
"Sialan kau meremekan ku?" Teriak Lei Yu tidak senang. dia menyerang lurus menuju Sheng Feng. Pedangnya yang di aliri kekuatan internal bersinar dengan cahaya berapi-api.
Satu ayunan pedang ke arah Sheng Feng dengan saangat cepat. Sheng Feng mengaliri gapru yang dia bawah dengan Qi Sejati.
Selain lebih kuat dari kekuatan internal Qi sejati memiliki banyak sekali kegunaan. Seperti yang perna di sebut dulu, itu bisa memelihara umur. dan masih banyak lagi kegunaan lain nya.
Ayunan cukup deras mengalir menuju Sheng Feng dan Dia mencoba menepisnya dengan garpu di tangan nya.
Tinngg!!
Garpu dan pedang itu berbenturan. Dengan bunyi yang cukup keras. Atmosfer ruangan menjadi sangat berat. Panas, tajam, dan kekerasan membuat atsmosfer restouran yang tadinya damai menjadi mencengkam. Orang biasa yang tidak perna belajar beladiri bahkan pinsan karena tidak kuat menahan atsmosfer itu.
Orang-orang yang masih berdiri rata-rata adalah seorang ahli beladiri dan ada beberapa orang biasa yang masih bisa bertahan. Mereka semua menatap ke arah kedua pria yang beradu itu. Yang satu menggunakan pedang dan yang lain nya menggunakan grapu. Kedua pria itu berdiri di sana seperti patung yang menggambarkan seorang palawan yang menaklukan kejahatan dengan grapu.
Mereka menatap kosong ke arah Sheng Feng.
Bagaimana bisa itu terjadi? Kalau pun tuan muda Lie tidak bisa menggunakan kekuatan penuh dari artefak tingkat bumi kualitas rendah! Itu seharuanya masih akan lebih kuat dari pada artefak tingkat biasa yang di pakai para master ranah penyempurnaan jiwa. Bagaimana itu bisa di tangkis begitu saja hanya dengan garpu. Bahkan jika itu artefak biasa pun akan terpotong dengan mudah seperti memotong mentega.
Nona Gong dan resepaionis itu juga sangat tercengang.
'Bagaimana ini mungkin?'
'Mustahil.'
Lie Yu ahkirnya tersadar dia menatap pedang di tangan nya. Bagaimana ini bisa terjadi?
Dia berteriak di dalam hati dengan sangat malu. Bukan hanya itu, di bandingkan rasa malu ini yang lebih tidak bisa dia terima adalah posisinya sebagai Patriak selanjutnya pasti akan di hapuskan. Karena dia di anggap memalukan keluarga.
Selain itu di mata para pedagang kaya yang ingin dia ambil simpatinya malah akan berbalik dan meragukan nya. Jika ini masalah nya dia benar-benar bisa melupakan untuk menjadi patriak selanjutnya.
Dia tadinya mencoba mengurangi kekuatan nya agar tidak menciptakan pembunuhan di penginapan ini. Namun siapa yang mengira dia malah di permalukan. Dia benar-benar marah dan malu. Wajahnya merah, dia bernafas dengan cepat. Seperti dia sekarang adalah binatang buas yang siap mengamuk kapan saja.
Melihat ini para pengawal ahkirnya sadar dari keterkejutaan nya. Mereka langsung memasang kuda-kuda dengan mata tajam. Seperti siap menerima perintah apa saja yang di berikan.
__ADS_1
"Tidak, aku tidak terima ini! Aku tidak menggunakan kekuatan penuh ku. Aku akan mulai serius kali inu!" Karena mempertarukan posisi patriak nya dia berteriak seperti orang gila. Dia mulai menyuntikan energi internal secara gila-gila. Pedang itu bercahaya panas dan seperti akan meledak kapan saja.
Lie Yu dengan senyum gila. keringat juga mulai mengembun di dahi Lie Yu. Dia sangat kelelahan karena menyuntikan energi internal yang terlalu banyak. Namun dia seperti tidak perduli akan kelelahan itu karena posisi patriaknya di pertarukan. Dia harus menang saat ini juga.
Udara menjadi panas membuat orang-orang tidak nyaman.
Melihat keributan itu tidak lagi bisa terkendali. Gadis resepsionis itu pun mulai menghentikan nya.
"Saudara Lie mohon hentikan semua ini." katanya dengan tenang.
Orang-orang cukup kaget. Apa? Apakah dia berani menghentikan tuan muda Lie?
Bagaimana mungkin Lie Yu yang sedang marah mentoleri ini? Dia malah menjadi lebih marah.
