Perempuan Tangguh

Perempuan Tangguh
BAB 9


__ADS_3

Mereka pun berbelanja beberapa bahan masakan dan minuman,, lalu segera bergegas pergi kerumah irena.


"ehh di sini tidak ada lif,, mari kita naik tangga menuju lantai 3" kata irena lalu berjalan menuju tangga


"lantai tiga,," kata kenan kaget (karena bahkan di rumahnya yang besar tiga lantai itu ada lift) irena menatap kenan khawatir,


"Ahh cuman tiga lantaikan,," sambung kenan seperti/berpura2 tidak masalah,,


Lalu segera bergegas mendului irena dan mulai naik tangga,,,


Irena hanya tersenyum mengikutinya,,


"Ayo tuan cuman tiga lantai,, dan satu baris lagi selesai,," ledek irena mendului tuannya yang berhenti sejenak engos-engosan karena tidak biasa


Sementara irena berjalan santai sudah terbiasa, memang setiap hari dia naik turun tangga,,


"Akhirnya sampai juga,," kata kenan merasa lega dan irena pun segera membuka pintu apartemennya,,


Apartement yang sederhana yang hanya memiliki dua kamar, satu toilet di kamar utama,dan satunya lagi di dekat dapur,, Satu ruanga tamu,, dapur tidak terlalu besar dan ruangan nonton TV + ruang meja makan menyatu,,,


Kenan melihat - lihat sekelilingnya tampak sepi


"Aku tinggal sendiri di sini,," kata irena memberi tahu,,


"hah benarkah,, keluargamu di mana,,?" Tanya kenan penasaran dan melihat- lihat fhoto yang terpajang


"aku memiliki seorang kaka laki-laki dan dia sudah berkeluarga,, ayahku bekerja cukup jauh, kita sesekali bertemu,, dan,, ibukuuu,, sudah lama meninggal,,!" Kata irena sambil membereskan belanjaannya di meja makan


"Ahhh sorry,,"


"Jadi kamu di kota ini sendirian,,?" Tanya kenan mendekati irena dan duduk di kursi dapur


"Di seberang sana rumah bibiku,, kalau aku merasa bosan aku pergi kerumahnya,, atau gak, bibiku sesekali mengunjungiku dan ngomel - ngomel membereskan rumahku,,," kata irena tersenyum


"Yaa bibi yang mengurusku setelah kematian ibu di usiaku 18 tahun,, bibi sudah menganggap aku anaknya sendiri, bibi sangat menyayangiku terlebih lagi dia tidak memiliki anak perempuan,," sambung irena


"Ahhh tuan duduklah di sana nonton tv,, aku masak dulu,," sambil menunjuk


"ya baiklah,," kenan pun menurut dan menyalakan tv,,


"Selesai,," teriak irena menata rapih hidangannya tanda sudah selesai memasak


Namun tuan kenan tak bersuara sedikitpun,,


Ketika irena menghampirinya,, irena tersenyum karena tuannya ternyata ketiduran,,


"Mungkin dia lelah,,"gumamnya dalam hati


"Tuan,,tuan,," panggil irena pelan


kenan membuka matanya perlahan


"Ahhh,,aku ketiduran ya,," lalu berdiri pergi ketoilet mencuci mukanya


"Wahhhh sudah siap ya,," kata kenan lalu duduk untuk menyantap hidangannya,,


Ketika kenan makan satu suapan makanannya, kenan terdiam sekejap,,


"Gimana tuan,,??,,apa tidak enak ya,,?" Tanya irena merasa lemas


"Mmmmm,, sepertinyaaa,, kamu harus sering masak untukku,," kata kenan dan langsung menyantap makanannya dengan lahap tanda masakanya enak,


"benarkahhh,,," irena merasa lega


Mereka berdua makan dengan lahap,,


Selesai makan irena membereskan dan mencuci piringnya, sementara kenan bergegas duduk di ruang nonton tv,,

__ADS_1


Lalu selesai merapihkan semuanya,, irena mengupas buah-buahan (apel+mangga) lalu memberikannya kepada tuan muda


(Berasa suami istri ajja😉)


"Ohh ya,,, kamu gak takut apa,, tinggal di sini sendiri,,??" Tanya kenan


"Takut,, takut apa,,??"


"Dunia ini sungguh kejam,, terkadang aku merasa takut,, tapii,, hidup ini pilihan" jawab irena sembari makan apel,,


"Mmm, yaaa dunia ini kejam,,," kata kenan setuju


"Hah,, apa menurut sultan seperti anda juga, berpikir seperti itu,,?" Tanya irena tak percaya,,


"Ehhh apa kau pikir orang-orang sepertiku ini hidup bahagia selalu,," kata kenan,,


"Yaa,,tuhan itu memang adil,," kata irena tersenyum,


Tak terasa waktu begitu cepat


Irena pun mengantar tuannya balik rumah,,


Sesampainya di rumah kenan, irena melepas sabuk pengaman berniat ingin membukakan pintu untuk tuannya,


"gak usah kamu turun, cepatlah pulang dan beristirahatlah,," ujar kenan sembari membuka sabuk pengaman dan membuka pintu,,


sementara irena tersenyum dan memasang lagi sabuk pengamannya,,


Ketika kenan turun dan hendak menutup pintu mobil,, belum sempat menutup habis kenan membukanya lagi,,


"Oh ya,,,makasih untuk hari ini,,!,, Hati-hati di jalan, good night" kata kenan manis membuat hati irena terpana,,


*****


keesokan harinya


"Halo tuan,,," sapa keduanya,, lalu irena membuka pintu mobilnya


"Silahkan,,,"...


