PERJALANAN DEWA RENKARNASI

PERJALANAN DEWA RENKARNASI
Wei Linqin.


__ADS_3

2 hari telah berlalu sejak kepergian Sheng Feng. Dia pergi kentempat yang di tunjukan oleh resepsionis itu. Setelah mencari beberapa saat dia menemukan nya. Ahkirnya mereka mulai bertempur.dan Sheng Feng berhasil mengalakan nya.


Dia berhasil mengalakannya dengan muda. Itu sangat muda seperti mengambil permen dari anak kecil. Dia bahkan mulai berpikir apakah 'Racun Hidup' sangat lemah atau karena dia yang begitu kuat. Dia tidak tau, tapi dia tidak perduli yang terpentinting adalah dia berhasil mendapatkan batu roh. Setelah menyelesaikan misi nya Sheng Feng kembali ke kota Gang Ma.


Hal pertama yang di lakukan Sheng Feng adalah menukar hadiahnya. Dia masuk ke guild itu dengan tenang. Seperti biasa guild itu sangat gadu seperti pasar. Sheng Feng tidak mempermasalakan itu karena itu memang ciri khas dari bar. Kalo tenang dan damai itu tidak layak di sebut bar, mungkin anda bisa menyebutnya kafe.


Sheng Feng masuk ke dalam guild itu dan berjalan menuju kasir. Setiap orang yang mengingat Sheng Feng sedikit terkejut. Bukankah dia dalam.perjalanan untuk membasmi 'Racun Hidup'? Bagaimana mungkin dia bisa kembali begitu cepet? Apakah dia menyerah dan kembali begitu saja?


Atau apakah memang dia sekuat itu? Apakah rumor tentang dia yang menghancurkan kelompok seriga itu benar?


Faktanya banyak yang mengiat saat malam kehancuran kelompok serigala Sheng Feng adalah yang terahkir bertemu dengan mereka. Jika Sheng Feng memang memiliki kemampuan sekuat itu, akan menjadi wajar jika dia yang menghancurkannya.


"Apa kau berhasil?" Resepsionis itu menenangkan keterkejutannya dan bertanya dengan nada formal.


"Iya." Jawab Sheng Feng dengan nada tenang lalu mengeluarkan sebuah kantung. Dia melemparkan kantung itu ke resepsionis dengan acuh-takacuh sebagai bukti keberhasilannya. Kantung itu mengeluarkan aroma darah yang padat.


Resepsionis itu memeriksa isi kantung tersebut. Dia mendapati kepala manusia yang telah di penggal. Itu adalah kepala dari target yaitu Ximen Long. Resepsionis itu tidak terkejut tentang ini, dia seperti sudah biasa dengan ini semua.


"Selamat atas keberhasilan anda tuan, tolong tunggu hadiahnya." Kata resepsionis itu dengan sopan kemudian dia pergi ke belakang sambil membawa kantung itu sebagai bukti.


Melihat ini orang-orang di sana menjadi mengerti bahwa Sheng Feng berhasil. Dan dia menyelesikanya dalam waktu 2 hari saja, itu membuat orang-orang tau seperti apa kekuatan Sheng Feng.


Bahkan jika itu 2 minggu kelompok pemburu serigala belum tentu bisa melakukannya. Dan ini juga mengkonfirmasi lebih dalam tentang tebakan mereka bahwa Sheng Feng yang bertanggung jawab atas hancur nya kelompok serigala.


Tapi meskipun begitu tidak ada yang berani mengatakan sesuatu. Jadi bagaimana jika kelompok serigala di hancurkan olehnya? Pada ahkirnya itu bukanlah urusan mereka. Bukankah jika harus ikut campur maka mereka yang akan dihancurkan selanjutnya.


Mereka tidak tau seperti apa tempramen Sheng Feng. Sheng Feng juga baru saja bergabung baru-baru ini. Jika Sheng Feng adalah orang yang pemarah bukankah itu akan menjadi masalah. Lagi pula tidak ada yang tau seperti apa cerita di balik itu semua.


Jadi terkadang diam adalah pilihan yang terbaik.


Selain itu tidak ada yang mempermasalahkan tentang kehancuran kelompok itu. Pada ahkirnya mereka hanya bersenang-senang. Mereka juga menganggap ke berhasilan guild itu adalah berkat mereka. Akibatnya mereka menjadi sangat sombong dan mendominasi misi.


Sampai mereka sangat sejatera dan di kenal sebagai kelompok pemburu terbaik di kota Gang Ma.


Seperti yang perna di singgung sebelumnya, meskipun guild pemburu bayaran memang berupaya untuk menangkap dan memburu penjahat di wilaya kerajaan muen. Namun itu bukanlah penghasilan utama mereka, penghasilan utama mereka adalah dari misi masyarakat. Seperti mengumpulkan daging, obat, melawan beast yang menganggu pertanian dan sebagainya. Dan bagaimana jika misi itu telah di dominasi oleh kelompok tertentu. Hasilnya adalah mereka menjadi sangat terkekang.


Meskipun mereka tidak senang dengan kelompok pemburu serigala. Akan tetapi saat mereka mendengar kemusnaan kelompok itu mereka cukup sedih. Itu di karenakan guild tempat mereka bekerja memiliki banyak misi dikarenakan popularitas mereka.


Namun setelah mendengar ada master pratisi qi baru yang masuk mereka menjadi bersemangat kembali. Selain itu dia berhasil memburuh sang 'Racun Hidup'. Jika berita itu menyebar bukankah itu bisa mengembalikan kepercayaan masyarakat terhadap guild.

