
BAGIAN XX
HALLO PARA PEMBACA SETIAKU.
INI MERUPAKAN NOVEL KETIGA YANG AKU BUAT DAN KETIGA NOVELKU BERKAITAN DENGAN ABDI NEGARA.
NOVEL PERTAMAKU “JODOHKU PAK TARA”
NOVEL KEDUAKU “I LOVE YOU PAK POLISI”
DAN INI YANG KETIGA “PERJUANGAN CINTA KAPTEN DIMAS A.P LAKSONO”
Sebelumnya author minta maaf jika ada yang salah penulisan gelar atau pangkat, karena disini author juga kurang terlalu paham dengan pangkat-pangkat yang ada di dunia militer.
Jika ada kritik dan saran jangan lupa untuk dikomen dibawah karena menurut author komenan dari pembaca semua itu sangat bermanfaat untuk diri author. Terus janganlupa di klik like dan menambahkan kedalam daftar favorit.
Jika ada kesalahan pengetikan author juga minta maaf ya para pembaca setiaku.
HAPPY READING
__ADS_1
Bagaimana mungkin aku dan Pika akan dijodohkan dalam waktu bersamaan. Aku tak rela jika harus melihat Pika bersanding dengan pria lain. Dan aku tak akan sudi dengan wanita pilihan bapak. Bagaimanapun aku hanya mencintai dan menyayangi Pika seorang.
Aku membuang nafasku kasar dan masuk ke dalam kamarku untuk beristirahat.
Seperti biasanya aku bangun pagi untuk sholat subuh dan sarapan. Setelah itu aku langsung bersiap ke yonif. Hari ini memang sedang ada acara di yonif dimana akan ada mutasi prajurit ke bebarapa daerah. Sekaligus bapak dipindah tugaskan di Komando Daerah Militer IV Diponegoro. Itulah sebabnya kedua orangtuaku sekarang sudah di Jawa.
Aku segera berangkat ke Yonif untuk apel pagi.
Setelah selesai apel aku langsung melajukan mobil pajero sportku menuju Bandara Internasional Adisutjipto untuk menjemput Ripika.
Aku lakukan mobilku dengan kecepatan sedang. 45 menit berlalu akhirnya aku sampai di bandara dan menunggu kedatangan Ripika.
"Mas, maaf nunggu lama. Tadi delay soalnya" Ucap Ripika tiba-tiba sudah disebelahku.
Selama perjalanan di dalam mobil Ripika bercerita tentang orangtuanya yang akan menjodohkannya, aku hanya diam dan jujur aku sendiri takut jika harus berkata bahwa diriku juga akan dijodohkan oleh bapak dan ibu.
"Sekarang kamu jangan nangis, percaya sama mas. Yang namanya jodoh itu tidak akan namanya tertukar dek. Setiap orang sudah diciptakan secara berpasangan bahkan Allah sudah menetapkan pasangannya jauh sebelum kita terlahir ke dunia" ucapku sambil mengelus kepalanya.
"Mas ga mau merjuangkan aku? " Tanyanya.
__ADS_1
"Iya mas akan perjuangkan kamu. Sekarang jangan nangis lagi, mas janji kok" Ucapku.
Setelah panjang lebar aku berbicara dengan Ripika akhirnya sampailah di rumah dinas tempat Ripika tinggal bersama ketiga masnya.
"Mas ada acara apa sih kok rame banget ya" Tanyanya.
"Oo itu ada acara mutasi prajurit ke beberapa wilayah" Ucapku.
"Mm.. Makasih ya mas udah repot-repot jemput aku, padahal mas ternyata sibuk" Ripika.
"Udah gapapa kok, mas ke lapangan dulu ya" Aku.
Aku pun menuju lapangan dan berkumpul bersama prajurit lainnya. Setelah semuanya selesai aku pun duduk dibawah pohon sambil memikirkan tentang ucapan bapak dan ibuk semalam.
"Dim, kamu kenapa? " Tanya Kapten Angga.
"Gapapa kapten, sedih aja kapten karena kita dipindahkan tugaskan ke Semarang" Jawabku.
"Kan malah deket sama orangtua kok malah sedih to Dim Dim" Kapten Angga.
__ADS_1
Aku pun menceritakan perkara Ripika akan dijodohkan dan aku akan dijodohkan. Padahal kami telah saling terbuka dan jujur dengan perasaan kami masing-masing.
Dan tentunya Kapten Angga memberikan wejangan panjang lebar.