
Kini Tuan Diego merasa senang, hingga ia dengan segerah memerintahkan.
Agar segerah memanggil Ambulan dan memindahkan Nona Diana ke tempat Rumah sakit terbaik di kota ini.
Karena senangnya hingga ia terus menjaga Nona Diana hingga ia tersadar.
Sampai sang istri menelpon pun, ia dengan gembira mengabarkannya.
Sang istri pun ikut merasa senang. Mengetahui Nona Diana hamil berarti masa kejayaannya semakin meninggi.
Karena seluruh keluarga akan tau, Diego akan segerah mempunyai keturunan.
Mereka sudah berencana mulai dari saat ini.
Sementara merawat dan menyembunyikan Nona Diana, serta membuat dirinya yang seakan hamil muda saat ini.
Mereka terus membuat rencana untuk memiliki anak ini. Mengambil dan mengakuinya, sebagai anak mereka.
"Nona Diana masih tidak mengetahui. Ia hanya tau, kalau saat ini ia sedang dirawat dengan sangat baik.
Dan Tuan Diego berjanji untuk mengambilnya dari Tuan Carlos serta melindunginya mulai saat ini.
Nona Diana mengira ia akan menjadi wanita utama didalam hati Tuan Diego kini.
Sampai ia merasa senang dan menurut saja, segala perintah Tuan Diego.
Dan kini Tuan Diego berjanji akan membawanya ketempat yang aman serta memanjakannya.
Nona Diana percaya, hingga ia dengan cepat menyetujuinya.
Sampai Dokter berkata ia di perbolehkan pulang saat ini.
Nona Diana tidak tau, ia akan dibawa kemana.
Ternyata saat ini, ia telah dibawa ke sebuah pulau yang jauh dari kota dan jangkauan orang-orang. Serta ia juga dibawa secara tidak sadar, agar ia tidak mengetahui tempat ini.
Nona Diana merasa aneh, tapi ia masih berpikir positif. Mencoba tidak curiga, di tambah saat ini ia mulai dimanja dengan perlakuan lembut Tuan Diego dan apa yang diinginkan, segerah di kabulkan dalam tanda kutip, itu masih dalam kemampuan yang ada didalam pulau tersebut.
Ia ingin makan atau pakaian, atau uang sekali pun. Akan segerah dikabulkan oleh Tuan Diego.
Bahkan saat mereka bermain pun, ia melakukannya dengan lembut dan selalu bertanya, apakah ia menyakitinya.
Ini sungguh aneh, dan sedikit membuat Nona Diana Curiga.
Hingga ia yang mulai sering merasa pusing serta mual di kala pagi.
Tuan Diego selalu merawatnya dan memberikan obat yang berkata itu hanya vitamin.
Dan bila ia ingin melakukan itu, ia selalu meminta izin terlebih dahulu.
Sampai Tiba saat jadwal pemeriksaan, dan Dokter datang untuk memeriksanya.
Hingga Dokter keluar dan berbicara dengan Tuan Diego.
__ADS_1
Nona Diana yang saat itu ingin keluar, serta tak sengaja mendengar, hingga ia terkejut saat mengetahui, kalau saat ini ia sedang hamil.
Ia yang terkaget hingga menabrak sesuatu, dan membuat Tuan Diego serta sang Dokter juga terkaget mendengarnya.
Hingga mereka berdua menoleh dan melihat, Nona Diana yang sudah mendengar, serta Tuan Diego mendekat dan menenangkan hingga menjelaskan.
Tapi Nona Diana yang masih Shock. Ia pun jatuh terlemas.
Tuan Diego mencoba menggendongnya ala bridal style.
Tapi Nona Diana mencoba berontak. Hingga sang Dokter, terpaksa memberikannya obat penenang.
Lalu Tuan Diego mulai berpikir untuk terus membuat agar Nona Diana mau tetap disisinya dengan menurut, serta mau mempertahankan kandungannya ini.
*
*
*
Disisi lain, Tuan Carlos bingung, kemana hilangnya Nona Diana kini.
Ia sudah mencari tau dan mencari sampai ke villa nya. Tapi tetap tidak menemukannya.
Tuan Carlos masih membutuh kan Nona Diana untuk melancarkan, segala kerja sama bersama kliennya.
Terutama sudah beberapa hari ini. Tuan Ryco juga menanyakan keberadaannya.
