PERJALANAN DEWA RENKARNASI

PERJALANAN DEWA RENKARNASI
Lapisan pertama Teknik Pedang Kematian.


__ADS_3

Di kedalaman air sungai yang gelap dan sunyi. banyak beast yang bersembunyi di kegelapan. Seorang yang terlihat muda dengan tubuh yang berdara di bagian dada seperti luka tusukan yang tembus sampai belakang. Orang itu tidak sadarkan diri dan perlahan tenggelam kebawah air.


Dia tiba-tiba membuka mata.


Ah, kenapa, kenapa mereka melakukan ini? Apakah sejak awal apakah aku di jebak?


Sheng Feng merasakan perasaan mati rasa lemas di seluruh tubuhnya. Dia ingin menjerit, namun air masuk ke mulutnya dalam jumlah besar. Sheng Feng merasa dingin dengan belaian air yang meyelimuti tubuhnya. Sepertinya Dia akan mati kapan saja.


Dia merasakan pedih di dadanya seperti ribuan jarum menusuknya.


Tidak!


Hem, begitu ya mereka sengaja menjebakku sejak awal. Apa mereka menginginkan hartaku?


Tunggu! Aku benar-benar tidak boleh mati di sini. hartaku! bukan, kristalku!


Di mulai mengingat krisatal yang di titipkan Zhang Mo padanya. Jadi bagaimana jika anda mengambil harta saya? Saya tidak perduli, namun untuk kristal itu aku tidak bisa membiarkannya.


"Kalian boleh mengambil semua dariku namun jangan ambil itu." Geramku dalam hati di penuhi dengan kemarahan. Itu adalah satu-satunya yang di berikan kak Mo padaku. Selain itu dia mengatakan agar aku menjaganya.


Tidak akan ku biarkan! Bunuh! Bunuh! Bunuh!


Tiba-tiba aku merasakan sejuk di dadaku perasaan dingin dan damai meresap ke jantung dan menyejukana jeroan. Ada ledakan energi yang tidak bisa aku tahan. Secara cepet itu menerobos beberapa titik merindian yang tertutup. Dalam waktu singkat 9 merindian terbuka.


Apa? Kenapa? Ada apa?


Perasaan nyaman dan damai tadi seakan mimpi. Karena setelah itu adalah rasa sakit yang luar biasa datang, setiap inci sel kulit ku berteriak seperti di potong-potong menjadi beberapa bagian. Darah mengalir dari ketujuh lumbang namun itu langsung tersapu oleh air.


Ini di karenakan penyakit Sheng Feng belum di sembuhkan maka pembukaan merindian menjadi sangat menyakitkan.


Rasa menyakitkan itu cukup singkat setelah itu dia merasakan sesuatu yang mengalir di tubuhnya.


Qi sejati mulai mengalir membentuk sebuah sungai qi yang terhubung dari setiap merindian yang terbuka. Dia merasa seperti telah lolos dari belenggu. Dan mendapati dunia baru. Tubuhnya sangat seperti menjadi lebih ringan.


'Pratisi qi Lapisan pertama'


Sekarang Sheng Feng merasakan segar kembali, setiap sel tubuh yang telah hancur di pulihkan dengan perlahan. dia merasa tubuhnya di penuhi dengan energi.


Dia sudah tenggelam cukup dalam, namun secara tiba-tiba dia bisa bernafas. Apa kenapa aku bisa bernafas di dalam air?


Sejak awal Sheng Feng seharusnya bisa bernafas di dalam air. Di karenakan sejak awal energi yang dia gunakan adalah qi sejati.

__ADS_1


Seperti yang perna di utarakan qi sejati adalah qi murni dunia yang memiliki banyak kegunaan termasuk memelihara tubuh dan menjadi abadi. Dan apa itu bernafas di dalam air? Bukankah itu hal yang remeh untuk seorang yang menggunakan qi sejati.


Bahkan untuk melindungi tubuh dan berenang di lava itu masih merupakan hal yang mungkin.


Penerobosannya mencapai pratisi qi menyebabkan riak di air yang tenang. Aura nya menyebar keseluru penjuru sungai. Beberapa Beast tipe ikan yang berada di dalam air itu menggigil ketakutan.


Dia perlahan berenang ke permukaan dan mencapai daratan.


Dia berdiri dengan tenang menghadap ke arah kota Gang Ma di kejauhan. Dengan tatapan sangat tajam dan niat membunuh terpancar di matanya.


Jadi begitu!


Dia ahkirnya mengerti apa yang terjadi. Karena 'teknik pedang kematian' yang dia gunakan telah mencapai lapisan pertama. Maka dengan itu Sheng Feng berhasil mendorong dan membuka 9 merindian sehingga dia menerobos ke lapisan pertama pratisi qi.


Dan dia juga memahami sesuatu, kanapa dia tiba-tiba menerobas lapisan pertama teknik pedang kematian. Itu di karenakan dia sangat marah dan marah sehingga tampa sadar niat membunuh keluar secara tidak sengaja.


