
"Wahhhh mereka tampak berbeda ya,," kata orang-orang yang ada di sana memuji perubahan relin dan ketiga temannya itu.
"Lihatlah mereka,, kurasa sekarang mereka mulai memperhatikan kita,," kata rita merasa banyak orang yang memandang mereka,,
"Ya,, tentu saja,," kata relin penuh percaya diri,,
"Eh eh,,,lihat deh,,bukankah mereka si cewe penggoda,," kata rendi menunjuk ke arah relin dan teman-temannya
"Ahhh ku pukir bukan deh,, tapi kayaknya iya,," kata aldi tak tentu
"Wahhh tampaknya mereka memang mau jadi cewe penggoda,,," kata kenan penasaran,,
lalu mereka pun berpapasan,, berjalan di koridor berlawanan arah..
"Wahhhh apa kalian mulai beraksi untuk mulai menggoda para lelaki disini," ketus rendra keceplosan,,
membuat mereka berhenti melangkah, lalu relin pun mundur beberapa langkah,,,
"Ahhhh kenapa mendadak panas begini ya,," kata relin menarik- narik kerah bajunya,,lalu menatap sinis mereka,,
"Ahhhh,, buang-buang waktu saja," ledek relin mengibaskan tangannya lalu segera pergi,, namun kenan merasa risih dengan sikap relin
"Heh berhenti,,," teriak kenan ,,
Relin pun menghentikan langkahnya lagi,, lalu membalikan badan
"Yaaa,,,,"
"Apa maksudnya,,,??" Tanya kenan kesal, relin tersenyum dan menaikan pundaknya tanda tak mengerti
"Apa ada yang salah dengan kata - kataku,,??" Tanya relin
"Yaaaa,, tentu saja,, aku merasa risih dengan tingkahmu itu,,"
Relin menatap tajam kenan,,, membuat kenan makin kesal, Lalu relin menghampirinya,,
"Ahh jangan sampai aku membuat tidurmu tidak nyenyak,," bisik relin
"Ha,hahaha, kau,, kau mencoba menggodaku," kata kenan tertawa membuat teman - temannya heran
"Tertawalah,,,," kata relin tersenyum sinis lalu pergi tak menghiraukan mereka lagi,,
"Ehhh lin tadi lho ngebisikin apa sih sama kak kenan,,??" Tanya rita penasaran,,
"Ahhh bukan apa-apa,," jawabnya
"Heh bro lho kenapa tertawa,,, memangnya dia bisikin apa,,?"
Tanya aldi
"apa tu cewe mau menggodaku,, tak tau diri,," kata kenan kesal
*****
Di kantin,,,
"Lho pesen apa lin,,,??" Tanya anggi
"Ahh sama aja deh sama lho,, tolong pesenin ya,," pinta relin
"Gue harus mendapatkan kenan,, cowok rese, so ganteng, tapi pria paling populer,, ahhh tapiii sepertinya gak mudah,," kata relin dalam hati.
"Relin,lin, linnn,," teriak anggi meyadarkan relin dari lamunannya,,,
"Lho ngelamunin apa sih,,?" Tanya anggi
"Ahhh engga"
"Ya udah,, makan cepat,," menyodorkan semangkok mie ayam
"Ok thanks,,"
Tak lama kenan dan kawan- kawannya datang ke kantin, ada alexa juga,, mereka duduk agak jauh besebrangan dengan relin
Tanpa sadar,, relin terus memandang ke arah kenan,, kenan pun sadar dan sesekali melihat ke arah relin,, dan relin tetap masih melihat ke arah kenan,, membuatnya kenan merasa risih
__ADS_1
"Ahhh kenapa tu cewe terus melihat ke arah sini sih,," gumam kenan dalam hati, lalu menatap tajam relin,,
Relin pun tersadar dan langsung salah tingkah ",,ahhh,," menggeleng-gelengkan kepalanya,,
"Kamu kenapa lin,,??" tanya temannya
"Aku, aku ketoilet dulu ya,," kata relin lalu bediri dan segera bergegas pergi ke toilet,,,
Relin hanya berdiri di depan cermin menatap wajahnya sendiri
"Apa aku kurang cantik,," tanya relin pada diri sediri sambil memegang pipi kanannya,,
Lalu mencuci kedua tangannya, merapihkan rambut dengan menyisir menggunakan tangannya sendiri, tak lupa merapihkan pakaiannya juga, dan dirinya, lalu keluar
Tak disangka relin di kejutkan oleh kenan yang sengaja menunggunya,, relin pun berjalan melalui tanpa menatapnya.
"Ehh aku mau ngomong sebentar,," kata kenan menarik lengan relin kebelakang
"Awww,,ada apa sih,,?" Tanya relin menepis
"Huh,, dengar ya,, gue gak suka lho memperhatikan atau menatap, melirik atau apapun itu, apalagi seperti tadi itu,, itu membuatku risih,, dan lagi,, kata-kata lho waktu itu,,ya ampun,,wanita macam apa kamu ini,," gerutu kenan kesal karena merasa tak nyaman dengan tingkah relin hari ini
"Terus,, ahhh, apa kamu mulai memikirkanku,, mulaiii,,"kata relin
"Stop,,,stop jangan bicara lagi,, gak berguna,," potong kenan lalu pergi meninggalkannya begitu saja
"Hah,, ya ampunnn,, ada apa dengannya, apa dia benar-benar sudah mulai memikirkanku,," kata relin tersenyum licik
"Heh,,,,ngapain juga sih gue kaya gini,, padahal cuekin aja,, guekan sudah terbiasa dengan sikap perempuan seperti itu" gerutu kenan mengacak-ngacak rambutnya sendiri..
