PERJALANAN DEWA RENKARNASI

PERJALANAN DEWA RENKARNASI
Teknik mata iblis pemusnah.


__ADS_3

Di sebuah ruangan tempat yang cukup mewah. Seorang pria parubaya duduk di kursi besar. Dia adalah Li Mingyu pemimpin dari kelompok bandit Kuda Kematian.


Di sisinya ada sekitar 5 pria tua.Delapan pria itu adalah para kriminal ternama di sekitar wilaya ini. Mereka semua memiliki kultivasi pratisi qi lapisan pertama.


Li Mungyi menatap mereka dan bertanya, "Apa yang terjadi?"


"Ximen Long telah mati." Jawab salah satu dari mereka.


"Benar apa yang di katakan saudara Gu." Tegas yang lain membenarkan. Dia adalah Shi Wusang salah satu dari 7 kriminal terkenal di sekitar kota Gang Ma.


Mereka berlima adalah salah satu dari 7 kriminal di sekitar sini. Ketujuh kriminal ternama itu membentuk sebuah aliansi. Maka dari itu seorang di ranah pratisi qi belakah akan berpikir 2 kali untuk menyinggung mereka.


Kelompok itu di pimpin oleh Li Mungyi. Karena Li Mungyi adalah pemilik kelompok terbesar. Selain itu dia adalah satu-satunya yang berada di ranah pratisi qi lapisan ke-2.


"Jelaskan padaku." kata Li Mungyi.


Orang yang di sapa dengan nama Gu itu adalah Gu Wei. Dia adalah kulivator jalur iblis. Dia mengambil keperawanan gadis muda untuk di jadikan tungku kultivasinya. Hal ini membuatnya menjadi buronan.


"Aku tidak tau, Tapi di lihat dari jejak pertempurannya sepertinya mungsunya sangat kuat sehingga Ximen Long sudah mati sebelum bisa melakukan perlawan." jelas Gu Wei.


"Apa?" Li Mungyi sangat terkejut mendengarnya. Dia tau kekuatan Ximen Long.


"Ya, itulah kenapa kami menemuimu di sini. Kami takut orang itu adalah dari kelompok bounty hunter. Jika begini maka kami adalah sasaran selanjutnya," kata Gu Wei.


"Dan kita harus membalaskan dendam saudara Long." Orang bicara adalah Chi Xu. Dia adalah orang yang paling dekat dengan Ximen Long. Mereka seperti saudara dan saat dia mendengar kematian Ximen Long dia sangat marah.


Yang lain seperti tidak ingin membuat masalah. Tapi mereka tidak mengatakan apa-apa. Lagi pula sepertinya mungsu hanya satu orang. Jika mereka bersatu kemungkinan mereka akan menang. Bukankah dua telapak tangan tidak bisa untuk menahan 4 tinju sekaligus?


Tiba-tiba seorang pria setenga baya masuk. Dia berlari dan berlutut di depan Li Mungyi. "Maaf, boss ada sesuatu yang darurat."


"Ada apa?" tanya Li Mungyi.


"Ada orang yang mengacau di gerbang." jawab pria itu.


"Apa! Dia pikir ini taman bermain?" Kata Li Mungyi dengan marah. Bahkan masalah Ximen Long belum selesai. Sekarang ada orang bodah yang ingin bermain dengannya.


"Bos aku tau siapa dia." kata pria itu lagi.


"Siapa?" tanya Li Mungyi.


"Dia adalah orang yang kita temui di desa yang sudah kami hancurkan itu. Sepertinya dia yang kamu cari." jelas pria itu.


"Begitu ya jadi ikan itu sudah menyambar umpannya?" gumam Li Mungyi.


"Tapi boss," kata pria itu lagi.


"Apa lagi!" Li Mungyi mulai sedikit kesal.

__ADS_1


"Itu, dia tidak seperti saat kita pertama kali bertemu. Dia menjadi lebih kuat," jelasnya.


"Bukankah saat itu kau bilang dia master penyempurnaan qi?" kta Li Mungyi.


"Benar." jawabnya membenarkan.


Mendengar jawabnya Li Mungyi merenung.


Kalo begitu dalam beberapa minggu dia sudah mencapai pratisi qi. Ini semakin meyakinkan kalo dia orang yang menemukan kolam qi sejati.


Bagus, bagus dengan begini aku bisa mendapatkan itu!


Tiba-tiba Li Mungyi tetawa terbahak-bahak yang membuat orang yang melihat bingung, mereka mengira Li Mungyi sudah gila.


Ini tujuan sebenarnya dari Li Mungyi, mungkin ingin membantu Ma Fengyan untuk dapat menemukan kolam qi sejati. Namun tentu saja tidak akan membantu jika tampa adanya keuntungan. Dia berniat untuk mendapatkan sumber qi sejati.


"Kalo begitu mari kita sambut tamu kita, hahaha." Katanya sebelum dia berjalan keluar pintu sambil tertawa bahagia.


Mereka mengikuti Li Mungyi keluar.


...


Di area yang luas.


Ini halaman dari kelompok bandit itu. Luasnya sekitar 4 kali lapangan sepak bola. Ada ribuan orang yang berdiri di sana. Kekuatan mereka bervariasi, mulai dari Penyempurnaan qi sampai master beladiri. Sheng Feng berdiri di tenga-tenga ribuan orang itu dengan senyum gila terpancar di wajahnya.


