Perempuan Tangguh

Perempuan Tangguh
Nona Diana yang menjalin hubungan terlarang


__ADS_3

Nona Diana merasa kasmaran. Hingga malam pun, ia masih membayangkan wajah pria tersebut.


Dengan tersenyum-senyum sendiri. ia terus menghayal kebersamaan mereka.


Dan hingga tertidur pun, ia sampai memimpikannya. Dan keesokan paginya, Nona Diana bertekad untuk kembali keluar berjalan-jalan.


Berharap bisa bertemu kembali bersama si Pria tersebut. Dengan modus kembali berucap terima kasih atas pertolongannya dan juga menanyakan namanya.


Karena kemarin, ia yang malu akan keadaannya saat itu. Sampai ia melupakan menanyakan namanya.


Dengan senang dan mulai berias. Nona Diana kini nampak cantik sekali.


Pakaiannya juga terlihat **** dan menggoda. Ia akan berusaha mendekati pria itu, bila sampai bertemu kembali.


Pikir Nona Diana, mumpung Tuan Diego sedang tidak ada. Dan ia juga merasa bosan saat ini.


Maka apa salahnya ia sedikit bermain-main. Karena ia juga butuh hiburan.


Dan kini saat ia keluar, ia pun masih dibuntuti oleh semua pengawal Tuan Diego.


Nona Diana merasa risih dan mulai marah.


Ia berkata, "Kalian tidak perlu selalu membuntuti ku seperti perintah Tuan mu itu.


Karena aku juga, sudah berjanji kepada Tuan Diego, kalau tidak akan melakukan hal yang seperti kemarin lagi.


Aku butuh privasi, jadi kalian tidak perlu lagi, selalu membuntuti ku seperti ini.


Karena itu membuat ku tidak nyaman, dan aku juga tidak akan bisa keluar dari pulau ini, karena tidak tau caranya. Jadi kalian tidak perlu khawatir lagi. mengerti !


Mengerti Nyonya !


Tapi ini perintah Tuan.


Perintah....perintah ...


Bilang sama Tuan mu itu. Kalau sampai aku terus diperlakukan seperti ini. Aku akan berusaha bunuh diri lagi nih.


Dengan marah dan cemberut, Nona Diana merasa kesal dan memalingkan wajahnya, sambil melipat kedua tangan di dadanya.


Yang kini membuat semua pengawal itu menjadi bingung semua.


Lalu mereka pun mencari solusi dengan cara, saat ini mulai menelpon Tuan Diego .


Dengan susah payah mereka mencoba menghubungi. Dan akhirnya tersambung.


Tapi mereka malah menerima cacian dan makian dari Tuan Diego. Yang mana mereka telah mengganggu kesenangannya dan membuatnya menjadi seperti itu.


Dengan takut para pengawal menjelaskan. Dan karena tidak fokus juga. Tuan Diego langsung saja menyetujuinya, serta langsung menutup telponnya.


Para pengawal bernapas lega setelahnya. Dan kini mulai menuruti kemauan Nona Diana.


Yang mana kini mereka telah membebaskan nya dalam melakukan segala hal.


Dan tidak lagi membuntutinya kemana pun seperti kemarin-kemarin.

__ADS_1


Nona Diana teramat senang. Hingga dengan senyum merekah, ia mulai keluar berkeliling pantai kembali.


Berharap kembali bisa bertemu dengan pria tersebut. Dan mulai mendekatinya serta tau apa saja kegiatannya di pulau ini.


Dan benar saja. Saat Nona Diana yang celingukan mencari-cari keberadaannya.


Kini ia melihat pria itu yang sedang merapikan sesuatu dipinggiran pantai tersebut.


Nona Diana mulai mendekat, sambil menyapa. "Hai....!


Si Pria menoleh dan melihat Nona Diana. Sambil tersenyum, ia pun membalas sapaannya dengan ikut berkata hai.


Nona Diana senang bukan main, dan mulai duduk di hamparan pantai tersebut.


Dengan hembusan angin kencang, yang mengibar-ngibarkan pakaian serta rambutnya.


Ia terlihat sangat ****. Sampai membuat si Pria memaling kan wajahnya, takut tergoda.


Ia tau wanita ini, yang dibawa oleh Tuan Nya. Yang berarti ia milik Tuannya dan tak boleh diganggu.


Tapi kini, sepertinya wanita ini telah menggodanya.


Ditempat sepi ini. Hanya ada mereka berdua. Dengan minimnya orang yang akan membuat mereka puas.


