
BAGIAN IV
HALLO PARA PEMBACA SETIAKU.
INI MERUPAKAN NOVEL KETIGA YANG AKU BUAT DAN KETIGA NOVELKU BERKAITAN DENGAN ABDI NEGARA.
NOVEL PERTAMAKU “JODOHKU PAK TARA”
NOVEL KEDUAKU “I LOVE YOU PAK POLISI”
DAN INI YANG KETIGA “PERJUANGAN CINTA KAPTEN DIMAS A.P LAKSONO”
----------------------------------------------------------------------------------------------------------
Sebelumnya author minta maaf jika ada yang salah penulisan gelar atau pangkat, karena disini author juga kurang terlalu paham dengan pangkat-pangkat yang ada di dunia militer.
Jika ada kritik dan saran jangan lupa untuk dikomen dibawah karena menurut author komenan dari pembaca semua itu sangat bermanfaat untuk diri author. Terus janganlupa di klik like dan menambahkan kedalam daftar favorit.
Jika ada kesalahan pengetikan author juga minta maaf ya para pembaca setiaku.
----------------------------------------------------------------------------------------------------------
HAPPY READING
Aku langsung pulang ke kost untuk membersihkan kost dan membereskan barang-barang yang mau diangkut nanti sore.
“Assalamualaikum mbk yana” ucapku.
__ADS_1
“Waalaikumsalam dek” Jawabnya.
Akupun masuk kedalam kost-an,”Loh mbk udah angkut barang toh?” tanyaku.
“Udah dek, baru aja diangkut sama masnya mbk, kamu gimana udah bilang sama masmu?” tanya mbk yana.
“udah mbk, nanti jam 3 mereka mau kesini angkut barang” celetukku.
“yo wes gek di resiki kuwi barang-barangmu, ayok mbk ewangi ben gek endang rampong. Mumpong mbk durong dijipok mas e mbk (ya udah buruan dibersihkan barang-barangmu, ayok mbk bantu biar cepat selesai. Mumpung mbk belum dijemput sama masnya mbk” ucap mbk yana.
Aku dan mbk yana langsung membereskan baju kedalam koper serta memasukkan buku-buku kedalam kardus, mengelurakan lemari keteras, memasukkan sepatu dan sandal kedalam kardus. Setelahnya aku dan mbk yana menyapu lantai.
Selesai menyapu lantai mbk yana langsung pamitan kepadaku karena masnya sudah menunggu di depan.
“Dek, mbk pamit dulu ya. Nanti mbk bakalan sering main ketempatmu. Assalamualaikum dek” pamit mbk yana
Jam 14:58 mas Bimo dan mas Herman datang di kost ku.
“Tumben kagak ngaret mas?’’ tanyaku.
“Sengaja biar kami ga kamu hukum gara-gara telat dek” saut mas Bimo.
Aku tertawa renyah mendengar jawaban mas Bimo.
“Mana barangnya yang mau dibawa” tanya mas Herman.
“Ini lemari diangkat dulu mas, terus ini meja rias, koper, kardus, galon” Ucapku sambbil memandori mereka.
__ADS_1
“Bantuin kenapa dek” ucap mas Bimo
“NO, adekmu udah capek mengluarkannya sampe teras tadi” Celetukku sambil tertawa.
Mereka hanya geleng-geleng kepala.
Aku biarkan mereka mengangkat barang-barangku, sementara akumenyerahkan kunci kost kepada nyonya kost sekalian untuk pamitan.
“Ini kuncinya buk, makasih ya buk udah nerima Pika selama setahun di kost ini” Ucapku.
“sama-sama ndok, jangan lupain ibuk ya ndok, meskipun sudah ga bakalan kost disinitapi jangan lupa untuk main berkunjung kerumah ibuk” ibuk kost.
“Iya siap, pasti buk. Pika pamit ya buk. Assalamulaikum” Ucapku.
“Waalaikumsalam” Ibu kost.
Akupun membuka pintu mobil pick up yang dibawa oleh mas Bimo, dan segera melajuke rumah dinas mereka. Tak butuh waktu lama untuk sampai. 15 menit berlalu maka sampailah aku dirumah dinas yonif 403/ Wirasuda Pratista.
Nuansa hijau pupus, disinilah tempat tinggalku yang baru bersama saudara-saudaraku.
Mereka menurunkan barangbarangku dan membawa masuk kedalam kamar.
Setelah selesai mereka menyusun lemari baju dan lemari rias, aku menyusun baju, dan buku-buku kembali.
Aku taruh rak sepatu di depanpintu teras luar dan aku susun sepatu serta sandalku disana.
Setelah selesai akupun memasak dan membersihkan diri.
__ADS_1
Tak terasa sebulan berlalu dan aku sangat begitu nyaman tinggal dilingkungan hijau pupus ini.