Penyesalanku

Penyesalanku
TAK LAGI SAMA


__ADS_3

aku memantapkan langkah kaki ku menyusul ken untuk mengucapkan selamat tapi sayang seribu sayang di saat aku tiba di atas panggung tak ada sepatah katapun yang keluar dari mulut sialanku ini, aku hanya menjabat tangan mereka lalu segera pergi dari tempat tersebut..... aku meminta ken untuk mengantar ku ke club biasa tempat ku minikmati minuman beralkohol tersebut dan dia menyanggupinya dengan syarat aku tak boleh minun terlalu banyak...


setengah jam berkendara kami berdua tiba di club langganan ku dan kami duduk di meja bartender sambil memesan dua gelas wine.. disana aku hanya duduk diam sambil sesekali menyesap minuman yang terasa hangat di tenggorokan tersebut. music yang mengalun dengan sabgat keras pun tak membuat ku merasa terhibur dan kilirik ken ekor mataku dia juga melakukan hal yang sama , tak ada pembicaraan diantara kami, kami berdua hanya larut dalam pikiran masing masing....


mungkin ken sudah bosan melihat keterdiamanku, hingga dia mulai mencari pembahasan untuk dibicarakan...


" gimana perasaan lho don?"


tak mendapat jawaban dariku membuat nya melanjutkan pertanyaannya dan membalikan badannya kesamping menghadapku," gue tahu gimana perasaan lho"


"kalo lho tau , ngapin nanya?, mau ngeldek gue hah!" ucapku dengan nada yang sudah sedikit naik satu oktaf


"makanya lho cerita, jangan lho simpen sendiri bahaya"


"maksud lho?"


"kalo lho masuk RSJ gimana?"

__ADS_1


"kampret lho,,, si alan mau nyumpahin gue gila lho" bentakku kesal pada makhluk Tuhan yang satu ini..


" ya engga juga , habis lho diajak ngomong baik baik ngga jawab, sekalinya jawab lho bentak gue pe'a" dari wajah ken sudah terlihat bahwa dia sangat kesal padaku tapi kondisi hatiku jauh lebih buruk dari sekedar kesal saja...


" semuanya tak lagi sama"


"maksdu lho apa?"


" hidup gue,, udah ngga ada lagi harapan yang selama ini masih gue simpen dalam hati gue , bahwa suatu saat nanti dea bakalan balik lagi sama gue tapi ternyata semua harapan gue tinggal sebuah harapan tak kan ada lagi kesempatan buat gue bisa milikkin dia lagi" jawab doni sambil menunduk dengan bahu bergetar, iya.. doni sedang menangis terisak di tengah hingar bingar music di dalam clut yang terdengar sangat bising.


ken hanya bisa mengelus bahu doni untuk menenangkan hati sahabatnya , dan setelah dia bisa mengontrol hatinya dia kembali bersuara " lho engga akan pernah tahu perasaan gue ken , harapan gue masih sangat besar sama dea , sampai detik ini rasa itu tak pernah berkurang, gue masih sangat mencintainya. lho pikir gue engga sakit lihat kebersamaan mereka?, dia benar benar menghukumku dengan sangat kejam, apa dia berencana buat bunuh gue secara perlahan?"


" tapi malam pertemuan gue sama dia setelah konser, dia udah tahu kalo kita sahabatan dan bukannya mengakhiri tapi justru dia melanjutkan ke jenjang pernikahan tanpa menoleh ke gue ken" " itu menunjukan kalo dia emang niat buat balas demdam sama gue"


" lho engga bisa ngmong kayak gitu don, mungkin mereka emang saling mencintai" ken berusaha mengembalikan kewarasan doni yang menuduh hubungan antara randy dan dea hanya sebuah ajang balas dendam


" andai aja hari itu gue engga tergoda dengan wanita sialan itu, semuanya ngga akan sehancur ini kan ken?"

__ADS_1


" semua udah terjadi don,,, lho engga usah bahas itu lagi"


" lho emang ngomong engga usah bahas, perbuatan gue bener bener buat gue kehilangan wanita dan cinta di saat bersamaan.."


" gue nyesel ken,,,"sambungnya lagi


" ngga ada gunanya lho nyesel sekarang, harusnya dulu lho jaga dia saat dia masih di tangan lho, dan sekarang biarkan dia bahagia di tangan orang lain karna lho yang buat dia lepas dari pegangan lho sendiri" ucapan ken membuat doni semakin menundukkan kepalanya,rasa penyesalan yang teramat sangat besar sedang dirasakannya, cinta yang dia rasakan tak lagi sama.


"dan inget pernikahan mereka lagi sebulan, lho jangan ngelakuin hal hal yang bakal bikin dea makin benci sama lho" ucap ken, tak henti hentinya ken mengingatkan sahabatnya yang satu ini karna dia tak mau memperkeruh keadaan.


" iya gue tahu,, tapi apa gue sanggup hadir di acara pernikahan mereka?"


" hari ini aja gue ngerasa udah hampor ngga bisa bernafas lihat pemandangan kebersamaan mereka , apalagi di pelaminan "


"lho harus berusaha, inget randy minta ljo nyanyi di acara pernikahan mereka"


"hhuuuhhh,,,,,,, udah dateng ke pernikahan mantan jadi tamu undangan , sekarang pake acara nyanyi buat kebahagiaan mereka, lengkap sudah "

__ADS_1


"lengkap apanya?"


"hancurnya hati gue,,, apalagi" keheningan melanda mereka setelah obrolan mereka usai beberapa detik yang lalu. doni sibuk dengan pikiran tentang pernikahan dea, dan ken sibuk memikirkan nasib sahabatnya...


__ADS_2