PERJALANAN DEWA RENKARNASI

PERJALANAN DEWA RENKARNASI
Shu Mu the grand master of arcemi.


__ADS_3

"Lalu apa yang harus aku lakukan?" tanya Sheng Feng.


"Mudah saja, tolong pertemukan aku dengan orang yang memberimu resep ini." Pak tua itu ahkirnya mengatakan niatnya.


Sheng Feng malah bingung harus bagaimana. Karena yang memberi tau dia soal itu adalah hantu dan bahkan dia sendiri tidak tau nama hantu itu bagaimana caranya dia menemukannya.


Melihat Sheng Feng yang terdiam pak tua itu menjadi tidak sabar. "Ada apa?"


Sheng Feng mencoba membuat alasan. "Orang itu sangat misterius aku tidak tau siapa dia. Setelah memberiku ini dia pergi begitu saja tampa jejak."


Apakah dia akan percaya? Tidak mungkin dia percaya, mana mungkin ada orang yang tiba-tiba memberinya resep bagus yang bahkan seorang grand master arcemis mengakuinya. Lalu pergi begitu saja.


Sialan aku salah bicara! Dia tidak akan mempercayai nya!


Lelaki tua itu mengangguk setuju. "Begitu ya."


Lalu melanjutkan, "Memang banyak master hebat suka seperti itu. Identitasnya mungkin sangat sensitif sehingga dia tidak ingin mengeksport nya."


Apa! dia percaya?


Sheng Feng menatap pak tua itu penuh dengan kejutan. Awalnya Sheng Feng berpikir pak tua itu bodah karena percaya namun apa yang di katakan pak tua tadi masuk akal.


Jika anda seorang master terkenal yang sedang mengembara. Maka untuk apa kamu mengekspor identitas ke orang acak. Bukankah itu hanya akan merepotkan jika berita itu tersebar dan banyak orang yang tau?


Setelah mengatakan itu pak tua itu berdiri dan berniat pergi. Melihatnya akan pergi Sheng Feng langsung berdiri dan berteriak untuk menghentikan nya.


"Tunggu!" teriaknya.


"Apa lagi?" Pak tua itu berbalik dan menatap Sheng Feng.


"Bagaimana dengan herbalku?" tanya Sheng Feng.


"Pekerjaanmu saja belum terselesaikan kau sudah meminta bayaran?" Kata pak tua itu dengan nada sinis. Kau bahkan belum melakukan tugas bagaimana kamu bisa meminta bayaran? Bukankah ini sama saja dengan perampokan di siang bolong? Tidak tau malu!


"Ah, dia menarik ucahpannya kembali apakah dia masih layak di sebut laki-laki?" gumam Sheng Feng.


"Aku dengar itu!" Teriak Pak tua itu dengan kesal mendengar gumaman Sheng Feng yang sepertinya sengaja di keraskan sedikit.


Wei Linqin hanya menonton perdebatan mereka berdua dengan tenang.


"Lalu apakah kau akan memberikannya?" tanya Sheng Feng.


"Baiklah." Pak tua itu menghela nafas panjang dan menyetujui itu.

__ADS_1


"Guru apa kau se...." Wei Linqin berniat mengatakan sesuatu namun kata-katanya langsung berhenti di tenggorokan yang membuatnya tersendak. Dia di hentikan oleh pak tua itu dengan mengangkat satu tangan. Wei Linqin langsung terdiam seribu kata tampa mengucapkan sepata katapun.


"Apa kau serius?" Sheng Feng langsung bersemangat.


Pak tua itu mengangguk dan kembali duduk. Sheng Feng juga kembali santai dan duduk lagi.


Pak tua itu menyeruput teh nya dengan tenang lalu dia menatap Sheng Feng dan bertanya, " Siapa namamu anak muda?"


"Sheng Feng." jawabnya.


"Kalo begitu perkenalkan aku Shu mu, aku di kenal sebagai grand master arcemis tingkat langit kualitas rendah." Kata pak tua itu memperkenalkan dirinya.


Tingkat langit apa itu di atas peringkat bumi? Sheng Feng baru saja mendengar peringkat langit dari Wei Linqin beberapa waktu yang lalu.


"Kalo begitu salam kenal master." Sheng Feng menyapa penuh dengan senyum, karena saat ini dia dalam suasana hati yang baik.


"Ya karena guru seorang grand master peringkat langit bahkan ketua Sekte Hong Lian Wei Linqin akan mencari guru jika butuh pil." Kata Wei Linqin dengan penuh kebanggan atas kehebatan gurunya.


"Wow!" Sheng Feng berseru kagum.


Shu mu di sisi lain hanya tersenyum namun senyumnya bahkan lebih jelek dari pada mengis. Melihat ini Sheng Feng menanyakan. "Apa ada masalah?"


Wei Linqin juga menatap gurunya dengan rasa ingin tau.


Shu mu menghela nafas berat lalu berkata. "Benar, walaupun aku bisa memurnikan herbal tingkat langit namun itu terlalu sulit untuk di lakukan. Tingkat keberhasilan cuma 10 persen. Itu pun aku akan merasa sangat kelelahan setelah melakukannya. Terutama di tubuh yang sudah tua ini."


Sheng Feng juga menatapnya dengan bingung. "Apa itu penyakit."


Mendengar pertanyaan Sheng Feng itu Shu mu menggelengkan kepala. Wei Linqin malah menatap gurunya dengan bingung.


Jika bukan karena penyakit! Bukankah itu bakat? Tidam mungkin!


