PERJALANAN DEWA RENKARNASI

PERJALANAN DEWA RENKARNASI
Ternyata Daemon.


__ADS_3

"AUGGRG!"


Tiba-tiba terdengar suara raungan Harimau yang sangat keras. Suara itu mengglegar seperti guntur mengagetkan mereka semua. Membuat mereka ketakutan seperti ini adalah ahkir dunia.


Sheng Feng dan ketiga murid dari Sekte Hong Lian itu pun berbalik dan menatap ke arah sumber suara. Namun yang mereka temukan adalah tiga Harimau yang tadi meyerang mereka. Dengan mantap ke tiga harimau itu berlari menghampiri mereka. Dengan penuh percaya diri seperti ketakutan tadi hanyalah sebuah ilusi.


Namun kali ini sepertinya sedikit berbeda. Karena jauh di balakang harimau setinggi 3 meter itu, ada harimau lagi yang tingginya kira-kira 10 meter. Dan memiliki bulu putih perak sama seperti 3 Harimau tadi. melihat ini Meng Yu pun hanya menatap harimau kecil dan besar itu dengan tatapan mengejek.


Apa-apaan, apa mereka mengadu ke induknya? setelah kalah berkelahi! Pengecut sekali!


Karena dia mengingat ahli yang baru saja dia temui, jadi Meng Yu memeiliki ekpresi tenang yang terlukis di wajahnya.


Jadi bagaimana jika mereka memanggil induknya? Senior pasti akan menyelamatkan kan ku!


Hehe! Dia tersenyum lebih lebar.


"Apa kalian yang menggertak anakku." Tiba-tiba suara harimau itu terdengar. itu seperti suara seorang wanita namun juga buas dan mengerikan.


"Ehhhh."


Meng Yu sedikit kaget karena harimau itu tiba-tiba berbicara. Namun Meng Yu tidak memperdulikan itu dia yakin seniornya pasti lebih kuat.


Jadi dengan penuh percaya diri dia berteriak.


"Iya memangnya kenapa? Kau bahkan tidak bisa mengurus anak-anak nakalmu dengan benar!" Sambil menunjuk ke arah harimau besar itu, yang berdiri sekitar 100 meter jauh di depan nya.


Harimau itu pun berhenri sejenak. Dia berpikir kalo orang ini sedikit lucu.


"Saudara Meng." tiba-tiba suara kecil dari Long xue dengan hati-hati memanggil.


"Tenang lah Long Xue itu hanya harimau yang sedikit lebih besar, bukankah Senior bersama kita?" katanya kepada Long Xue dengan nada sangat santai.


"Emh itu." Long Xue ingin mengatakan sesuatu.


"Kau lihat tadi dia hanya perlu mengeluarkan sedikit auranya dan Harimau itu akan lari ketakutan." katanya lagi menyelah Long Xue dengan nada kagum.


Long Xue lalu berkata dengan nada menyedikan.


"Sebenarnya Senoir sudah lari duluan dari tadi." Sambil menunjuk ke arah dua titik kecil yang ada di arah yang berlawanan dari harimau itu berada.


"Eh." Meng Yu melihat nya juga. Wajah nya menjadi hitam dan ekpresinya kaku.


"Lalu siapa titik hitam yang lain?" tanya Meng Yu.


"Itu Jian Ming sepertinya dia juga sudah melarikan diri lebih cepat." jawab Long Xue.

__ADS_1


Apa setelah di selamatkan dia bahkan meninggalkan nya? Tidak tau trima kasih!


"Kenapa kamu baru bicara sekarang!" teriaknya ke Long Xiao.


"Aku sudah ingin mengatakanya dari tadi jadi kenapa kita tidak lari."


Namun Harimau besar itu sudah sampai di depan mereka.


"Sudah terlambat." kata Meng Yu.


Dia memalingkan muka menghadap ke arah harimau besar dengan perlahan seperti mesin makanik yang kehabisan oli. Ekpresinya kaku dan tubuhnya bergetar sangat ketakutan.


"Jadi siapa yang tadi mengolok-olok ku? Mengatakan aku tidak bisa mengurus anak dengan benar?" Suara harimau itu terdengar lagi. Tekanan yang luar biasa turun dari atas membuat mereka berdua tidak bisa bergerak.


...


..


.


Ada sebuah pohon besar dengan akar yang menonjol keluar. Pohon itu memiliki banyak cabang. Namun daun nya sangat sedikit. Itu hampir seperti pohon di musim gugur. mengakibatkan sinar mata hari tidak terhalang dengan sempurna.


Melihat ke bawah pohon itu terlihat dua orang yang duduk untuk beristrirahat, di akar-akar besar dari pohon tersebut. Tubuh mereka penuh dengan keringat seperti telah melekukan olaraga ekstrim. Mereka bernafas dengan cukup cepat.


