Perjuangan Cinta Lettu Dimas A.P Laksono

Perjuangan Cinta Lettu Dimas A.P Laksono
21


__ADS_3

BAGIAN XXI


HALLO PARA PEMBACA SETIAKU.


INI MERUPAKAN NOVEL KETIGA YANG AKU BUAT DAN KETIGA NOVELKU BERKAITAN DENGAN ABDI NEGARA.


NOVEL PERTAMAKU “JODOHKU PAK TARA”


NOVEL KEDUAKU “I LOVE YOU PAK POLISI”


DAN INI YANG KETIGA “PERJUANGAN CINTA KAPTEN DIMAS A.P LAKSONO”


Sebelumnya author minta maaf jika ada yang salah penulisan gelar atau pangkat, karena disini author juga kurang terlalu paham dengan pangkat-pangkat yang ada di dunia militer.


Jika ada kritik dan saran jangan lupa untuk dikomen dibawah karena menurut author komenan dari pembaca semua itu sangat bermanfaat untuk diri author. Terus jangan lupa di klik like dan menambahkan kedalam daftar favorit.


Jika ada kesalahan pengetikan author juga minta maaf ya para pembaca setiaku.


HAPPY READING


Di rumah Dinas Angga.

__ADS_1


Setelah menceritakan perkara perjodohan yang akan dilakukan oleh bapak ibu, dan istri Kapten Angga berbicara jika Lettu Dimas dan Mas Angga akan dipindah tugaskan, Ripika mondar-mandir karena tak percaya jika masnya akan dipindah tugaskan ke Semarang ditambah Lettu sang pujaan hatinya juga dipindahkan.


"Dek, udah toh jalan sana sini nya" ucap istri Kapten Angga.


"Mbk bingung aku, kok ribet banget ya nasib adek ipar mu iki. Kehidupanku terjungkil balik dalam waktu sehari. Ya Allah mbk, harus gimana aku". Ripika.


" Mbk juga ga tau dek, mbk cuma bisa dengerin kamu curhat. Mbk juga harus bersiap lantaran 3 hari lagi bakalan bohongan ke Semarang" Mbk Ica istri Kapten Angga.


Aku pun berjalan dengan langkah gontai menuju rumah dinas satu lagi. Dan alangkah terkejutnya aku ternyata oh ternyata bapak sama ibuk ada disana.


"Loh bapak sama ibuk kok disini? " pertanyaan bodohku seketika keluar.


"Bosen pak disana sendiri ga ada temennya, lagian ibu bilangnya ada kerjaan kemarin" Ucapku.


"Iya memang ada kerjaan selama beberapa hari disini ndok, nanti malam sore kamu ikut bapak sama ibuk kerumah kita yang disini" Bapak.


Tunggu tunggu katanya ikut rumah kita yang disini, rumah yang mana coba ini. Aku pun semakin bingung dengan rahasia keluargaku, kenapa banyak sekali yang tak aku ketahui. Aku mengerutkan alisku pertanda bingung.


"Rumah mendiang eyang ndok, nanti malam calon suamimu dan keluarganya akan datang" Ibu menjelaskan.


Bagai hujan lebat dan petir di siang bolong, rasanya otakku tak mampu berpikir lagi dan aku semakin bingung dan melongo dengan ucapan kedua orangtuaku.

__ADS_1


"Akhirnya adek abang mau sold out" Mas Bimo.


"Apaan sih mas, aku juga belum iyain tentang perjodohan ini" Ucapku.


"Jangan bilang kamu mau kabur ya dek" Mas Herman.


"Kamu ga bakalan bisa kabur dek, walaupun kamu kabur ke lubang semut. Bakalan ketemu kamu dicari sama anak buah bapak" Mas Harman.


"Apaan sih mas, tapi idenya bagus juga itu" Ucapku.


"Pokoknya bapak ga mau penolakan diperjodohan ini, calon suamimu itu orang baik. Dia suami dan menantu idaman, dia ganteng, sholeh pokoknya paket komplit" Ucap bapak.


"Emang menu makanan apa pak paket komplit" Ucapku.


"Bapak hanya menjelaskan apa adanya ndok" Bapak.


"Iya udah iya, iya. Ripika kalau gitu mau kesekolah sebentar. Mau ambil nilai ujian anak-anak dan mau ngolah datanya" Ucapku.


"Ingat jangan kabur atau melakukan hal bodoh ndok" Ucap bapak tegas.


"Enjeh kanjeng " Jawabku sambil mengambil kunci mobil dan berlalu meninggalkan mereka.

__ADS_1


__ADS_2