Perempuan Tangguh

Perempuan Tangguh
BAB3


__ADS_3

Ini hari pertama Irena dan kedua temannya bekerja menjadi bodyguard Kenan, jam 06:00 pagi mereka sudah sampai di rumah keluarga Pernando.


Mereka berbaris di tepi meja makan bersama para ART di sana.


Tuan Pernando dan istrinya pun masuk untuk sarapan


"selamat pagi tuan dan nyonya" sapa semua para staf kerjanya sambil membungkukkan badan,


"Pagi"balas tuan dan istrinya


"Ehhh apa kalian bodyguard baru Kenan..?" tanya Tuan kepada ketiga bodyguard itu


"iya tuan salam hormat dari kami (membungkuk) kami merasa terhormat bisa bekerja dan di percaya oleh anda" kata Irena dengan sangat sopan (mewakili semua temannya)


"Ohh,,hahaha,, yayaya tapi kalian mesti sabar dan jeli menjaga anak bandel itu, Dia sedikit sulit di atur dan nakal." ujar Tuan sambil menepuk pundak Irena


"Ayahhh aku mendengar semuanya,,,"


Kata Kenan dengan wajah kesal menuju meja makan di barengi dengan adik perempuannya Keila, semua pekerja pun langsung membungkuk


"selamat pagi tuan muda dan nona"


"kakak, ini sudah keberapa kali ganti bodyguard..? ahhh kali ini pasti gak ganti lagi" tebak nona Keila karena menyadari ada bodyguard perempuan,


"memangnya kenapa..??" Tanya Kenan penasaran dengan ucapan adiknya


"yaaa karena ada nona cantik yang menjaganya,," goda Keila tersenyum, Kenan yang sedang minum air pun tersedak dan batuk karena mendengar nona cantik (Irena), sementara Irena merasa malu atas perkataan Keila.


"oho,ohok (menepuk-nepuk dadanya pelan) apa ?cantik kau masih tidur ya,,?" tanya Kenan tak percaya atas perkataan adiknya


"sudah-sudah kita cepat makan, kalian boleh melakukan tugas lain,," perintah tuan kepada para stafnya.


Dan para pekerja pun menunduk sembari pergi, para asisten rumah tangga melakukan kerjaan lain, dan para bodyguard menunggu di luar.


Kenan dan Keila selesai sarapan


"Pah mah kita pergi dulu" ucap Kenan berdiri dan mencium punggung tangan kedua orang tuanya di susul adiknya Keila yang melakukan hal serupa.


Kenan pergi berangkat ke kampus, sementara Keila ke sekolah SMA (kelas3)


Ketika Kenan melihat Irena ia ingat akan kata-kata adiknya (nona cantik)


"isss" seakan merasa geli


"hayoooo jangan di lihatin terus,,nanti cinta lho" goda adiknya lagi karena sadar kakaknya yang sedang memperhatikan Irena,


"isss kau ini,," kata Kenan kaget dan kesal terhadap adiknya, Keila menghampiri Irena sekejap membisikkan sesuatu, lalu mengetik no nya di hp Irena, setelah itu Keila bergegas menuju mobil yang akan membawanya


"Bye,,,," melambaikan tangan sedikit meledek kakaknya.


"Silahkan tuan.." kata Tegar sembari membukakan pintu untuk kenan


Rama mengemudi mobil, Irena duduk di depan di sebelah Rama, Tegar di belakang Irena dan Kenan di sebelah Tegar di belakang Rama.


Mereka pun sampai di kampus, dengan segera tegar keluar dan membukakan pintu "silahkan tuan,," Kenan keluar dengan gagahnya, dan aura ketampanannya keluar membuat para perempuan di sana terpana.


"Wahhh tampan sekali,,," kata para gadis terpana akan ketampanan Kenan


"Iya,, di tambah ia adalah pewaris dari perusahaan besar,, ya ampun," kata gadis lainnya


Para bodyguard pun pergi dan kembali setelah kenan selesai.

__ADS_1


Begitulah kira-kira setiap pagi mereka.


"hy Nan," sapa keempat temannya menghampiri, lalu berjabatan tangan satu persatu,


"wah nampaknya kalian bersemangat hari ini,," kata Kenan kepada keempat sahabatnya itu


"yaa tentu saja, hari ini banyak mahasiswi baru,," kata Aldi tersenyum,


"yaa, itu sebabnya kita bersemangat hari ini,"


sambung Rendra


"jelas saja Kenan merasa biasa saja, karena ia masih saja mengharapkan kekasih hatinya itu,, di tambah lagi ada Alexa gadis cantik yang selalu ada untuk Kenan,," tambah Rendi menggodanya,


"heyyy, kenapa kau membicarakan itu,," ujar Kenan kesal,


Kenan memiliki kekasih yang sangat di cintainya, namun kekasihnya itu memutuskan untuk melanjutkan kuliah di jerman,,


mereka pun berhubungan jarak jauh, namun sepertinya tidak begitu lancar, karena mereka sudah jarang berkomunikasi, kekasihnya selalu bilang kalau ia sangat sibuk.


"sudahlah, mari kita segera masuk,," Ujar Dimas sembari berjalan,


"ya mari kita melihat para siswi baru,," sambung Rendi bersemangat


*****


Hari ini adalah tahun pelajaran baru .