*****
Rama dan irena sudah menunggu untuk menjemput kenan,, sementara tegar hari ini libur (libur bergantian)
"Silahkan tuan muda,,," kata rama mempersilahkan kenan masuk
"Kring,,,kring,,kring,," bunyi telpon rama berdering, rama pun mengangkat nya memakai headset
"Ya halo,,,,apaaaaa,," teriak rama membuat kenan dan irena terkejut
"Ahhh,, baiklah,, tolong jaga ibuku,,"
"Ibu ren,, ibuku masuk rumah sakit,," kata rama sangat sedih,,
"Apaaaa,, memangnya kenapa,,?" Tanya irena lagi,,,
"Beliau memang sudah sakit-sakitan,," terang rama,,
"Kalau begitu,, kamu harus segera menjenguknya,,," kata irena khawatir,,
Rama hanya diam karena tidak mungkin ia ijin untuk itu, mana tegar lagi libur
Irena pun menatap ke arah kenan,,
"Ahhh,, ahhh,, baiklah kita pergi ke rumahsakit sekarang,,," kata kenan seperti mengerti ke inginan irena.
"Rumahsakit tuan,,," tanya rama sedikit bingung,,,
"yaaa, rumahsakit di mana ibumu di rawat,," kata kenan memperjelas
"Ahh baiklah,," kata rama bahagia meski sedikit bingung dan tak percaya
Sesampainya di rumahsakit,,, irena dan kenan ikut turun sekalian menjenguk ibunya rama,,,
Ibunya rama tampak kurus dan tua,, beliau terbaring lemah tapi masih sadar, dengan tangan di impus
"Halo bu cepat sembuh ya,," kata irena sembari mencium tangan ibu rama, kenan hanya membungkuk memberi hormat dan tersenyum,,
"Ahhh apa dia majikan kamu,, wah tampan sekaliiii,,,halo tuan muda,," kata ibu rama menyapa
"Halo,," balas kenan tersenyum
"Kita harus segera pergi ke kantor,,," kata kenan sembari melihat jam,
Rama tampaknya sedih karena harus segera meninggalkan ibunya
__ADS_1
"Heh rama,, tunggulah ibumu di sini,," pinta kenan
"Tapiiii tuan"
"Ahhh tenang saja,, aku tak akan memotong gajihmu karena hal ini,,"
Irena sangat tertegun hatinya dengan sikap kenan yang perduli dengan pekerjanya
"hah yang benar tuan,,terimakasih tuan,," ucap rama bahagia lalu membungkuk
"Terimakasih,," kata ibu rama tersenyum bahagia,
Irena dan kenan pun tersenyum dan membungkuk berpamitan
Ketika mereka berjalan irena terus menatap kenan penuh kekaguman,,
"Ternyata dia penuh perhatian,," gumamnya dalam hati dan senyum-senyum,,
Kenan pun sadar karena irena memperhatikannya,,
"Kenapa,,??ahhh apa aku sangat tampan,,?" Goda kenan membuat irena malu,,,
Irena pun bergegas berjalan dengan cepat,,
"Heyyy,, tunggu tuanmu ini,," teriak kenan, namun irena tak menghiraukannya,ia tetap berjalan tergesa-gesa
"Ahhhh,, memalukannn,," gerutu irena,, lalu membuka pintu belakang mobil
"Silahkan tuan,," mempersilahkan kenan masuk tanpa berani menatapnya
Kenan berdiri sejenak di depan pintu mobil yang sudah irena buka, namun kemudian kenan justru malah membuka dan duduk di depan di tepi kemudi mobil,,
Irena sedikit terkejut, lalu menutup kembali pintu mobil yang sudah ia buka,,,
Irena merasa canggung karena kenan duduk di sebelahnya
Mereka pun sampai di kantor,,
"Masuklah,," suruh kenan ketika mau masuk kedalam ruangannya,,,
"Tak mungkin kau menungguku di luar sendirian,,,"
"Ahh tidak tuan,,,aku mau beli sesuatu dulu,,," kata irena beralasan
"Ahhhh,,,aku cuman sebentar,," sambil menarik tangan irena,, irena pun tak bisa menolak lagi.
"Duduklah di manapun yang kamu suka,," kata kenan,,
Irena duduk di sopa panjang yang menghadap ke jendela besar,, irena sangat merasa tidak nyaman
"Yaaa,,halo pah,,,",,
"Ahhhh baiklah,,ya hati-hati di jalan"
"Ok,,"
Setelah kenan berbincang dengan ayahnya melalui telepon,, kenan berdiri menghampiri irena yang tengah duduk di sofa.
"Irena,, hari ini kedua orangtuaku tiba-tiba pergi ke bali,, ada urusan bisnis mendadak,, So,, hari ini aku gak mau balik awal,,"
Kata kenan,,
Waktu menunjukan pukul 6 sore,, kenan telah selesai mengurusi pekerjaannya,,,
"Okhhh ya,, dengar-dengar kamu bisa masak ya,,?" Tanya kenan
"Ahhh,, sedikit bisa saja,,dulu aku selalu menolong bibi di restorannya,"
Jawab irena merasa malu
"baiklah kalau begitu,, malam ini aku mau mencoba masakan kamu,,"
Kata kenan seraya merapihkan berkas-berkas kerjanya,,
"Ahhh,, tapiii,,"
__ADS_1
"Sekarang kita ke super market lalu masak di rumahmu,," potong kenan seraya berdiri dan keluar ruangan
"Ahhhh di rumahku,, tapiiii,," kata irena ingin menolak tapi sulit,, ia pun pasrah dengan menuruti ke inginan tuannya.