
Hampir satu jam lamanya ken menunggu doni di depan meja bartender dan akhirnya yang di tunggu tunggu pun tiba , dengan penampilan yang sangat kacau doni melangkahkan kakinya menuju bartender dan duduk di sebelah ken. bahkan ken tidak menyadari yang duduk di sebelahnya adalah sahabatnya, karna yang ia rasakan kini hanya ke hampa'an dan ke kosongan. doni duduk sambil memesan segelas vodka hanya untuk meringankan rasa sakit yang sedang di deritanya dan ken hanya duduk diam membiarkan sahabatnya untuk melepaskan sedikit rasa sakit yang di deritanya dengan minuman keras bahkan dia tak berniat sekedar menyapa atau mengentikan ke gila'an sahabatnya. dia hanya ingin mengawasi sahabatnya agar tak ada sesuatu yang buruk terjadi padanya. entah sudah gelas keberapa yang di teguk oleh doni hingga sekarang kepala sahabatnya iu sudah membentur meja bar karna sudah tak sadarkan diri.
"bro gue pamit dulu ya!" kata ken kepada bartender yg merupan temannya juga karna seringnya mereka menghabiskan waktu di tempat ini
"yo'i,,,,,,, lho hati hati di jalan ken soalnya lho bawa anak orang"
"lho tenang aja,,, gue udah biasa" sahutnya lalu mulai melangkahkan kakinya meninggalkan tempat tersebut sambil memapah doni di tangan kanannya..
30 menit di perjalanan akhirnya ken tiba di rumah doni karna sudah tengah malam dan jalanan sudah lenggang membuat mereka tak terlalu lama menghabiskan waktu di perjalanan. tiba di rumah ken dan doni di sambut oleh mama doni dan beliau bahkan sudah tak kaget lagi melihat ke ada'an putranya tersebut karna semenjak penikahan dea doni memang sekali pulang dalam ke ada'an mabuk berat bahkan hingga tak sadarkan diri seperti sa'at ini.
ken memapah doni menuju kamarmya dan membaringkan tubuh sahabatnya dengan susah payah.... setelah membaringkan doni ,ken berniat pulang dan berpamitan kepada mama doni
"tan, aku pulang dulu ya"
"makasi ya ken,, maaf ya doni udah terlalu sering ngerepotin kamu"
"ngga apa apa kox tan,,, kita udah kayak sodara jadi ken ngga ngerasa di repotin sama doni,, ya udah tante ken pamit ya"
__ADS_1
" iya ,,,,, sekali lagi makasih ya.... kamu ngga mau nginep sekalian ini udah tengah malam lho nak?"
" ngga usah tan,,, ken langsung pulang aja.. besok ken kesini buat liat keada'annya doni"
setelah percakapan itu ken mulai melangkahkan kakinya menuju mobilnya untuk segera menuju le rumahnya karna hari audah sangat larut dan dia juga sudah sangat lelah dan mengantuk.
hari telah berganti dan doni mulai mengerjapkan matanya karna merasa silau oleh sinar matahari yang mulai masuk ke kamarnya melalui celah jendela...
kenapa kepala gue pusing banget ya..... gumannya pada dirinya sendiri dan setelah nyawanya terkumpul semua dia baru sadar bahwa dia minum terlalu banyak lagi tapi dia juga berfikir siapa yang bawa gue pulang ya???, ach paling ken lagi yang gue repotin... gumannya lagi... setelah itu dia mulai melangkah ke dalam kamar mandi untuk membersihkan badannya karna sebentar lagi sahabatnya itu pasti akan datang untuk memberi ceramah singkatnya....
"gimana keada'an lho ?" tanya ken memulai pembicara'annya...
" ya,,, seperti yang lho liat "
" udah puas mabuk semalam,, trus rencana lho gimana sekarang?" tanya ken kembali
"entahlah ,,, gue juga masih binggung.... mungkin emang kayak gini endingnya kisah gue ya?,,,,, hidup dalam penyesalan yang tak berkesudahan"
__ADS_1
" mending lho move on deh,,, lagian gue yakin tampang kayak lho mah gampang nyari cewek tinggal tunjuk"
" mulut lho gampang ngomong,,, yang ngejalanin bukan cuman gue tapi hati gue juga" doni menjeda kalimatnya sebentar sebelum dia melanjutkannya " tapi menurut lho gue harus ngomong lagi ngga sama randy?"
"itu sech terserah lho aja ya don,,, gue ngga mau coment toh yang ngalamin lho ini" sahut ken tanpa dosa
" kurang asem lho,,,, gue minta pendapat geblek!" kesal doni pada sahabatnya
" ya mana gie tau,,,,, terserah hati lho aja"
"udah cepetan gue mau sarapan tadi udah di tawarin sama nyokap lho kebetulan gue belum makan di rumah....."
"bilang aja lho ngga punya makanan pake segala alasan lho belum makan di rumah" doni mencibir le arah ke
" na itu lho tau.... dah cepetan"
selesai dengan pembicaraan mereka, mereka melangkahkan kakinya menuju meja makan untuk sarapan. dan ketika mereka turun rumah sudah dalam ke adaan sepi karna mama doni sudah berangkat kerja lima belas menit yang lalu....
__ADS_1