Perempuan Tangguh

Perempuan Tangguh
Dibalik siasat Tuan Carlos, dan kembali siksaan Nona Diana


__ADS_3

Nona Diana merasa risih saat ini. Semenjak dari ruangan tadi. Tuan Diego sangat begitu agresif.


Dari Mulai merangkul pinggangnya, hingga kini dengan tidak sabarnya ia mencoba menciumi Nona Diana dan tak perduli, kalau saat ini mereka masih berada didalam lift yang menuju ke kamarnya.


Nona Diana mencoba memberi pengertian, kalau mereka sebaiknya melakukan itu didalam kamar saja.


Tapi sepertinya, Tuan Diego tidak perduli. Dan terus menciumi dirinya, hingga menggerayangi tubuhnya.


Tiba saat pintu lift terbuka. Nona Dian langsung digendong menuju kekamarnya.


Serta, Dengan hasrat yang menggebu. Ia minta di puas kan oleh Nona Diana saat ini.


Maka dengan enggan pula ia mulai melayaninya. Membayangkan saat ini, ia yang bersama Tuan Carlos.


Dan terus berusaha memuaskan nya. Hingga mereka melakukan secara berulang dan Tuan Diego kini kewalahan, serta berucap Aku sangat puas dengan servis mu.


Lalu kembali memeluk Nona Diana, serta menciuminya. Dan bersandar sebentar.


Setelahnya ia mulai berdiri, untuk segerah membersihkan diri. Sedang kan Nona Diana masih berbaring. Memikirkan kejadian tadi.


Ia juga ikut menikmati. Walau melayaninya dengan membayangkan wajah Tuan Carlos.


Tapi kalau dipikir, ia akan bisa terus bangkit, bila bisa memanfaatkan semua bos besar, atau semua klien dari Tuan Carlos ini.


Karena sepertinya. Mereka semua bukan ikan kecil dan juga mempunyai banyak pengaruh.


Nona Diana yang kini melihat Tuan Diego, telah keluar dari kamar mandi. Mulai menyambut dengan senyum manisnya.


Mencoba merayu serta merapikan dasinya. serta mulai mencium dan berkata.


Kapan kita bisa melakukan ini kembali ?


Tergantung !


Maksudnya ?


Ini kita lakukan hanya sekedar bisnis. Dan saya sudah mempunyai keluarga Nona.


Tapi....saya sangat puas, dengan layanan mu tadi. Dan bila Tuan Carlos, ingin meneruskan bisnis ini.


Saya akan terus memakai jasa mu itu nantinya. Tapi dengan ketentuan. Anda tidak bisa memasuki lingkungan pribadi saya.

__ADS_1


Saya mengerti Tuan. Kapan pun anda inginkan, saya bersedia melakukannya. Dengan senyum smirk nya, ia mulai memanfaatkan keadaan ini.


Bagus sayang. Kalau begitu, sekarang kau kirim kan kontakmu itu. Aku akan segerah menghubungimu bila aku perlu.


Dengan segerah, Nona Diana memberikan kontaknya.


Lalu...Tuan Diego memberikan selembar cek, dengan total yang fantastis.


Hingga membuat mata Nona Diana melotot, hingga berucap. Senang bekerja sama dengan Anda.


Dan setelahnya, Tuan Diego pun pergi, serta Nona Diana langsung berdiri dan memunguti semua pakaiannya. Hingga membersihkan diri dan memakai kembali pakaiannya. Lalu kembali ketempat yang telah disediakan oleh Tuan Carlos.


Nona Diana kini berbaring ditempat tidurnya, tersenyum melihat cek yang diberikan oleh Tuan Diego tadi. Hingga ia mulai membayangkan.


Bagaimana kalau sampai ia terus melakukan ini. Mungkin kehidupannya yang dulu, serta hutang dan semua pembayaran ayahnya di rumah sakit, semua akan bisa diatasi dengan mudah. Ia pun kelelahan dan akhirnya tertidur.


Dan Tuan Diego yang merasa puas dengan pelayanan Nona Diana, hingga ia kini menginginkan nya kembali, serta membayangkan kebersamaan mereka, yang tidak ia rasakan bersama istrinya.


Karena mereka yang menikah, hanya sebatas bisnis, menyebabkan mereka sama-sama sibuk.


Dan sangat jarang untuk berhubungan. Dan masalah cinta itu tidak penting bagi mereka. Serta membebaskan mereka untuk bermain diluar.