Dan kini wanita ini telah menggodanya.


Nona Diana terus mengajaknya mengobrol. Dengan tidak formal dan pakaian yang sedikit terbuka.


Ia serasa tidak risih dan membuat lelaki itu nyaman.


Dan ia berusia 28, yang mana selisi sedikit dengan nona Diana yang kini berusia 26.


Mereka terus mengobrol. Hingga pekerjaan Daniel selesai dan hendak balik ke rumah kecil di belakan villa nya Tuan Diego ini.


Nona Diana masih mengikuti. Hingga ia yang hendak masuk dan melihat keberadaan Nona Diana.


Daniel yang merasa tak enak pun, menawarkan untuk segerah mampir.


Nona Diana tersenyum. Selain ia terbebas dari pengawasan pengawal Tuan Diego.


Kini ia bisa menikmati, kebersamaan nya bersama Daniel.


Disaat mereka masuk. Nona Diana tercengang dengan penataan nya.


Rumah ini sungguh unik. Dengan semua pemandangan yang seperti pemburuan.


Dimana setiap dinding terdiri tempelan banyak patung dan lukisan kepala hewan.


Ia sungguh kagum dan penasaran hingga mulai bertanya.


Daniel sebenarnya enggan bercerita. Tapi ia berusaha tersenyum dan berkata, kalau itu semua koleksi Ayahnya.


Dan kini nona Diana duduk tampa ditawarkan. Hingga mereka bercerita dan kini tampa terasa waktu telah berlalu.


Nona Diana izin pamit. Serta meminta izin Daniel, agar ia diperbolehkan untuk terus bermain kemari.

__ADS_1


Dengan dalih, ia yang merasa bosan dan tak mempunyai teman selama disini.


Ia merasa nyaman bersama Daniel. Dan memutuskan untuk menjadikannya teman.


Daniel tak berdaya dan hanya berkata Ya.


Dan saat ia yang hendak berpamitan. Nona Diana mendekat serta berbisik, Aku mulai menyukaimu.


Yang membuat Daniel bingung. Dan kini mulai menatapnya pergi.


Disisi lain. Tuan Diego masih sibuk bersama sang istri.


Beberapa pekerjaan mereka delay, dan mengabaikan beberapa tugas mereka.


Sampai Tuan Diego mengingat kembali, akan Nona Diana.


Ia khawatir wanita itu akan berbuat ulah lagi. Dan segerah menelpon sang pengawal.


Dan kini ia merasa lega. Karena pengawal melaporkan.


Kalau saat ini, Nona Diana terlihat ceria dan selalu menghibur dirinya, dengan selalu keluar berjalan-jalan di pantai.


Dan ini membuatnya sedikit lega. Serta langsung memeriksa semua pekerjaannya.


Sang istri sedikit kesal. Karena melihat ada sedikit perhatian nya kini telah terbagi.


Dan kini Tuan Diego mulai sibuk dengan pekerjaannya yang tertunda kemarin.


Ia sedikit mengabaikan istrinya saat ini.


Sampai membuat sang istri bermuka masam dan ikut melakukan untuk melakukan pekerjaannya.


Setelah Tuan Diego merasa telah menyelesaikan pekerjaannya.


Ia kembali mencari istrinya. Dan tidak menemukannnya.


Sampai diruang kerja yang berbeda milik sang istri.


Tuan Diego dengan rayuan mautnya, membujuk hingga mereka kembali melanjutkan permainan mereka.


Dan disini Nona Diana sudah mulai dekat dengan Daniel.


Mereka mulai mempunyai hubungan, dan melakukan itu secara diam-diam.


Kini mereka mulai bercinta, karena Nona Diana yang selalu menggodanya.


Daniel tak kuasa menahan hingga terjadilah pergulatan panas itu.


Mereka sungguh menikmati percintaan ini, karena memang saling memiliki hati.


Daniel hanya tak berani karena Nona Diana milik Tuannya, dan ia nekat karena selalu didesak oleh Nona Diana.


Sampai kini mereka melakukan itu secara diam-diam dan menikmatinya selama Tuan Diego tidak berada ditempat ini.


Mereka sangat senang. Sampai melupakan kalau mereka dalam masalah besar bila ketahuan.

__ADS_1


Tapi mereka saat ini tak menghiraukan nya. Sampai sang Ayah Daniel mengetahui hubungan mereka dan melihat sambil berteriak Daniel.....!


__ADS_2