Perjuangan Cinta Lettu Dimas A.P Laksono

Perjuangan Cinta Lettu Dimas A.P Laksono
11


__ADS_3

BAGIAN XI


HALLO PARA PEMBACA SETIAKU.


INI MERUPAKAN NOVEL KETIGA YANG AKU BUAT DAN KETIGA NOVELKU BERKAITAN DENGAN ABDI NEGARA.


NOVEL PERTAMAKU “JODOHKU PAK TARA”


NOVEL KEDUAKU “I LOVE YOU PAK POLISI”


DAN INI YANG KETIGA “PERJUANGAN CINTA KAPTEN DIMAS A.P LAKSONO”


Sebelumnya author minta maaf jika ada yang salah penulisan gelar atau pangkat, karena disini author juga kurang terlalu paham dengan pangkat-pangkat yang ada di dunia militer.


Jika ada kritik dan saran jangan lupa untuk dikomen dibawah karena menurut author komenan dari pembaca semua itu sangat bermanfaat untuk diri author. Terus janganlupa di klik like dan menambahkan kedalam daftar favorit.


Jika ada kesalahan pengetikan author juga minta maaf ya para pembaca setiaku.


HAPPY READING


Author POV


Lelaki sedingin es itu mengikutiku ke ruang tamu.


"Sehat kamu ndan? " Tanya Peltu Bimo.


"Sehat, kan nampak sendiri bugar jasmani rohani" Lettu Dimas.

__ADS_1


"Ijin pulang dulu ya nanti dicari bini dirumah" Kapten Angga.


"Mas ganteng yang kaya boyband Korea, Ripika mau bobok cantik. Kalian kalau nonton jangan berisik nanti ganggu tidur adek" Celetuk Ripika di depan pintu kamar.


Lettu Dimas duduk disofa bersama ketiga bawahannya, siapa lagi kalau bukan ketiga mas-masnya Ripika.


"Bim, kalau lagi jatuh cinta apa yang kamu rasain? " Tanya Lettu Dimas sambil menatap layar televisi.


"Kenapa nanya gitu ndan? " Peltu Bimo Heran.


"Cuma tanya aja, ga usah pasang muka mengintrogasi kalian. Lagian kamu kan banyak pengalaman soal masalah cinta jadi ga ada salahnya kalau bertanya seperti itu sama kamu Bim" Lettu Dimas sambil menoleh kearah Peltu Bimo.


"Lagian nanya begitu, ya kami heran ndan. Sejak kapan komandan kami menanyakan masalah percintaan kepada anggotanya" Praka Harman.


"Cuma mau mastiin aja" Lettu Dimas.


"Aku heran aja, setiap deket sama adek kalian rasanya jantung kaya habis lari maraton" Lettu Dimas.


Peltu Bimo, Praka Herman dan Praka Harman tertawa renyah.


"Ga usah tertawa kalau ga mau disuruh sikap taubat" Celetuk Lettu Dimas.


"Itu tandanya abang suka sama adek kami alias jatuh cinta gitu" Praka Herman.


"Mungkin iya bisa jadi Her" Lettu Dimas sambil tersenyum.


"Kami senang ndan, kalau komandan bisa membuka hati lagi apalagi sama adek kami" Peltu Bimo.

__ADS_1


"Bisa aja kamu Bim" Lettu Dimas sambil tertawa.


"Assalamualaikum, eh mas ku disini rupanya" Pratu Fikri yang tidak lain tidak bukan adalah adik kandung lettu Dimas.


"Waalaikumsalam, masuk bro" Peltu Bimo.


"Seneng amat itu muka kayaknya bg" Pratu Fikri.


"Jelas senang lah Fik, orang lagi jatuh cinta mah gitu" Praka Harman.


"Alhamdulillah ya Allah, akhirnya bisa move on dari masa lalu saudaraku yang satu ini" Pratu Fikri.


Dan langsung diketok jidatnya oleh Lettu Dimas.


"Bentar-bentar emang jatuh cinta sama siapa?, jangan bilang sama Ripika ya mas" Pratu Fikri.


"Kalau sama dia emang kenapa? " Lettu Dimas.


"Gapapa sih, heran aja kok bisa Ripika membuka hati mas yang sebeku itu" Pratu Fikri.


Mereka kemudian tertawa bersama sambil bercerita banyak tentang Ripika sementara orang yang sedang dibicarakan sibuk dengan mimpinya.


"Kelapangan tembak kita sekarang, ada latian" Lettu Dimas.


"Siap komandan" saut 4 orang anggotanya.


Merekapun keluar rumah dan menaiki kendaraannya masing-masing menuju lapangan Tembak yang jaraknya sekitar 400 meter dari rumah Ripika.

__ADS_1


__ADS_2