"Apa urusan mu, biarkan aku menyelesaikan bisnisku!" teriaknya dengan tidak senang.
"Aku tidak akan mengganggu bisnis mu. Namun jika kau berniat bertarung lebih baik jangan di penginapan ini."
Gadis resepsionis hanya menatap Lie Yu dengan tenang dan dengan sedikit senyum sinis muncul di sudut mulutnya dia berkata.
"Hehe kau mungkin bisa berbuat semau mu di luar. Akan tetapi jika kau membuat keributan di sini apa kau yakin ingin menerima konsenkuesi nya?"
Mendengar apa yang baru saja di katakan gadis itu kegilaan yang di lakukan Lie Yu tiba-tiba menjadi tenang. Atsmosfer panas dan tidak nyaman perlahan menghilang. Ruangan kembali menjadi damai dan sejuk seakan perasaan panas dan tidak nyaman tadi hanyalah ilusi.
Lie Yu menyimpan pedangnya di kantong semestanya lalu menghadap ke arah resepsionis wanita itu.
Dia membungkuk dengan sopan " Maaf atas kelancangan saya nona."
Lalu dia berjalan keluar dari penginapan itu.
Melihat tuan muda mereka pergi pengawal itu mengikutinya. Meskipun dia tidak tau kenapa gadis itu bisa menghentikan tuan muda mereka.
Orang-orang juga merasa kebingungan dengan apa yang di lakukan tuan muda keluarga Lie. dia adalah tuan muda dari keluarga Lie. Dan keluarga Lie merupakan salah satu dari 5 keluarga besar yang ada di kota Gang Ma.
__ADS_1
Mengingat sifat yang sombong dan angku. Dia suka berbuat seenaknya di kota Gang Ma. Pergi ke rumah bordi dan menghajar orang yang dia anggap penganggu. Bagaimana mungkin orang seperti itu bisa begitu patuh?
Melihat Lie Yu pergi menggalkan rumah makan ini. Gong Yun yang duduk di belakang resepsionis wanita itu tersenyum kecil.
Sheng Feng juga merasa bingung atas apa yang baru saja terjadi. Lalu dia melirik ke arah garpu yang dia pegang. ternyata di garpu itu terdapat bekas terbakar dan seperti akan putus kapan saja.
Seberapa kuat pedang itu?
Dia menyalurkan Qi sejati ke garpu itu. Selain itu dia menggunakan metode 'Teknik Pedang Kematian' untuk menangkis. Pada saat di hutan dia bahkan menyayat leher Heina dengan tangan kosong dengan teknik itu. Namun sekarang dia menggunakan garpu dan ternyata garpu itu juga tidak bisa bertahan lama. Untuk menahan gemburan dari pedang itu.
Saat di hutan dia pernah mendorong metode 'Teknik Pedang Kematian' sampai batas namun entah kenapa dia masih belum bisa mencapai tingkat pertama.
Dia masih bingung 'kenapa sangat sulit?'. Dan ahkirnya metode penempaan tubuh mayat yang berhasil mencapai lapisan pertama.
Bahkan dalam perjalanan ke kota Gang Ma dia sesekali berlatih 'Teknik Pedang Kematian'. Entah itu gerakan atau kultivasi, akan tetapi tetap saja sulit mendapatkan kemajuan.
Akan tetapi Teknik Pedang kematian Sheng Feng masih lah sangat kuat. Saat dia melakukan tebasan di leher Heina. Heina itu bisa terbunuh dengan mudah. Walaupun hanya dengan tangan kosong. Dia hanya butuh satu tebasan.
Namun setelah menemukan ini dia sangat tercengang. Apakah senjata Artefak tingkat bumi kualitas mengah memang sekuat itu? Jika itu benar lalu bagaimana dengan herbal tingkat bumi kualitas tinggi yang dia butuhkan. bukankah itu akan sangat mahal? Apakah koin emas yang di berikan kak Mo cukup?
"Tamu, apa yang kau butuh kan?"
Tiba-tiba suara manis dan sopan terdengar dari belakang Sheng Feng. Sheng Feng kembali sadar dari lamunan nya. Lalu berbalik menghadap ke arah sumber suara. Dia menemukan resepsionis cantik yang berdiri di sana dengan sopan.
"Ah, aku lapar."
"Kenapa anda tidak mandi dulu tuan?"
"Tidak bisa kah aku makan dulu?"
"Kau akan mengganggu tamu yang lain!"
"Baik lah kalo begitu aku pesan satu kamar."
__ADS_1