepala cukup parah menimbulkan cedera serius di bagian belakang kepalanya dan kaki sebelah kanan mengalami patah tulang bu" dan kalimat terakhir yang dokter katakan membuat mama doni jatuh pingsan karna tak sanggup membayangkan kondisi anak semata wayang mereka.

__ADS_1


setelah beberapa menit hilang kesadaran sang istri akhirnya mulai membuka matanya secara perlahan karna sang suami telah mengoleskan sedikit minyak angin di area hidung sang istri setelah membuka mata sang istri kembali menangis hingga membuat suaminya harus extra dalam menenangkan sang istri karna dia juga sama terpukulnya melihat ke adaan putranya seperti itu.


__ADS_2