__ADS_1


Selain itu sejauh ini belum ada master qi sejati yang pernah di buru oleh guild. Palingan penjahat yang di buru berada di bawah ranah pratisi qi. Alasanya adalah karena mereka main aman dan tidak ingin terlibat terlalu banyak masalah. Selain itu bagaimana jika penjahat yang dia buru adalah bawahan dari kelompok yang lebih kuat? Bukankah itu sama saja dengan bunuh diri?


Maka dari itu mereka harus berpikir dua kali jika harus memburu orang yang memiliki kekuatan setara atau satu level di bawah mereka.


Setelah menunggu beberapa lama resepsionis itu ahkirnya datang lagi.


"Maaf menunggu lama tuan, ini hadiah anda." Resepsionis itu berkata sambil memberikan sekantung penuh batu roh.


"Terima kasih." kata Sheng Feng.


"Anda bisa menghitungnya kembali, tuan," ucap Resepsionis itu.


"Ah, tidak perlu," tegas Sheng Feng.


Resepsionis itu tidak bicara lagi dan membungkuk dengan sopan. Melihat ini Sheng Feng mengangguk dan berbalik pergi.


"Ah, tunggu!" teriak resepsionis.


Sheng Feng berhenti seketika dia berbalik dan mengatakan. "Apa ada yang lain."


"Tidak, hanya saja saat tuan pergi untuk misi ada yang mencari anda tuan." jelas resepsionis.


"Aku tidak tau dia hanya mengatakan, penjaga toko obat yang anda temuhi." Resepsionis itu menjelaskan kepada Sheng Feng dengan wajah berpikir. Dia juga tidak tau berapa banyak toko obat di kota Gang Ma.


Mendengar ini Sheng Feng tiba-tiba teringat dengan pemuda yang ia temuhi beberapa hari yang lalu. Dia berpikir apa yang di inginkan oleh pemuda itu.


Melihat ekspresi Sheng Feng seperti tau sesuatu resepsionis itu bertanya. "Apa tuan sudah mengetahuinya?"


"Iya, faktanya aku baru saja datang ke 1 saja toko obat saja. Jadi itu tidak akan sulit," jawab Sheng Feng jujur.


"Kalo begitu syukurlah," ucap resepsionis.


"Baiklah, kalo begitu aku akan menemuinya. Aku juga tidak tau apa yang dia inginkan." Sheng Feng berkata dengan salah satu tangan nya menyentu dagu membuat wajah berpikir.


"Baiklah," kata resepsionis.


"Iya, terima kasih telah memberi tau ku," kata Sheng Feng.


"Tidak masalah," jawab resepsionis.

__ADS_1


Sheng Feng tersenyum dan mengangguk menandakan dia sedah mengerti. Dia berbalik pergi keluar dari guild itu dengan langka besar.


Sheng Feng mencari makan di pinggir jalan setelah selesai makan Sheng Feng pergi melanjutkan perjalanan nya. Dia berjalan menuju ke toko obat yang dia datangi beberapa hari yang lalu.


Setelah beberapa menit berjalan ahkirnya Dia menemukan tempat yang ia tujuh. Dia langsung masuk seperti rumahnya sendiri dan melihat seorang pemuda yang tertidur di sana.


"Kenapa kau selalu tidur!" Teriak Sheng Feng sambil menggebrak meja dengan keras.


Brakk.


Pemuda itu langsung bangun karena terkejut. Tubuhnya gemetar seperti baru saja di ceburkan ke air dingin. Ekspresinya kosong arwanya sepertinya belum kembali dari alam mimpi.


Dia ahkirnya sadar kembali kekenyataan. Setelah melihat sekeliling ahkirnya dia menemukan Sheng Feng. Dia menatap Sheng Feng dengan ekpresi penuh dengan dendam.


"Tidak bisakah kau bersikap lebih halus!" teriak pemuda itu.


"Lagipula kenapa kau selalu tidur?" tanya Sheng Feng.


Pemuda masih marah jadi dia berteriak. "Bukan aku yang selalu tidur cuman kebetulan saja kau datang saat aku sedang istrirahat!"


"Bukankah kau murid yang tidak kompeten, tidak melaksanakan tugas dari gurumu dengan baik?" goda Sheng Feng.


Mendengar ini pemuda itu langsung tutup mulut. Dia menatap Sheng Feng dengan tatapan tidak tau malu, bisa-bisanya di mengatakan itu. Karena tidak ingin main-main lagi Dia mulai menenagkan diri dan berkata dengan tenang.


"Baiklah hentikan omong kosong ini dan kita mulai ke intinya."


"Benar, kenapa kau mencariku?" Sheng Feng ahkirnya teringat tujuan nya datang ke mari.


"Bukan aku tapi guru ku." Jawab pemuda itu, dia mulai berdiri dari kursi dan berjalan menuju Sheng Feng.


Sheng Feng Menatapnya dengan tenang dan ingin melihat apa yang akan dia lakukan.


"Sebelum itu perkenalkan namaku Wei Linqin murid dari Sekte Lemba Obat." Pemuda itu memperkenalkan dirinya sambil menjulurkan tangan.


"Sheng Feng." Sheng Feng menjabat tangan pemuda itu dan memperkenalkan diri juga.


"Baiklah tuan Feng aku tidak tau apa yang guru inginkan jadi tolong ikuti aku." Kata pemuda itu tampa basa-basi langsung keluar dari toko.


Melihat ini Sheng Feng mengikutinya dari belakang. Dia tidak tau apa yang di inginkan master dari pemuda itu. Tapi Dia yakin mereka tidak berniat. jahat.

__ADS_1


.


__ADS_2