Sampai ia memerintahkan sang asisten dan memeriksa cctv nya. Ternyata ada saat terakhir ia menghilang dan gambar itu telah dirusak atau terhapus.
Maka ia hanya bisa menghembus napas dengan berat.
Dan kini, hanya bisa mencari seseorang yang akan bisa ia andalkan kembali.
Tuan carlos memerintahkan sang asisten untuk membujuk salah satu satu karyawannya dengan iming-iming bonus yang lebih besar, dengan hanya membujuk serta menemani klien yang akan ditemuinya nanti malam.
Hingga malam menjelang, saat ini Tuan Carlos di temani wanita yang pilihnya tadi. Hingga kesepakatan terjadi, dan segerah menyerahkan wanita itu, untuk menemani klien nya saat ini.
Tapi saat ia hendak pulang dan berhenti disalah satu lampu merah.
Ia melihat mobil Tuan Andreas yang sedang berada bersama sang istri.
Ia sungguh terkagum melihat wajah itu. Hingga mobil Andreas melaju, ia baru tersadar, kalau ia benar-benar saat ini sedang mengagumi istri dari rivalnya ini.
Dan ia benar-benar ingin segerah mengambil nya dari tangan sang Rival.
Hingga sampai di Mansion nya, ia masih membayang kan wajah istri dari sang Rival.
Yang membuatnya kini kembali mabuk karena ia hanya dua kali ini, menyukai perempuan.
Dan itu selalu berkaitan dengan Tuan Andreas.
Sedang kan Tuan Andreas yang kini ia baru saja pulang menemani sang istri yang baru saja selesai memeriksa kandungannya.
__ADS_1
Ia merasa terharu, ternyata bayi kembarnya berjenis kelamin laki-laki dan perempuan.
Hingga sampai di Mansion pun, ia masih memandangi hasil kopi foto usg dari sang dokter di rumah sakit tadi.
Serta ingin selalu berada didekat sang istri, walau sebentar saja, karena ia yang terlalu sayang dan takut akan kehilangan kembali.
*
*
Nona Diana kini telah tersadar, ia saat ini berteriak dan memukul-mukul tubuh Tuan Diego, karena merahasiakan darinya selama ini.
Ia yang terlena hingga baru mengetahuinya saat ini, merasa dipermainkan dan kembali menangis histeris.
Tapi...Tuan Diego, yang pada dasarnya tidak mau ditekan. Ia pun menjadi marah hingga menamparnya.
Plakkkk.....
Diam kau...
Lalu mencekik lehernya sambil berkata, "kau adalah ja**ng ku, dan aku sudah banyak mengeluarkan uang untuk mu.
Jadi untuk saat ini, kau menurut saja, hingga bayi itu terlahir.
Karena istri ku sangat menginginkan bayi ini. Dan kau cukup melayaniku serta mendapatkan uang imbalan yang sering ku berikan kepadamu itu.
Maka dengan ini, kita akan saling menguntung kan. Lalu mel**at kasar bibir Nona Diana, dengan paksaan pula, dan Nona Diana yang mencoba berontak, yang sambil memukul-mukul tubuh Tuan Diego, sampai dengan paksaan pula, Tuan Diego mulai memaksanya untuk bercinta, dan melayaninya kini.
Nona Diana yang tak mampu berbuat apa-apa, hanya bisa pasrah dan menangis saja.
Sampai di saat kini Tuan Diego yang terlelap karena kelelahan.
Nona Diana mulai berdiri dan memasuki kamar mandinya.
Mengisi air di bathtub dengan penuh. Hingga ia berbaring, masih dengan pakaian lengkap.
Serta kini mulai menangis dan menyayat lengan, untuk memutuskan urat nadinya.
Tuan Diego yang terbangun serta menyadari, ketiadaan Nona Diana.
Ia merasa khawatir, hingga mulai berdiri dan mencarinya.
Sampai ia menemukan suara air yang tumpah, mengalir tak berhenti.
Ia merasa ada yang mengganjal dan segerah menerobos masuk kedalam kamar mandi.
Dan betapa terkejutnya Tuan Diego. Saat melihat keadaan nona Diana kini.
Hingga ia berteriak memanggil-manggil namanya dan segerah menghubungi Dokter, untuk segerah datang.
Dan ia dengan cepat menghentikan keluar darah, dengan cara merobek pakaiannya.
Serta menggendongnya, untuk segera di pindahkan kedalam kamarnya.
__ADS_1