Orang-orang di sana bergetar ketakutan melihat Sheng Feng namun mereka memberanikan diri untuk tetap bertahan.


Orang yang di sapa Xi itu menjawab, "Jangan berpikir yang macam-macam, ketika boss Li datang bocah itu akan merasakan apa itu hal yang lebih buruk dari pada kematian."


.


"Hehe, kalian banyak juga!" kata Sheng Feng.


"Hancurkan dia." Mereka langsung menyerang Sheng Feng.


"Tebasan kematian." Sheng Feng mengayunkan pedangnya secara diagonal. Dan sebuah bila hitam terbentuk dari udara tipis.


Mereka yang akan terkenah serangan itu langsung menggunakan teknik perlundungan mereka. Dan sebuah perisai cahaya terbentuk.


Namun setelah mengenai tebasan Sheng Feng perisai teriris sangat rapi begitu saja. Perisai itu sangat lebut dihadapan tebasan Sheng Feng seperti memotong mentega.


Orang-orang itu terpotong dan perisainya hancur satu persatu. Alhasil sekitar 30 orang terpotong dan terbunuh secara instan.


Melihat pembunuhan instan tersebut. Semua yang menyerang menjadi tenang. Mereka benar-benar tidak ingin percaya dengan apa yang terjadi barusan. Namun hal itu terjadi tepat di depan mereka. Bagaimana mungkin mereka bisa tidak percaya?


Bahakan seorang master penyempurnaan qi di hilang kan seperti semut yang tidak penting.

__ADS_1


Semua bandit ketakutan tapi mereka menjadi semakin marah. Meskipun ada yang tidak setia kawan dan ingin melarikan diri. Namun ada juga yang sangat marah dan ingin bertarung sampai ahkir. Karena mereka sudah lama berkumpul hapir seperti sebuah keluarga bagaimana mungkin mereka bisa diam saja melihat keluarganya dia potong seperti memotong sayuran.


Sheng Feng merasakan perasaan luar biasa dari pembunuhan itu. Berbeda dari perasaan saat itu. Kali ini dia seperti sangat menikmatinya.


Seperti sedang mencoba kekuatan barunya. Dia mengelus pedang panjangnya dan bergumam, "Hemm, cukup kuat."


Gumaman cukup keras sehingga seperti cemoohan untuk para bandit. Mereka yang marah langsung menyerang Sheng Feng tampa berpikir.


"Mata iblis pemusnah." Mata kiri Sheng Feng beruba menjadi merah darah. Itu mengeluarkan cahaya kemeraan yang berkilau.


Meraka yang melihat mata itu langsung berdiri kaku. Bahkan mereka yang sedang menyerang Sheng Feng berhenti begitu saja. Selang beberapa detik mereka tersungkur di tanah.


Mereka memegani kepalanya. dan berguling-guling di tanah sambil berteriak.


"arrrgggggg."


Mereka merasakan seperi kepala nya di pukul dengan palu besar dan hancur berkeping-keping. Perasaan itu di ulang terus menerus yang membuatnya berteriak kesakitan.


Karena itu kerusakan dalam jiwa mereka dan bukan tubuh fisik. Rasanya seperti 10 kali lebih sakit dari pada kerusakan fisik.


"Ah, apa yang terjadi." mereka yang tidak tau apa-apa kebingungan.


"Arrgg, bunuh saja aku!" teriak orang yang kesakitan.


"Bunuh aku."


"Bunuh aku."


Mereka yang tidak kuat menahan rasa sakit itu berteriak ingin di bunuh seperti mereka sudah gila. Hal ini membuat yang lain takut sekaligus bingung.


Sheng Feng menon aktifkan mata iblis pemusnahnya. Mata merah darahnya berubah kembali menjadi normal.


Karena di non aktifkan rasa sakit yang mereka derita hilang begitu saja seakan tadi hanyalah ilusi. Mereka bernafas dengan cepat, butir-butir keringat halus mengembun di dahi mereka.


Wajah mereka sangat ketakutan seperti baru saja melihat kematian.


"Hemm, cukup bagus." Lagi-lagi Sheng Feng bergumam seperti sedang main-main dan mencobah jurus.


Tadi adalah 'Teknik Mata Iblis Pemusnah'


Ini alasan kenapa Sheng Feng berhasil mencapai pratisi qi lapisan 3 secara langsung. Itu di karenakan teknik 'Mata Iblis Pemusnah' nya telah mencapai lapisan pertama.


Selain 'Mata iblis pemusnah'


'Teknik pemurnian mayat' juga sudah setenga jalan menuju lapisan pertama. Ini karena dia di murnikan di tunggku saat itu. Yang membuat mencapai peningkatan seperti itu secara tidak sengaja.


Jadi sebagai hasil dia menerobos 2 tingkat sekaligus begitu saja.

__ADS_1


Mendengar omong kosong itu lagi para bandit menjadi semakin marah. Namun mereka tidak ingin bertindak gegaba lagi. Mereka hanya ingin mengulur waktu sampai Li Mingyu datang.


.


__ADS_2