Penyesalanku

Penyesalanku
KERUMAH KEN


__ADS_3

author pov......


sinar matahari pagi membuat seorang pria mengerjapkan matanya karna merasa silau, dia sedikit terkeju karna bangun di alam terbuka tempat dia menyendiri kemarin.


setelah kesadarannya kembali dia kembali teringat kejadian semalam, kejadian yang membuat hatinya tak berbentuk lagi dan tanpa terasa air matanya kembali luruh membasahi kedua pipinya di ikuti dengan rasa sesak di dalam dadanya hingga membuat dia meremas dadanya berharap dapat mengurangi sakit di hatinya tapi ternyata tidak dapat merubah apapun.


bosan dengan air mata yang tak kunjung mereda membuat dia bergegas untuk bangkit dari tempat duduknya, dia berjalan dengan langkah tertatih berusaha menyeimbangkan langkah kakinya , dia melajukan kendaraannya menuju rumah ken. sampai disana dia segera menekan bel yang ada di sebelah kanan pintu rumah ken, kurang dari 2 menit pintu jati yang berwarna coklat itu terbuka dan nampaklah wajah kusut ken karna pria itu baru saja bangun dari alam mimpinya.


" ngapain lho pagi pagi kesini?" ketus ken karna dia merasa tidurnya terganggu tapi doni tak memberi jawaban dia hanya pergi nyelonong masuk kedalam rumah sahabatnya tersebut.


" eh busettt,,,, gue ngomong ini, ngapin lho kesini?, masuk rumah otang tanpa permisi" samvung ken lagi sambil mengikuti langkah kaki sahabtnya yang sudah merebahkan diri du atas tempat tidur kesayangannya.


" lho pake nanya segala,,,, lho tau kan masalah gue?"

__ADS_1


" masalah yang mana?" tanya ken pura pura bodoh


" mending sekarang lho anterin gue ke club"


" eh bege,,,, mana ada club malam buka jam segini"


" gue ngga ada bilang club malam, gue cuman bilang club. gue lagi butuh hiburan"


tak terasa hari sudah hampir sore, doni bangun dan dia tak ingat sudah berapa lama dia tertidur saat dia melihat jam dinding dia sesikit terkejut karna jam sudah menunjukan pukul 3 sore waktu setempat. dia bergegas bangu dari tempat tidurnya dan menuju kamar mandi karna dia sudah merasa sangat lengket pada badannya dia baru ingat dari kemari dia sudah tak membersihkan badannya...


15 menit kemudian doni sudah nampak keluar dari kamar mandi yang ada di kamar tidur ken. dia membuka pintu yang menghubungkan kamar dan balkon di kamar ken, dia mulai melangkahkan kakinya dan berdiri di pinggir balkon sambil memegang pembatas yang terbuat dari terali besi tersebut. dia kembali termenung hingga suara ken mengagetkannya


" ngapin lho?"

__ADS_1


" mandi" jawab doni asal hingga membuat ken mendengus kesal kearahnya


" udah bangun dari tadi lho?, eh lho dapet baju darimana itu?" tanya ken kembali


" dari lemari lah" jawaban singkat itu tentu saja membuat ken merasa sangat kesal pada sahabatnya " gue engga ada baju ganti jadi gue pinjem baju lho" lanjut doni kembali membuat ken tersenyum sinis


" dari tadi bilang minjem kan enak di denger"


" kan biasanya gue kalo nginep pake baju lho dan lho engga masalahin kenapa jadi sekarang lho ribet?"


" gue engga ribet ya cuman jawaban lho bikin gue kesel dari tadi.


mereka lanjut berbicara di temani secangkir kopi yang dibawa ken sebelumnya. waktu sudah menunjukan angka 7 malam dan mereka segera bersiap menuju club malam sesuai dengan permintaan doni tadi pagi agar ken mengantarnya menuju tempat tersebut.

__ADS_1


__ADS_2