
BAGIAN 24
HALLO PARA PEMBACA SETIAKU.
INI MERUPAKAN NOVEL KETIGA YANG AKU BUAT DAN KETIGA NOVELKU BERKAITAN DENGAN ABDI NEGARA.
NOVEL PERTAMAKU “JODOHKU PAK TARA”
NOVEL KEDUAKU “I LOVE YOU PAK POLISI”
DAN INI YANG KETIGA “PERJUANGAN CINTA KAPTEN DIMAS A.P LAKSONO”
Sebelumnya author minta maaf jika ada yang salah penulisan gelar atau pangkat, karena disini author juga kurang terlalu paham dengan pangkat-pangkat yang ada di dunia militer.
Jika ada kritik dan saran jangan lupa untuk dikomen dibawah karena menurut author komenan dari pembaca semua itu sangat bermanfaat untuk diri author. Terus jangan lupa di klik like dan menambahkan kedalam daftar favorit.
Jika ada kesalahan pengetikan author juga minta maaf ya para pembaca setiaku.
HAPPY READING
"Ga sia-sia dulu pas kuliah sering ikut latian panjat tebing. Sekarang akhirnya ada manfaatnya juga" Gumam Ripika.
Setelah semua dirasa siap, Ripika langsung turun perlahan lahan.
Brughhhhhhhhh
__ADS_1
"Akhirnya bisa kabur juga dari perjodohan sialan ini" Ucap Ripika dengan antusias.
Tanpa disadari dibelakangnya telah berdiri sosok laki-laki dengan gagah.
Mampus ketahuan kalo mau kabur batin Ripika.
Ripika langsung "Saya mau kabur memang iya, kalo masnya mau lapor sama bapak, lapor saja. Ripika ndak takut. Sekalian bilang sama bapak di dalam jangan cari keberadaan Ripika karena Ripika mau mencari laki-laki yang Ripika cintai" Ucap Ripika sambil membalikkan badan.
Ripika kaget bukan main ternyata laki-laki tersebut adalah Lettu Dimas.
"Mas ngapain disini, ayok bawa Ripika kabur. Ripika ga mau dijodohkan" Ucap Ripika.
"Ayok iku masuk" Ucap Lettu Dimas sambil menarik Ripika masuk ke dalam.
"Mas apa-apa sih, katanya cinta sama Ripika tapi malah bawa Ripika masuk kedalam" Ucapnya dengan kesal.
"Kamu dari mana ndok? " Ucap Bapak.
"Itu tadi pak, Ripika habis itu" Ucapnya.
"Jangan bilang kamu mau kabur dari perjodohan ini" ucap Bapak.
"Maaf om, Ripika tadi habis nolongin burung yang jatuh dari sarangnya di pohon depan" Ucap Lettu Dimas.
Ripika memandang tajam ke arah Lettu Dimas sambil dengan keadaan memegang erat tangan Lettu Dimas.
__ADS_1
"Sekalian Ripika mau ngomong sama bapak dan ibuk, Ripika ga mau dijodohkan. Karena calon suami Ripika disini. Jadi No perjodohan atau Ripika bakal kabur dengan mas Dimas" Ucap Ripika dengan tegas.
Semua orang menatapnya dan tertawa keras. Ripika nampak bingung.
"Malah ketawa to" Ucapnya dengan wajah kesal.
"Lepas tangan mas dek" Ucap Lettu Dimas.
"Ga mau, nanti mas ga mau bawa aku kabur kalo aku lepas" Ucapnya.
"Wes.. wes.. Pika sayang sini duduk sama ibuk" Ucap Ibu Ripika.
Ripika menatap Lettu Dimas pertanda meminta persetujuan kemudian Lettu Dimas menganggukkan kepala.
Ripika pun berjalan dan duduk bersama Ibu dan bapaknya, kemudian Lettu Dimas duduk bersama kedua orangtua dan kakaknya.
Seketika otak Ripika berpikir dan berjalan.
"Jadi yang mau dijodohkan dengan Ripika itu siapa?, jangan bilang Mas Dimas orangnya" Tanyanya polos.
"Iya memang dia ndok calon suamimu" Ucap bapak.
"Tau gini tadi Ripika ga perlu kabur repot-repot turun dari jendela" Ucapku.
Bapaknya langsung menepuk jidat karena sikap bar-bar anaknya dan Ripika hanya menunjukkan deretan gigi putihnya.
__ADS_1
Jangan Lupa like, komen dan tambahkan ke dalam daftar favorit ❤❤