"Wahhhhh aku gak menyangka kita bisa kuliah di sini,," Gumam Rita terpesona dengan kampus favorit itu


"yaaa pasti banyak cowok ganteng di sini,," sambung Gina berharap mendapatkan cowok populer di sana


"yaaa tentu saja, kita harus menjadi cewek populer juga" ujar Relin penuh percaya diri,


Mereka adalah empat sahabat yang cukup populer di SMA nya, namun mereka juga dapat julukan gadis penggoda.


mereka terkejut setelah melihat para gadis di sana "hah mereka sangat cantik" ujar Rita membuat mereka melongo dan diam membeku.


"Wah kalian kuliah di sini juga ya,,"


ujar Febi satu SMA dengan mereka,


"Kenapa,,? kalian kaget ya karena para gadis di sini penampilan dan cantiknya jauh dari kalian, wanita penggoda" sambung Sela


Membuat Relin dan kawan kawan kesal,


"jangan harap kalian bisa sepopuler dan seenaknya menjadi penggoda seperti di sekolahan dulu," tegas Renata,


"karena lelaki di sini gak sebanding dengan kalian" sambung Sela meledek.


"Hi renata,," sapa seorang perempuan cantik, anggun dan sexy, penampilannya sangat menarik, dia adalah Alexa gadis terpopuler dan bisa di bilang primadona kampus dan juga sepupu dari Renata


"Kak Alexa,," saling berpelukan,


"wahhhh cantik sekali" ungkap kedua teman Renata merasa kagum,


"Apakah mereka ini teman-temanmu..??" Tanya Alexa,


"iya kak mereka adalah sahabatku sejak smp, namanya Sela dan Febi"


"Halo kak Alexa,,,!! namaku Sela,"

__ADS_1


sembari menjulurkan tangan kanannya untuk bersalaman yang di sambut langsung oleh Alexa


"kalau aku Febi,,!!" Sambung Febi menjulurkan tangan juga. Dengan segera tangan Alexa beralih ke tangan Febi sembari tersenyum manis,


"kalian sudah tahu namaku,,??" Tanya Alexa


"tentu saja, Renata selalu menceritakan tentang kakak yang cantik," ungkap Febi memuji,


"Renata kamu berlebihan menceritakan aku cantik,, padahal biasa ajja!" ujar Alexa merendah,


"Kakakku ini memang cantik kok," tegas Renata bangga dengan suara tinggi,


"iyakan teman-teman,,,??"


"yaa tentu saja,," berharap ke empat gadis itu mendengarnya.


"Mmmm, kalau mereka siapa,??" tanya Alexa menunjuk ke arah empat gadis penggoda itu,


"ahhhh, mereka hanya gadis penggoda di sekolah SMA kita" jawab Renata,


"sialan,," umpat Relin sinis dan kesal.


"hah wanita penggoda,,??" Alexa menatap mereka dari atas sampai bawah seakan heran tak percaya.


"Ya mereka terkenal dengan julukan gadis penggoda di SMA kita" bisik Renata


Sementara itu semua mata pun tertuju kepada lima pria tampan yang sangat mempesona dan salah satunya adalah Kenan, dengan segera Alexa menghampiri mereka.


"Hi,," sapa Alexa sembari memeluk satu persatu ke Lima pria tampan, tanda keakraban mereka yang membuat iri semua perempuan yang ada di sana,


"lihatlah bahkan kakak sepupuku itu sangat akrab dengan mereka, pria terpopuler di kampus" kata Renata berharap ke empat sahabat itu kepanasan, yang memang benar mereka panas melihat itu, di tambah dengan ucapan Renata, mereka makin kesal dan jengkel.


"Heh ada hal yang lucu lho,,!!" Bisik Alexa kepada kelima pria itu (tertawa kecil)


"apa itu,,apa itu,,,???" Tanya Rendra penasaran


"kalian lihat deh keempat gadis yang berdiri di sana,,!!" Menunjuk ke arah Relin dan kawan kawannya yang berdiri agak jauh dari mereka


"Mahasiswi baru, ada apa dengan mereka,,,??" Tanya Aldi tak mengerti,


"Apakah kalian tergoda sama mereka?" tanya Alexa, mereka pun kompak memperhatikan para wanita itu,,


"kau pun tau selera kita,,!!pertanyaan bodoh macam apa itu,,?!" Ketus Kenan merasa konyol dengan pertanyaan Alexa,


"Hahaha,, aku pun merasa geli mempertanyakannya,," kata Alexa tertawa lepas,


"lantas kenapa bertanya hal konyol itu,,??" tanya Rendi merasa tak penting,


"bukan begitu, kata adik sepupuku mereka di juluki geng gadis penggoda di sekolahnya,!" Jelas Alexa, yang membuat mereka semua tertawa merasa geli


"yang benar saja,,!!" ujar Kenan seakan tak percaya lalu pergi dan di ikuti temannya,


"Apa yang mereka tertawakan,,??" kata Relin tanda tanya


"kalian sadar gak sih, mereka kok seperti melihat ke arah kita" ujar Anggi curiga, Relin terdiam dan berpikir,


"hah apa jangan jangan mereka sedang asyik menertawakan kita karena julukan gadis penggoda itu,," Pikir Relin yang di setujui oleh ketiga sahabatnya itu.


" kurang ajar, lihat saja, salah satu di antara mereka pasti ada yang tergoda oleh salah satu di antara kita" kata Relin mengutuk penuh kekesalan,


"apa bisa,,? lihatlah level mereka jauh dengan kita, dan semua tak sama dengan di sekolahan." ungkap Rita tak percaya diri.

__ADS_1


"jangan panggil gue Relin lagi kalau gak bisa dapetin apa yang gue mau,,!!" Timpal Relin penuh percaya diri yang terus menatap ke arah para pria itu dengan tatapan membunuh.


__ADS_2