Kenan tersenyum dan masuk mobil, Kenan dan irena keduanya tampak bahagia,,,,


(Mungkin benih-benih cinta mualai tumbuh🤭,,,memangnya tanaman,,)


Ting,, pesan dari rendra


"Nan lo masih di jalan ya,,? tolong beliin gue coklat silverqueen dong,,thanks 😉"


 


"Tolong berhenti dulu di minimarket sana,," pinta kenan menunjukan minimarketnya..


 


kenan mendadak meminta memberhentikan mobilnya,, sehingga mobil melewatinya dan hanya bisa berhenti di seberang jalan minimarket itu


Kenan pun keluar di ikuti irena untuk berjaga-jaga,,,


"Apa ada barang yang ingin kamu beli,,?" Tanya kenan pada irena


"Ahhh tidak tuan,,"


Kenanpun hanya membeli silverqueen 2 permen mentos 2 dan coca cola.


Setelah keluar dari minimarket


"Ahhh sepertinya temanku membutuhkan 1 coklat saja,, ini untukmu,,aku kurang makan coklat,," kata kenan menyodorkan satu silverqueen itu

__ADS_1


"Ahh thanks u,," ucap irena mengambil silverqueen yang di sodorkan kenan,


Sepertinya kenan sengaja membeli dua untuk di berikan satu kepada irena,,


Ketika mereka hendak menyeberang jalan,, sretttt,,, irena dengan segera menarik kenan lagi ketepi,, karena ada motor melaju cepat yang sengaja ingin menyerepet kenan,


di susul motor yang ingin memukul kenan dengan kayu,, namun dengan sigap irena langsung menepis dan menarik kayu itu..


"Hah logo itu lagi,,," pikir irena melihat ada logo di lengan jaket yang mereka kenakan,, logo yang sama dengan logo yang ada di senjata waktu itu (segitiga dengan bintang di atasnya)


Tegar yang melihat kejadian tadi pun segera keluar dan berlari mendekati mereka


Di tambah lagi ada beberapa reporter di seberang, lalu menyadari adanya kenan dan melihat kejadian tadi,,


Kenan, tegar dan irena pun segera menyeberang,, para reporter jugu segera mendekati mereka,,,


"Tuan kenan,, apa tadi itu paparaji yang sengaja mau mencelakai anda,,??"


"Apa anda terluka,,? lalu mereka ini siapa,,?" Begitulah pertanyaan mereka


 


Kenan ,irena dan tegar berusaha menghindar


 


"Lalu perempuan ini,," kata salah satu reporter perempuan,, terdiam sejenak karena terpikir olehnya kalau irena adalah


"Ahhh bukannya anda gadis penyelamat itu,,?" Tanya reporter yang waktu itu berusaha mewawancarai irena


"Hah gadis penyelamat,," kata yang lain tak mengerti


"Ahh sial reporter itu,,," gumam irena dalam hati


"Iya,,,penyelamat,, kasus gadis mencoba bunuh diri itu,," katanya menjelaskan,,,


"Ahhh benarkah,, nona apakah anda bisa menjelaskan kejadian itu,,,,? Lalu apa hubungan anda dengan tuan kenan pernando,,??" Pertanyaan para wartawan beralih fokus pada irena


Kenan berhasil masuk mobil di susul tegar, namun kenan dan tegar bingung dengan sikap para reporter yang justru mewawancarai irena,,,


Sementara irena bingung dengan pertanyaan - pertanyaan reporter yang mengelilinginya.


"Mohon waktunya sebentar mbak,,?"


"yaa baiklah,, tolong bertanya satu persatu," kata irena pasrah dengan nada malas


"Apa hubungan mbak dengan tuan kenan,,?"


"saya adalah bodyguard tuan kenan,,!!" Jawab irena


"Ohh pantesan,, baiklah,, lalu bagaimana anda bisa menyelamatkan gadis itu,, dan bagaimana anda bisa ada di sana,, bukannya gadis itu sudah mengunci pintu masuknya,,,"


"sebelum dia ke atap dan melakukan hal itu,, saya sudah ada di sana tanpa sepengetahuannya,,," jelas irena


"Lalu bagaimana anda menyelamatkannya,,"


"Yaa saya mengajaknya mengobrol untuk mengulur dia melompat,, ketika waktu yang tepat,, tanpa dia sadari saya terus menariknya,, kira-kira begitulah kejadiannya,,," kata irena lalu berusaha pergi,,,


"Lalu nona,,,"


"Tolong,, saya harus segera pergi menghantar tuan kenan kuliah,," potong irena


"Ahh baiklah,, terimakasih nona,," kata reporter membiarkannya pergi


Irenapun segera masuk mobil,,


"Ahhh,,apa sekarang bintangnya kamu,,??" Ledek kenan,,

__ADS_1


irena hanya tersenyum dan menggenggam erat silverqueen dari tuannya itu.


__ADS_2