Lalu mengelus dada, Dan menghela nafas lega. Seperti ahkirnya mereka selamat dari kematian.


Sheng Feng bisa merasakan kalau Monster beast yang datang itu, memiliki aura yang lebih kuat dari pada yang pernah dia temui, bersama kelompok Black Beard.


Jadi minimal itu adalah Monster Beast tingkat ke-2. Maka dari itu, dia benar-benar tidak memiliki kesempatan untuk menang.


"Aku tidak tau!" kata Jian Ming.


"Apa dia sudah lama bersikap bodoh seperti itu?"


"Iya." jawab Jian Ming.


"Kita hanya perlu mendoakan meraka, agar bisa pergi dengan tenang!" Kata Sheng Feng sambil menghela nafas berat.


"Siapa yang harus di doa kan senior?" tiba-tiba 2 orang datang satu pria satu wanita. Wanita itu terlihat baik-baik saja. Namun pria itu sepertinya tidak dalam kondisi yang baik. Wajahnya penuh dengan memar dan tubuhnya compang-camping dengan luka cakar cukup banyak.


"Ada apa dengan mu?" Jian Ming menatap Meng Yu dengan tatapan kasian.


Sheng Feng hanya berusaha menahan tawanya.


"Aku tidak ingin membicarakannya." katanya dengan dengan ekpresi kesal.

__ADS_1


Mereka berdua pun mulai duduk di akar pohon besar. Seperti apa yang di lakukan Sheng Feng dan Jian Ming. Meng Yu menatap Sheng Feng dengan tatapan seperti seorang kekasih yang telah di hianati. Membuat Sheng Feng sedikit tidak nyaman.


Lalu Meng Yu mengatakan.


"Kenapa kau meninggal kan ku?" tidak ada sopan santun seperti pada saat mereka baru saja bertemu.


"Aku sudah mengatakan pada mu, kalau aku bukan orang kuat seperti yang kau bayang kan." kata Sheng Feng dengan kesal. Bukan kah di sini dia adalah korban di sini? karena di fitnah secara membabi buta? Memalukan!


"Lalu kenapa ke 3 harimau itu takut padamu?" Long Xue menatap dengan penasaran. Pada ahkirnya dia tidak terluka. Karena ibu harimau itu cukup baik padanya. Selain itu karena ibu harimau tesebut tidak ingin menganiaya sesama wanita. Namun dia menyuruh ketiga anak harimau untuk menghajar Meng Yu kerena bersikap tidak sopan.


Faktanya ke tiga anak harimau itu cukup nakal. Ibu harimau itu sudah menyurunya untuk tidak berkeliaran namun mereka tidak menurut sama sekali.


"Tidak tau, tapi kita bertemu tadi malam." jawab Sheng Feng.


Mereka bertiga menatap Sheng Feng dengan ekpresi ragu.


"Hanya bertemu? kenapa mereka begitu takut?" Kata Meng Yu dengan tidak senang, dia masih sedikit kesal.


Tapi Sheng Feng hanya mengatakan.


"Sepertinya mereka memiliki sedikit kecerdasan." Faktanya Sheng Feng sudah berlari jauh jadi dia tidak mendengar saat hariamu besar itu bicara. Namun saat dia melihat harimau itu mengingatnya dia memiliki sedikit spekulasi.


"Induk harimau itu bisa bicara." Long Xue memberi tau Sheng Feng yang terjadi tadi.


Yang membuat Sheng Feng sedikit mengangkat alisnya. Dia sepertinya sangat terkesan. Di sisi lain Jian Ming berseru terkejut, dia baru pertama kali mendengar Monster Beast bisa berbicara.


Lalu Jian Ming berkata.


"Tidak heran, tidak heran." Dia mengelus dagu sambil menatap tanah.


"Kenapa?" tanya Meng Yu.


"Apa kalian tidak merasa ada yang aneh saat kita bertarung melawan mereka?" Jian Ming malah menjawabnya dengan pertanyaan.


Meng Yu pun malah menjadi lebih kebingungan.


Long Xue berpikir sambil memegang dagunya yang indah. Tiba-tiba matanya bersinar seperti menemukan sesuatu.


"Ahha!" Serunya.


Lalu semua orang pun memperhatikan Long Xueliat. Meng Yu menatapnya dengan ekpresi seperti mengatakan 'kenapa?'.


" Bukan kah saat bertarung tadi? Mereka seperti berkerja sama? Mereka terlihat seperti 1 tim." Long Xue menjelaskan itu dengan nada mengingat kan.


Tiba-tiba Meng Yu mengingat ketika dia ingin memanfaatkan ketidak siapan harimau untuk menyerang. Akan tetapi di gagalkan oleh harimau lainnya, Dengan cara menggigit kakinya.

__ADS_1


Jadi mereka berkerjasama?


Jian Ming mengangguk setuju.


__ADS_2