Penyesalanku

Penyesalanku
MABUK LAGI


__ADS_3

dua gelas minuman beralkohol telah terpajang di atas meja yang mereka duduki, iya setengah jam yang lalu doni dan ken sudah tiba di sebuah club malam yang sudah menjadi tempat faforite doni semenjak ia patah hati. dulu dia bahkan tak pernah menginjakan kakinya di tempat seperti itu tapi sekarang semua itu sudah menjadi kebiasaan bagi doni karna yang dia inginkan hanya agar dapat melupakan dea.


kondisi di antara mereka berdua masih hening, mereka masih larut dalam pikiran masing masing hingga doni memulai percakapan diantara mereka dengan wajah yang sudah sedikit memerah karna pengaruh alkohol.


" menurut lho gimana?" pertanyaan tanpa penjelasan itu meluncur bebas dari belah bibir doni


" maksud lho apa?"


" iya menurut lho gimana caranya gue dapetin dea lagi?" dengan nada yang sudah sedikit meninggi tapi karna situasi di dalam club sangat berisik dengan hingar bingar music DJ jadi suaranya tak terlalau mempengaruhi pengunjung yang lain


" kalo ngomong makanya yang jelas, tapi menurut gue mending lho engga usah aneh aneh deh soalnya kan mereka tunangan menghitung hari"


" karna itu gue ngomong sama lho, gue mau cari solusi nya dulu sebelum mereka bemar benar tunangan apalagi nikah.:


"mending lho iklashin dah:

__ADS_1


" lho enak ngomong kayak gitu karna lho engga ngerasaan jadi gue, lho engga tahu gimana perasaan gue ken" bentak doni lagi , dia kembali emosi karna dengan mudahnya ken menyuruh dia untuk mengiklhaskan dea untuk bersama randy


" trus lho mau ngancurin kebahagiaan dea gitu, inget lho yang udah bikin dia pergi jadi lho ngga usah punya niat yang aneh aneh buat mereka" omel ken pada doni karna dia merasa jengkel pada sahabatnya yang satu ini. doni hanya diam tak menjawab perkataan ken, entah sudah berapa gelas dia menghabiskan minumannya dan sekarang dia sudah mulai tak sadar, doni sudah menyandarkan kepalanya di atas meja bartender dan mulai nyeloteh tak jelas, dia memaki maki randy karna sudah merebut sebelah hatinya dan berniat mengambilnya untuk selamanya


" brengsek lho rand,,,,, kenapa harus dea yang lho nikahin" "lho bisa dapetin banyak cewek tapi kenapa lho harus ambil dea dari gue" ucapnya lagi dan ken hanya membiarka sahabatnya untuk mengeluarkan segala keluhannya karna dia tahu seperti apa kondisi sahabatnya sebelumnya dia belum pernah melihat kondisi doni sehancur ini dan untuk pertama kalinya dia bisa bilang sahabatnya menyedihkan walaupun kata kata itu hanya ada di benak ken saja. " dasar sahabat bajing*n beraninya lho rebut dea dari gue, gue engga bakalan maafin lho rand" maki doni lagi di alam bawah sadarnya, untung saja mereka hanya berdua jika disana juga ada randy dan raka sudah di pastikan akan ada baku hantam antara sahabat , oh mungkin lebih tepatnya akan menjadi mantan sahabat.


entah sudah berapa lama ken memviarka doni meluapkan emosinya, entah berapa banyak makian dan sumpah serapah yang telah diucapkan olehnya untuk randy hingga akhirnya dia ambruk di meja dan tak sadarkan diri karna pengaruh alkohol yang sangat banyak, ken mulai membopong tubuh sahabatnya itu menuju mobil dan mendudukan doni di kursi samping kemudi. setelah dia memastikan posisi sahabatnya senyaman mungkin dia menutup pintu dan berlari ke arah kemudi lalu mulai melajukkan kendaraan roda empatnya menuju rumah doni.


20 menit di dalam perjalanan sekarang mobil yang dikendarai oleh ken sudah terpakir dengan baik di halaman rumah doni, dia kembali mengangkat tubuh doni dan memencet bel rumah doni, selang beberapa detik pintu kayu itu terbuka dan munculah wajah kaget tante indah karna melihat kondisi putranya, ini bukan untuk yang pertama kalinya dia pulang dengan kondisi tak sadar tapi tetap saja itu membuat dia khawatir , dia meminta ken untuk memvawa doni kekamarnya


"ma'af tante,,, mungkin tante bisa tanya langsung sama doni" ucap ken sopan kepada ibu dari sahabatnya


"tante udah pernah tanya dan dia bilang karna dea, sebenarnya ada apa ken?"


"kurang dari seminggu rencananya dea sama randy mau tunangan tante"

__ADS_1


" apa?????, tunangan?" tanyanya lagi memastikan


" iya tante,,, itu yang bikin doni jadi tambah kacau" jawab ken akhirnya


" tante minta tolong kamu temenin doni yah nak,,, cuman kamu yang paling deket sama dia , kamu bisa bantu tente kasi dia support buat ngejalanin ini semua" ucap indah sambil menahan air matanya yang sudah meronta meminta keluar karna terlalu sedih melihat kondisi putranya yang semakin terpuruk


" tante tenang aja, ken pasti selalu ada buat doni" jawab ken berusaha menenangkan hati indah


" makasi yah,,,,, kamu mau tidur dimana?"


" aku nginep tante,,,"


" ya udah tante tinggal keluar dulu yah kalo kamu mau makan ambil sana didapur masih banyak makanan karna tante masakin doni tapi ternyata dia pulang udah kayak gini, dari kemarin tente hubungin tapi engha di angkat untung kamu sempet ngabarin tante jadi tante ngga panik" ucap indah panjang lebar


" iya tante,,,, makasi"

__ADS_1


jawab ken, indah mulai melangkahkan kakinya untuk keluar dari kamar doni dan membiarkan kedua pria tersebut untuk beristirahat....


__ADS_2