Asal dengan syarat, itu tidak mengganggu serta membuat opini jelek di luaran.


Dan menganggap, kepuasan dibelakang, hanya permainan belaka, serta tetap me nomer satukan keluarganya atau tetap kembali ke keluarganya.


Dan kini ia rela memberi Tuan Carlos beberapa tender kepadanya. Asal bisa kembali mengirim Nona Diana dalam perjalanan bisnisnya kini, yang selama satu minggu kedepan, dan berada diluar negeri.


Tuan Carlos merasa, bisa memanfaatkan Nona Diana kini.


Ia dengan segerah menyetujuinya. Tau wanita itu juga pasti akan sangat menyukainya.


Dengan kondisinya saat ini. Serta semua informasi. Ia yang biasa melakukan itu.


Walau ia merasa jijik dengan wanita ini.


Tapi selama ia tidak menggangu hal pribadinya. Ia pun akan terus memanfaatkannya, hingga kini, dia juga mengatakan kepada sang asisten, kalau mereka akan sama-sama untung dalam hal ini.


Karna ia akan banyak mendapat job dalam tender, dan akan segerah mengalah kan Tuan Andreas.


Dan Nona Diana, akan puas. Dengan pendapatannya kini serta ia pun akan dapat mengenal beberapa orang penting, serta dapat berhubungan dengannya.

__ADS_1


Maka...dengan senyum smirk nya. Tuan Carlos, segerah memerintahkan sang asisten, agar memberitahu Nona Diana prihal pekerjaan nya kali ini.


Dan masalah Ayahnya, ia yang akan menanggungnya.


Dengan segerah pula. Sang asisten kini telah mengabarkan kepada Nona Diana, serta nona Diana dengan senang hati menerimanya dan segerah bersiap, serta dengan segerah kini mereka telah berada di bandara dan memasuki pesawat jetnya Tuan Diego.


Sesampainya di pesawat. Nona Diana sudah diharuskan memuaskan nya. Tapi kali ini sungguh berbeda perlakuannya saat di Hotel kemarin.


Ia sungguh dibuat kewalahan dan meringis, karena harus melakukan dengan gaya yang ekstrim.


Dengan membayangkan hadia yang begitu besar. Ia trus berusaha menyukainya dan terus memuaskannya.


Walau saat ini, ia masih terus menahan sakit dengan beberapa luka cambuk, serta alat setrum tadi.


Karena Nona Diana belum mengetahui, sisi lain dari Tuan Diego yang ternyata juga seorang psikopat ***.


Dan kini awal mulai penderitaan Nona Diana, karena kini ia di bawa di sebuah pulau, dan tak akan bisa kembali.


Lalu disisi lain kini. Tuan Andreas yang beberapa hari ini tidak masuk bekerja, karena keadaannya kemarin.


Serta terkejut, saat membuka internet, yang memberitakan, kalau beberapa tendernya telah diambil oleh Tuan Carlos.


Ia mengeram kesal. Ditambah keberadaan istrinya hingga kini, belum juga ditemukan kabarnya.


Sejak kejadian itu. Dokter Felix mencoba menjaga jarak dengan Lusiana, agar keberadaan nya tidak terlacak.


Ia yang tau, sahabatnya itu mulai curiga kepadanya, hingga memerintah seseorang, untuk terus mengawasinya. Dan ia mulai memutuskan hal tersebut.


Tapi kini. Tuan Andreas yang mendapati kabar seperti ini.


Ia merasa sangat kesal, hingga segerah memanggil sang asisten dan mempersiapkan dirinya, untuk segerah kekantor dan segala laporannya.


Ia akan segerah menyelidiki, bagaimana bisa beberapa tendernya itu, kini jatuh ke tangan Tuan Carlos.


Dan meminta beberapa penjelasan kepada para inspestornya.


Kemudian ia kembali memutar otaknya, agar sahamnya kini, tidak menurun, serta beberapa tender kembali kepadanya.


Dan disaat Tuan Andreas sedang sibuk dengan urusan nya kini.


Berbeda dengan Tuan Carlos, yang nampak santai, melihat kepanikan Tuan Andreas serta ia yang sampai rela mengorbankan Nona Diana kini.

__ADS_1


Yang memang Carlos ketahui. Kalau Tuan Diego itu psikopat. Dan demi misinya ini, ia pun harus mengorbankan seseorang.


Yang pasti diketahui kini, Nona Diana kini, pasti sangat menderita.


__ADS_2