Perjuangan Cinta Lettu Dimas A.P Laksono

Perjuangan Cinta Lettu Dimas A.P Laksono
18


__ADS_3

BAGIAN XVIII


HALLO PARA PEMBACA SETIAKU.


INI MERUPAKAN NOVEL KETIGA YANG AKU BUAT DAN KETIGA NOVELKU BERKAITAN DENGAN ABDI NEGARA.


NOVEL PERTAMAKU “JODOHKU PAK TARA”


NOVEL KEDUAKU “I LOVE YOU PAK POLISI”


DAN INI YANG KETIGA “PERJUANGAN CINTA KAPTEN DIMAS A.P LAKSONO”


Sebelumnya author minta maaf jika ada yang salah penulisan gelar atau pangkat, karena disini author juga kurang terlalu paham dengan pangkat-pangkat yang ada di dunia militer.


Jika ada kritik dan saran jangan lupa untuk dikomen dibawah karena menurut author komenan dari pembaca semua itu sangat bermanfaat untuk diri author. Terus janganlupa di klik like dan menambahkan kedalam daftar favorit.


Jika ada kesalahan pengetikan author juga minta maaf ya para pembaca setiaku.


HAPPY READING


Aku duduk di ruang tv sambil menyetel film kesukaan ku yang belum sempat aku tonton yaitu The legend of the blue sea. Film Korea dong ya. Selesai nonton aku keluar menuju teras dan seperti biasanya ketika aku di rumah dinas masku, lalu lalang tentara lewat depan rumah.


"*Selamat siang mbk"


"Siapa ya kok dirumah Laksamana "

__ADS_1


"Cantik ya"


"Kenalan dong mbk*"


Aku hanya geleng-geleng kepala melihat kelakuan anggota bapak. Mereka belum tau siapa aku, ketika tau siapa aku. Mampus bakalan mati Kuru kalian, anak baru keluar pendidikan beraninya goda-goda seorang Ripika.


Aku mengambil selang air untuk menyiram bunga. Aku siram bunga yang ditanam oleh ibuk satu persatu. Ibu memang sangat suka menanam bunga, walaupun ibuk sangat sibuk dengan kegiatannya tapi ibuk selalu menyempatkan untuk merawat bunga-bunga yang ditanamnya. Berbagai jenis bunga berjejer di rak. Mulai dari bunga kaktus, mawar dengan berbagai warna, vinca, dan masih banyak lagi.


"Eh ada mbk cantik, kenalan dong mbk. Mbaknya cantik deh, siapanya Laksamana mbk. Ponakan Laksamana ya mbk" Ucap seorang lelaki memakai seragam loreng.


Fix auto nyeprot kearah mukanya selang air yang aku pegang.


"Mbk apaan sih, masa saya disiram air. Dikira saya bunga apa" ucapnya.


"Serah situ. Lagian ga ada kerjaan atau kenapa sih. Heran liatnya jadinya"


"Ada apa sih malah ribut-ribut" Bapak.


"Tanya aja sama itu orang pak" Ucapku.


"Ijin komandan, tidak ada apa-apa. Mungkin mbk nya tadi kaget sehingga reflek nyiram muka saya pakai selang air" Ucapnya.


"Saya kira ada apa, yo wes kamu masuk sana ndok" bapak, dan aku masuk kedalam rumah.


"Mik, maafkan anak saya. Dia memang galak gitu" Bapak.

__ADS_1


"Siap tidak apa-apa komandan. Tapi itu beneran anak bapak" Miko.


"Iyalah anak saya masak anak monyet" Bapak.


"Komandan ternyata suka humor juga" Miko.


Bapak hanya tersenyum.


"Ijin komandan, saya pamit dulu" Miko.


Bapak itu memang orangnya suka humor, kadang malah ngelawak gitu. Tapi bapak selalu tau tempat dalam hal tersebut. Ketika serius jangan ditanya bapak seperti apa. Bapak itu kadang seperti orang yang memiliki kepribadian ganda. Bisa berubah kapan saja dan dimana sifatnya.


"Kamu mau kemana rencananya ndok" tanya bapak.


"Dirumah pak, mager. Mau tiduran" Ucapku.


"Jauh - jauh dari jogja balek ke Surabaya kok cuma mau mager ndok" Bapak.


"Mau ngapain lagi pak, Pika ga hobi main-main atau jalan-jalan. Mending istirahat aja dirumah" Jawabku lagi.


"Pantes aja kamu ga ada dapat calon suami. Boro-boro suami, pacar atau kenalan laki-laki saja ga punya" Bapak


"Bapak apa sih malah bahas gituan" Saut ku dengan kesal.


"Kemarin bapak sama ibuk udah bahas masalah mau jodohkan kamu dengan anak temen bapak waktu di Akmil" Bapak.

__ADS_1


Seketika buah apel yang aku makan tersedak di tenggorakan ku.


__ADS_2