"Apa itu kerena bakatmu guru?" Wei Linqin ingin mengkonfirmasi pikirannya.


"Apa kau meremekan bakatku? murid sialan!" teriak Shu mu.


"Lalu?" Sheng Feng memperhatikan ini jika bukan bakat dan penyakit lalu apa?


"Ini karena kultivasi." jawabnya.


"Kultivasi?!" mereka berdua berseru kaget. Apa hubungannya alkimia dengan kultivasi?


Melihat mereka berdua kebingungan Shu mu menjelaskannya. "Dalam alkimia kamu harus mengubah energi, entah itu energi qi sejati atau energi internal menjadi energi panas atau api. Dan semakin tinggi kultivasi semakin tinggi juga energi dalam tubub jadi mudah untuk di manipulasi. Dan jika kultivasi masih terlalu rendah energi dalam tubuh tidak kuat untuk memurnikan herbal."

__ADS_1


Ini seperti anda ingin melelekan besi namun panas yang di butukan agar besi mencapai titik leleh tidak cukup.


"Tapi kenapa aku baik-baik saja guru?" Wei Linqin bertanya. Faktanya dia baru mencapai penyempurnaan qi tapi dalam alkimia dia sudah bisa memurnika. herbal tingkat bumi kualitas rendah bukankah seharusnya dia adalah pratisi qi baru bisa. Karena herbal tingkat bumi biasa di perlukan para pratisi qi.


"Awalnya aku juga seperti itu. Selama bisa memurnikan herbal yang lebih tinggi aku jadi tidak terlalu memperhatikan kultivasi. Namun hal ini akan di rasakan saat kamu mulai mencoba memurnikan herbal tingkat langit. Perbedaannya terlalu jauh seperti langit dan bumi. Seperti herbal peringkat bumi adalah herbal untuk makluk bumi, akan tetapi herbal tingkat langit itu untuk makluk langit. Kultivasi paling tidak adalah pratisi qi lapisan ke 5 atau 6 untuk memurnikan herbal tingkat langit kualitas rendah. Ya semakin tingkat kultivasi maka semakin tinggi kulitas serta persentase keberhasilan juga." Shu mu menjelaskan dengan tenang.


Mereka berdua ahkirnya paham.


"Kalo begitu apa yang anda lakukan?" tanya Sheng Feng.


"Tentu saja untuk meningkatkan kultivasi. Tapi metode kultivasi yang aku latih sudah mencapai lapisan sembilan puncak dan tidak bisa naik lagi. Jika ingin meningkatkan kultivasi lagi aku harus mencari metode kultivasi yang cocok atau kalo gak ya mendapatkan penceraan," kata Shu mu.


Mereka berdua mengangguk mengerti.


Lalu dia melanjutkan lagi. "Maka dari itu aku mendirikan toko kecil di kota dan hanya memberi tau para pratisi qi lapisan ke-5 keatas. Selain untuk melayani mereka di sisi lain untuk mencari orang yang membawa resep dan menyuruhku untuk memurnikannya. Dengan itu aku bisa mendapatkan pemahaman tentang Dao of arcemi lebih dalam. Dan setelah melihat resepmu aku seperti mendapatkan penceraan. Itu seperti ada ungsur mendalam jadi aku ingin menemuinya."


"Jadi kenapa kau masih mau memberiku?" Tanya Sheng Feng dengan penasaran. Jika itu masalahnya bukankah memberi Sheng Feng herbal tidak memberi dia keuntungan apapun.


Shu mu tersenyum dan mengatakan. "Kalaupun master itu tidak ada bukan berarti kamu tidak tau."


Sheng Feng menatapnya dengan kagum dia memuji Shu mu. "Anda benar-benar memiliki mata yang bagus."


Harusnya memang benar, tidak mungkin orang memberi tau resep obat tampa memberikan metode untuk pemurniannya. Bukankah itu sama saja menyuruh orang untuk membeli komponen mobil namun tidak di beri tau cara pemasangannya. Bukankah itu menjadi sebuah kebodohan?


"Hehe tentu saja itu karena pengalaman," sangkal Shu mu.


"Jadi apa kau mau memberi tau ku akan kupastikan juga akan membantumu untuk memurnikannya." Shu mu berkata dengan penuh semangat.


Sheng Feng mengangguk setuju "Baiklah."


Lalu Sheng Feng mulai mengatakan tentang metode yang tertulis di benaknya. Sheng Feng juga mengatakan kalo dia mengalami penyakit 'merindian tertutup' yang langka membuat Shu mu dan Wei Linqin teperanga.


Shu mu menatap Sheng Feng dengan tidak percaya.


Itu penyakit yang sangat langka mungkin satu dari 10.000 orang! Dan sekarang dia berada di ranah pratisi qi dalam kondisi seperti itu. Apa yang telah di laluhi pemuda ini? Dia pasti sangat kesulitan.


Shu mu menghela nafas dalam-dalam. Dunia benar-benar begitu kejam.


"Baiklah karena aku sudah tau mari kita mulai pengobatannya." Shu mu berkata lalu berdiri dan berjalan menuju ke arah paldium pil.


Sheng Feng mengangguk setuju lalu berdiri dan mengikutinya.


"Linqin pergi ambil herbal yang tertulis di sana!" perintah Shu mu.

__ADS_1


"Baik guru." Wei Linqin menjawab dan segera pergi mengambil herbal. Dia berlari kearah lain meninggalkan mereka berdua.


Shu mu dan Sheng Feng berjalan duluan menuju paldium pil.


__ADS_2