
doni pov.....
sudah hampir sebulan dea dan randy menikah dan aku belum pernah mengunjungi mereka, sehingga ken memiliki ide untuk datang berkunjung hari ini , berhubung hari ini adalah hari sabtu. tepat jam 11 siang ken sudah menunjukan tampangnya di depan pintu kamarku lengkap dengan senyum menjengkelkannya.
"ayo bro kita berangkat", ucapnya sesaat setwlah membuka pintu bahkan dia tak bertanya apakah aku sudah siap atau belum
" gue belum mandi pe'a!"
" lah lho ngapain dari pagi ngerep di kamar kalo engga mandi" omelnya tanpa henti " udah kayak cewek aja lho mau pergi aja lama banget ngapa ngapain, tau gitu mending gue pergi sendiri" sambungnya lagi masih tanpa rem di mulutnya
" lho nyadar ngga?, "
"apa?"
"yang kayak cewek itu lho , dari tadi kerjaan lho cuman ngomel ngomel dah ngelebihin nyokap tau ngga" ucapku sambil terkekeh masih berusaha menahan tawa akar tak pecah
" sialan lho , kurang asem mau gu-" belum sempat dia menyelesaikan ucapannya gue udah kabur ke kamar mandi dan masih terdengar teriakan kesal dari ken walaupun samar samar.
15 menit dikamar mandi waktu yang cukup untukku membersihkan diri, setepah mengganti bajuku ku aku segera melangkahkan kaki menuju pintu kamar mandi dan pemandangan yang kulihat pertama adalah ken dengam santainya tidur di kasur ku sambil memainkan ponselnya hingga membuatku tertarik untuk menggodanya..
" jomblo akut kayak lho aja sok sok'an maen HP segala"
"masalah buat lho"
__ADS_1
"engga juga, cuman gue kasian ti hp pasti jengkel setengah mati itu, "
"kenapa bisa gitu?"
"iyalah rang kerjaan lho di hp mentok cuman nonton youtube atau maen game kapan mesranya coba, dia kan juga pengem ngerasain mesra mesra'an" jawabku panjang kali lebar dan kulihat wajahnya sudah merah menahan amarahnya
" kampret lho emang!, lho engga sadar kalo lho juga jomblo akut hah!, sesama jomblo mending lho diem aja don" semprot ken padaku
" ciye... ada cewek ngambek" dan seketika aku kaget karna bantal tidurku melayang mengenai kepala ku
" rasa'in dasar lemes" ucapnya sambil tertawa karna lemparannya tepat sasaran..
puas kami berseteru setelahnya kami mulai berangkat menuju rumah randy,sebenarnya aku sedikit malas karna mungkin disana akan disuguhi pemandangan yang cukup menjengkelkan yaitu kemesraan mereka. 20 menit berkendara sekarang mobil yang dibawa ken sudah terparkir di halaman rumah randy, rumah minimalis bergaya modern itu adalah rumah baru yang di huni pasangan randy dan dea setelah menikah dan kudengar ini adalah hadiah pernikahan yang di berikan randy untuk istrinya tersebut.
" ayo"
" udah siap lho" tanyanya meyakinkan, justru terdengar seperti meyakinkan dirinya sendiri karna mengajak ku untuk bertemu wanita pujaanku dan sialnya udah jadi istri orang.
" udah kok"
" bener?".
"engga percaya'an amat lho sama gue, dah ayo" ajaku kembali pada ken yang masih setia berdiri di samping mobil dengan mata menelisik keseluruh badanku dari atas sampai bawah entah apa yang di lihat " lho ngapain ngeliatin gue kayak gitu?, bikin risih aja" sambungku lagi karna dia tak memindahkan sorot matanya dari ku
__ADS_1
" engga ada, gue cuman memastikan kalo lho engga bawa senjata buat bunuh suami orang" jawabnya sambil tertawa
" kampretttttttttttf" maki ku pada sahabat yang sangat menjengkelkan ini " tapi ide lho boleh juga" sambungku dengan senyum smirk di bibir gue
" kalo lho berani gue laporin lho ke komnas HAM"
" bege lho harusnya lho lapor polisi nguk, bukan komnas ham , dulu lho sekolah 12 tahun ngapain bahkan sekarang udah mau lulus kuliah aja masih bege" jawabku sarkas. sebelum ken membalas ucapanku dengan segera aku menarik kerah kemejanya untuk menuju pintu rumah randy yang berwarna coklat di depan mata kami.
tok
tok
tok
ketukan di pintu membuat seseorang membuka pintu tersebut yang tak lain adalah randy sahabat kami karnaemang ken sudah memberi tahu randy bahwa kami akan berkunjung kerumahnya
" eh bro..., ayo masuk pake ketuk pintu segala" sapa randy setelah membuka pintunya
" iyalah kita ketok pintu secara kita bertamu" jawab ken , sementara aku hanya diam mengikuti langkah kaki mereka dari belakang sambil melihat desain rumah dari sahabatku dan wanitaku...
" istri lho mana" tanya ken, mendahului ku karna sebenarnya aku juga penasaran tak melihat wajah dea sejak kami masuk dan duduk di atas sofa ruang tengah
" dia lagi mandi, biasalah....." jawabnya dengan tersenyum dan aku tahu arah dari ucapannya itu. sialan pagi pagi gini udah ngabahas ginian depan gue bikin panas aja aku mebatin sendiri.
__ADS_1
kami melanjutkan obrolan ala lelaki di taman belakang dan rencananya kita mau barbeqeu'an di taman belakang nanti sore.