
BAGIAN XII
HALLO PARA PEMBACA SETIAKU.
INI MERUPAKAN NOVEL KETIGA YANG AKU BUAT DAN KETIGA NOVELKU BERKAITAN DENGAN ABDI NEGARA.
NOVEL PERTAMAKU “JODOHKU PAK TARA”
NOVEL KEDUAKU “I LOVE YOU PAK POLISI”
DAN INI YANG KETIGA “PERJUANGAN CINTA KAPTEN DIMAS A.P LAKSONO”
Sebelumnya author minta maaf jika ada yang salah penulisan gelar atau pangkat, karena disini author juga kurang terlalu paham dengan pangkat-pangkat yang ada di dunia militer.
Jika ada kritik dan saran jangan lupa untuk dikomen dibawah karena menurut author komenan dari pembaca semua itu sangat bermanfaat untuk diri author. Terus janganlupa di klik like dan menambahkan kedalam daftar favorit.
Jika ada kesalahan pengetikan author juga minta maaf ya para pembaca setiaku.
HAPPY READING
Mataku melirik jam dinakas, jam 17:45. Aku segera bangun dan mandi sebelum ketiga masku pulang dan memberikan ceramah.
Aku ambil handuk di dekat pintu, aku langsung mandi secepat kilat dan berpakaian. Aku memilih baju gamis warna hijau army dan jilbab polos berwarna hijau pupus, baju kesayanganku karena dibelikan oleh bapak.
Aku mengambil catatan barang yang akan aku beli dan aku masukkan kedalam tas supaya tidak tertinggal.
18:50
__ADS_1
Aku duduk disofa ruang TV sambil mencari acara yang menarik namun sayangnya tak ada yang menarik. Aku mencoba sabar menunggu manusia bernama Lettu Dimas Arga Pambudi Laksono, orang yang disuruh mas Angga mengantarkanku berbelanja perlengkapan kelas dan oleh - oleh untuk bapak dan ibuk.
19:05
Tok. tok. tok tok
Aku berjalan membukakan pintu, ternyata ketiga masku baru pulang dengan masih memakai seragam loreng.
"Dari mana mas? tumben jam segini baru pulang" Tanyaku.
"Dari lapangan tembak dek, cantik bener adik mas" Mas Bimo.
"Mentang-mentang mau pergi sama komandan pakai baju hijau army" Mas Herman.
"Ga ada hubungannya sama dia baju yang adek pakai. Ini baju yang beliin bapak jadi adek suka" Aku.
"Belanja perlengkapan kelas mas terus beli oleh - oleh buat besok tak bawa pulang" Aku.
"Jadi pulang besok? " Mas Bimo.
"Jadilah, besok jam 10 antar adek ke stasiun" Ucapku.
"Siap laksanakan, terus besok mau pulang. Ngapain sekarang bibirnya manyun gitu? " Mas Bimo.
"Mas Dimas aja dari tadi ga ada nongol siapa yang ga jengkel" aku.
"Bentar lagi dia datang, tadi masih ngobrol di lapangan sama Danyon. Kamu tunggu aja dia,mas mau mandi dulu"
__ADS_1
Aku hanya menganggukkan kepala.
19:20
"Assalamualaikum" Suara orang ucap salam.
"Walaikumsalam" Aku sambil membuka pintu dan mas Dimas memandangku seksama.
"Ada yang aneh sama aku ya mas?" Aku
"G, Ga ada kok dek" Ucapnya
"Tunggu sebentar kalo gitu adek ambil tas bentar" Aku.
"Mas, aku berangkat dulu ya" Aku pamitan kepada mas-masku.
"Iya dek, Hati-hati. Nitip adek aku ya ndan" Mas Bimo.
"Siap laksanakan pasti aman" Lettu Dimas.
Aku berjalan menuju mobil Lettu Dimas, dan duduk di kursi samping.
"Mas ga ganti baju dulu?, masak ke mall mas pakai seragam PDH kan ga lucu mas " Ucapku.
"Kamu malu dek, kalo malu dek kalo jalan sama mas pakai seragam PDH gini? " Tanya Lettu Dimas.
"Bukan malu mas, aku risih nanti diliatin orang banyak dan jadi pusat perhatian" Ucapku.
__ADS_1
"Udah tenang aja, sekarang kita berangkat" Lettu Dimas.