
doni telah selesai bersiap untuk pergi berkumpul dengan teman temannya sesuai dengan undangan randy yang entah untuk apa. dia segera bergegas karna tak mau datang terlambat, dia mulai menyalakan mesin mobilnya dan melaju dengan kecepatan sedang membelah jalanan kota tersebut.
hampir 30 menit di perjalanan akhirnya mobil doni sudah terparkir manis di area parkir depan restaurant tempat mereka melakukan janji temu, dia mulai melangkahkan kakinya masuk ke dalam bangunan tersebut. seorang pelayan datang menghampirinya untuk menanyakan reservasi dan dia menyebutkan nama randy karna memang randylah yang memilih tempat ini. mendengar nama randy sang pelayan mengantar doni menuju meja yang sudah di huni oleh ken dan raka. ken nampak duduk sendiri sedangkan raka bersama seorang gadis cantik mungkin pacar baru raka pikir doni karna diantara mereka hanya raka yang sering ganti pacar.
doni menyapa kedua temannya yang terlihat sedang mengobrol santai saat pelayan sudah meninggalkannya
" bro"
" eh lho baru datang?" ucap raka yang baru menoleh menghadap doni
"iya, lho sendiri aja ken?" tanya doni basa basi sambil terkekeh
" lho mau ngomongin diri lho sendiri depan gue!" ketus ken karna sebenarnya dia sudah tahu kalau doni mau mengejeknya karna tak memiliki pasangan sementara dia sendiri juga masih betah berpasangan dengan foto. ken sudah tahu semua kebiasaan doni selama ini jadi dia tidak merasa aneh kalau melihat doni datang sendiri.
__ADS_1
" yang ngundang kita buat kumpul bareng dimana?" tanya doni kembali
" tadi gue chat katanya udah dijalan , tunggu aja ntar juga nongol
doni mendudukan dirinya de sebelah ken sambil membicarakan masalah pekerjaan. 15 menit sudah berlalu akhirnya yang di tunggu datang juga.
" sorry ya bro gue telat" ucap randy sesaat setelah dia berdiri di depan mejanya. semua orang nampak menoleh tak terkecuali doni dan hal pertama yang dia lihat adalah gadis yang berdiri di sebelah randy " kenapa dea ikut dateng, tapi kan mereka pacaran jadi wajar aja dia dateng. aku kangen kamu sayang" ucap randy di dalam hatinya. hingga senggolan dari ken menyadarkannya.
"soalnya tadi gue tunggu my queen dandan dulu" ucap randy sambil menarik sebuah kursi di depan ken dan mempersilahkan dea duduk disana. setelah memastikan dea duduk dengan benar kemudian dia mulai mendudukan diri di sebelah dea dan berhadapan langsung dengan doni.
setelah beberapa saat mengobrol akhirnya pesanan mereka datang juga karna tadi setelah randy dan dea datang mereka segera memesan makanan.
mereka semua makan dalam diam.
__ADS_1
doni pov.....
aku sangat terkejut melihat kehadiran dea disana bersama randy. kebersamaan mereka seakan menggoren luka di hati ku kembali membuat dadaku terasa sangat perih tapi aku diam saja, mereka asik mengobrol tapi tidak dengan ku, aku sibuk mencuri curi pandang ke arah dea, aku sangat merindukannya bahkan sudah selama ini tapi ternyata perasaanku tak berkurang sedikit pun aku masih tetap mencintainya dan akan selalu mencintainya.
drttttt drrtttt drrttttt
aku sedikit terkejut karna handphone yang ku letakan di atas meja bergetar. ku lihat nama ken tertera disana aku sedikit heran kenapa ken mengirim pesan padaku sementara dia duduk tepat di sebelahku.
drrtttt drrttttt drrttt
HP ku kembali bergetar dan kulihat nama yang sama tertera disana akhirnya aku memutuskan untuk membuka pesan orang aneh ini, kenapa tak bicara langsung saja dan malah memilih mengirim pesan padaku. aku membuka ponselku dan mataku melotot melihat pesan yang dikirimkannya padaku, dia mengirim foto dea yang sedang duduk di hadapnnya dan juga menulis kata " gue tahu lho dari tadi diam diam lihat dea, sekalian gue kirim fotonya biar lho bisa ngajak tidur. dea cantik bnget coba belum sama randy pasti udah gue gebet juga dia. haha" tulis ken pada pesan yang di tulisnya dan aku segera menoleh ke samping sambil melebarkan kedua mataku. aku sangat kesal pada manusia satu ini dia selalu saja tahu gerak gerik ku.
tak terasa makanan kami sudah mulai habis dan tiba tiba randy bilang bahwa dia ingin mengatakan sesuatu pada kami . aku sangat penasaran apa yang akan di katakan randy pada kami semua.
__ADS_1