Kebencian itu menjadi kemarahan yang sangat mendalam sehingga menjadikan niat membunuh yang padat. Selama ini Sheng Feng tidak perna memiliki ke beranian untuk membunuh ketika berhadapan dengan manusia dan baru kali ini Sheng Feng sangat merasakan keinginan untuk membunuh.


Dan itu juga alasan kenapa 'Teknik Pedang Kematian'yang Sheng Feng kembangkan dapat menerobos.


Itu di karenakan, "Niat membunuh."


Jadi bagaimana jika dia tidak bisa membunuh? Pada ahkirnya teknik pedang kematian adalah jalan pedang dan jalan pedang adalah pembunuhan. Lalu bagaimana caranya agar dia bisa mencapai jalan itu jika dia bahkan tidak memahami esensi dari pedang itu sendiri.


Maka tidak heran usahanya untuk mencapai lapisan pertama teknik pedang kematian sama sekali tidak berkembang. Sekarang dia telah mendapatkan pemahaman seperti apa jalur pedang itu.


Pedang bukanlah lambang dari keadilan, Pedang bukanlah lambang dari kekuatan, tetapi pedang hanyalah sebuah alat. Ya, alat untuk pembunuhan.


Jalan pedang adalah jalan pembunuhan.


Bunuh, Bunuh dan bunuh.


Tidak perduli apakah itu orang baik ataupun jahat pedang bisa menebas mereka semua.


Dia mencengkram gagang pedang di pinggangnya dengan penuh tekat.


Hanya satu kata yang terucap dari mulutnya. "Bunuh!"


...


.

__ADS_1


Di markas kelompok pemburu serigala.


Sekelompok sekitar 10 orang berkumpul di sana. Cie Zhu berada di tenga-tenga mereka sambil membawa kantong semesta di tangannya. Yang lalinnya menatap Cie Zhu dengan senyuman.


"Bos, apakah bocah itu cukup kaya." Tanya salah seorang dari mereka sambil menatap Cie Zhu.


"Kita lihat saja," jawab Cie Zhu.


"Kalo begitu tunggu apa lagi, cepat buka," desak yang lainnya.


"Bukankah dia cukup kaya, seperti yang di katakan Tuan muda keluarga Lie," yang lain berpendapat.


"Hehe, ku rasa begitu jika dia cukup kaya bukankah kita untung besar. Kita sudah dapat bayaran dari tuan muda Lie. Bukankah ini sama saja dengan membunuh 2 burung dengan 1 batu!" Seru seseorang dia adalah salah satu dari 3 pratisi qi di kelompok serigala.


Mendengar ini orang-orang juga memiliki mata yang bersinar, jika untung besar kali ini bukankah kita akan berpesta. Lalu mereka menatap Cie Zhu dengan tatapan mendesak seperti sedang bicara 'cepatlah'.


Cie Zhu mengangguk lalu mengangkat kantung semesta itu. Dia mulai menyalurkan qi nya dan membuka kantong semesta. Lalu mengeluarkan ribuan koin emas dari situ.


Melihat ini orang-orang menatap dengan tatapan gembira. Meskipun ada pratisi qi di kelompok serigala namun koin emas juga cukup digunakan oleh mereka. Terutama untuk bersenang-senang, pergi ke rumah bordi dan judi.


Setelah itu Cie Zhu mengeluarkan beberapa jimat kuning kualitas rendah. Sekitar ada 10 jimat kualitas rendah namun semua yang ada di ruangan itu bergetar ketakutan.


Untungnya mereka membunuh Sheng Feng dari belakang tampa perlawanan. Jika Sheng Feng menggunakan jimat itu tidak tau konsenkuesi apa yang akan mereka hadapi.


Karena daya serang jimat kelas kuning itu sama dengan pratisi qi lapisan ke-2. Bukankah ini sama saja mencari kematian.


Mereka ahkirnya bisa menghela nafas lega. jadi bagaimana jika dia punya jimat kelas kuning. Pada ahkirnya dia belum sempat menggunakannya. Dan dia sudah mati, orang mati tidak layak di sebut.


Namun ada yang mereka pertanyakan. Apa bocah itu memiliki latar belakang tertentu?


Akan tetapi setelah berpikir Sheng Feng sudah mati mereka menjadi tenang kembali.


Lalu Cie Zhu mengeluarkan item terahkir yang yang ada di kantung semesta milik Sheng Feng. Dia mengeluarkan sebuah kotak kayu kecil.


"Apa ini," gumam Cie Zhu penasaran.


"Coba saja di buka," yang lain menyarankan.


Setelah itu Cie Zhu.perlahan membuka kotak itu dan menemukan sebuah kristal biru yang kedua ujungnya runcing. Dan mereka yang berada di ranah pratisi qi dapat merasakan ada qi sejati yang terpancar keluar dari kristal itu.


"Ini," gumam Cie Zhu lagi.

__ADS_1


__ADS_2