Perjuangan Cinta Lettu Dimas A.P Laksono

Perjuangan Cinta Lettu Dimas A.P Laksono
9


__ADS_3

BAGIAN IX


HALLO PARA PEMBACA SETIAKU.


INI MERUPAKAN NOVEL KETIGA YANG AKU BUAT DAN KETIGA NOVELKU BERKAITAN DENGAN ABDI NEGARA.


NOVEL PERTAMAKU “JODOHKU PAK TARA”


NOVEL KEDUAKU “I LOVE YOU PAK POLISI”


DAN INI YANG KETIGA “PERJUANGAN CINTA KAPTEN DIMAS A.P LAKSONO”


Sebelumnya author minta maaf jika ada yang salah penulisan gelar atau pangkat, karena disini author juga kurang terlalu paham dengan pangkat-pangkat yang ada di dunia militer.


Jika ada kritik dan saran jangan lupa untuk dikomen dibawah karena menurut author komenan dari pembaca semua itu sangat bermanfaat untuk diri author. Terus janganlupa di klik like dan menambahkan kedalam daftar favorit.


Jika ada kesalahan pengetikan author juga minta maaf ya para pembaca setiaku.


HAPPY READING


DIMAS POV


Setelah mandi au kendarai motorku menuju rumah Kapten Angga untuk mengembalikan power bank yang aku minjam kemarin, belum sampai rumah Kapten Angga, tepatnya dirumah adik Kapten Angga aku melihat Kapten Angga dan kedua anggotaku berlari keliling lapangan.kulirik jamku menunjukan jam 12 kurang 10 menit.


Aku parkirkan motorku di depan rumah Praka Herman dan aku menghampirinya.


“Selamat siang praka” ucapku.


“Siang Lettu, mari duduk silahkan” Praka Herman.

__ADS_1


“Manggilnya biasa saja, kan lagi libur ini” Lettu Dimas.


“Siap bg Dimas” Praka Herman.


“Itu mereka pada ngapain siang bolong lari keliling lapangan, itu Kapten juga ikutan” Tanyaku heran.


“Biasalah lagi dihukum mereka itu” Praka Herman.


“Kamu yang hukum mereka?” tanyaku kembali.


“Bukan aku lah bg, aku mana berani sampai menyuruh kapten keliling lapangan. Adikku satu lagi yang nyuruh mereka, gara-gara diajak korve mereka ga mau ala hasil marah adekku disuruhlah mereka keliling lapangan 7x tanpa penolakan” Praka Herman.


“Adik perempuanmu itu?, memangnya disini ya” tanyaku lagi.


“Udah lama dia tinggal di rumah ini bg, sebulan lebih lah kira-kira” Praka Herman.


“Astagfirullah segitu penasarannya abg sama bocah satu itu ya” Praka Herman.


“Lagian orang satu yonif banyak yang tau kalau adekmu itu cantik, tapi abang sampai detik ini belm tau dia yang mana” Lettu Dimas.


“Jangan, jangan diam-diam adikku mampu membuka pintu hati abang yang terkunci rapat itu ya” Ejek Praka Herman..


“Halah kamu ini apa lo” Lettu Dimas


“Kalau iya juga gapapa bg, kami malah sangat setuju” Praka Herman.


Kapten Angga dan kedua adiknya berjalan kearah kami.


“Gila ya itu Ripika, mau bunuh masnya” Celetuk Peltu Bimo.

__ADS_1


“Aku denger ya mas” Suara wanita yang tidak asing ditelingaku.


“Bawain air kesini buruan, sebelum kami pingsan dek” Celetuk Kapten Angga.


“Nih,minumnya silahkan dihabiskan tanpa sisa” Ucapnya.


“Dek kenalin ini teman Lettu Dimas” Praka Herman.


Aku langsung menengok kearah wanita itu.


“Gadis bar-bar” Ucapku spontan dan dia langsung memelototiku sedangkan keempat masnya tertawa terbahak-bahak.


“Apasih yang diketawain, ga lucu tau mas” Ucapnya.


“Jadi ini dek, orang yang kamu sumpahi selama ini. Astaga dek dek. Ini namanya Lettu Dimas A.P Laksono, teman letting abang waktu di akademi militer dulu” Mas Angga.


“Ini orangnya yang mas gembor-gemborkan selama ini untuk calon adik iparmu mas, lumayan sih tapi nyebelin. Tampangnya datar ga bisa senyum sama sekali. Lain kali sama orang kudu ramah ya mas Dimas” Ucapnya dan dia langsung masuk kedalam.


“Kenapa sih Rifika dek” tanya Peltu Bimo.


“Lagi datang bulan dia makanya emosinya labil dari tadi” Praka Herman.


Gadis itu kembali keluar, “Mas-mas ganteng semuanya ayok masuk. Kita makan di dalam”.


Akupun tak sengaja memandang dia sambil membatin ya allah memang cantik ini perempuan, unik punya ciri khas sendiri cocok dijadien istri.


“Hallo mas Dimas, kenapa liat saya sampai ga kedip itu mata, aku tau kalau aku cantik” Ucapnya.


“Maaf” Ucapku sambil tersenyum.

__ADS_1


__ADS_2