Perjuangan Cinta Lettu Dimas A.P Laksono

Perjuangan Cinta Lettu Dimas A.P Laksono
14


__ADS_3

BAGIAN XIV


HALLO PARA PEMBACA SETIAKU.


INI MERUPAKAN NOVEL KETIGA YANG AKU BUAT DAN KETIGA NOVELKU BERKAITAN DENGAN ABDI NEGARA.


NOVEL PERTAMAKU “JODOHKU PAK TARA”


NOVEL KEDUAKU “I LOVE YOU PAK POLISI”


DAN INI YANG KETIGA “PERJUANGAN CINTA KAPTEN DIMAS A.P LAKSONO”


Sebelumnya author minta maaf jika ada yang salah penulisan gelar atau pangkat, karena disini author juga kurang terlalu paham dengan pangkat-pangkat yang ada di dunia militer.


Jika ada kritik dan saran jangan lupa untuk dikomen dibawah karena menurut author komenan dari pembaca semua itu sangat bermanfaat untuk diri author. Terus janganlupa di klik like dan menambahkan kedalam daftar favorit.


Jika ada kesalahan pengetikan author juga minta maaf ya para pembaca setiaku.


HAPPY READING


"Jalan itu matanya dipake jangan cuma kaki aja" Lettu Dimas.


"Situ juga jalan kaya kereta api, ngebut aja. berhentinya kalo udah sampe tujuan" Ucapku jengkel.


"Lagian kamu itu lho, jalan kok lelet banget" Lettu Dimas.


"Bukannya lelet, mas aja yang jalan ngebut. Lagian mas itu disuruh nemenin aku belanja. Bukan aku ngintilin mas. Berasa anak ikut bapaknya ke mall" Ucapku dengan mata sinis.

__ADS_1


"Udah selesai ngomel nya? " Tanyanya.


Aku langsung berjalan mendahului manusia super nyebelin, baru beberapa langkah dan tanganku digenggam oleh seseorang dan aku lihat orang tersebut, ya tidak salah lagi. He is Lettu Dimas.


Aku mengerutkan kening tanda bingung.


"Biar kamu ga hilang, nanti kalo kamu kececer susah aku nyarinya. Lagian malam minggu kan mayan juga digandeng laki-laki tampan kaya mas" Ucapnya.


"Dasar jomblo" Ucapku


"Situ juga jomblo kali" Ucapnya balik sambil tersenyum.


Ya Allah senyumnya bikin hati dedek ini lumer batinku


Kami langsung menuju toko perlengkapan sekolah dan membeli berbagai barang yang sudah aku catat di list belanja. Setelah selesai, aku langsung cus membayar ke kasir.


Aku langsung membayar dan langsung saja kresek belanja ku di bawakan oleh Letnan.


"Suaminya, pengertian ya mbk" Ucap ibu-ibu.


Aku langsung beradu pandang dengan Lettu Dimas.


"Kan suami yang baik buk" Ucap Lettu Dimas.


Aku hanya tersenyum simpul dan berjalan keluar toko.


"Mau belanja apa lagi" Tanyanya.

__ADS_1


"Mau beli baju untuk ibu dan bapak" Jawabku ketus.


"Kamu kenapa sih dek? " Tanyanya.


"Jengkel aku sama ibu-ibu tadi, masak iya katanya mas itu suamiku" Jawabku


"Lagian kan ga ada ruginya punya suami ganteng macem mas" Ucapnya.


"Berharap banget situ jadi di suami saya pak" Ucapku.


"Bukan berharap, jodoh siapa yang tau" Ucapnya.


aku langsung menuju toko baju, aku memilih baju yang cocok untuk bapak dan ibu. Setelah dapat aku langsung menuju kasir. Eitss pas jalan menuju kasir aku melihat baju baju kaos warna hitam berkerah abu-abu dan aku langsung mengambilnya.


Aku membayarnya ke kasir, setelah itu aku keluar mall bersama Lettu.


"Makan dulu kita ya, mas laper" Lettu Dimas.


"Oke, aku juga laper" Aku.


"Makan dimana kita? " Tanyanya.


"Lesehan pinggir jalan aja lah mas, biar dikata murah tapi bagi mereka uang yang mereka dapatkan itu sangat berharga" Ucapku.


"oke" Ucapnya.


Dia langsung menjalankan mobilnya menuju salah satu lesehan dan tepatnya kami berhenti lesehan pecel lele.

__ADS_1


Jangan lupa klik like, komen dan tambahkan ke dalam daftar favorit


__ADS_2