Perjuangan Hidup Dan Ketulusan Cinta

Perjuangan Hidup Dan Ketulusan Cinta
"BAB 12 Citra yang ketiduran"


__ADS_3

"Tut,, tut,,, dari seberang sana terdengar bunyi hp itu dimatikan' Ryan yang sudah mematikan telfon nya itu menaruh ponsel nya itu di atas ranjang tempat tidur' dan iya pun langsung bergegas masuk kekamar mandi untuk bersih2 setelah itu langsung bersiap siap untuk berangkat menuju ke salah satu tempat usaha keluarganya itu.


Sedangkan beny yang baru selesai menelfon bos nya itu langsung kembali menyimpan ponselnya ke dalam saku celananya, dan dewi yang melihat beny habis selesai menelefon bos nya itu langsung bertanya kepada beny' gimana ben' Pak Ryan sekarang ada dimana, terus dia bilang apa?? Tanya dewi yang penuh penasaran.


"satu satu donk dewi nanya nya? Aku kan jadi bingung jawabnya kata beny' kalau pak Ryan dimananya aku kurang tau sih' karna tadi aku lupa nanya, tapi kayaknya tadi sibos lagi ketiduran soalnya suaranya lagi serak pas mengangkat telfonku' dan sebentar lagi sibos akan datang kesini jawab beny' yang berusaha menjelaskan kepada dewi.


"sedangkan dewi yang mendengar kabar dari beny itu jadi sedikit merasa lega' ohh syukurlah,, jawabnya' Trimakasih ya ben.. Ucap dewi sambil tersenyum kearah beny


Oke wi' sama-sama,, balas beny'


Setelah itu beny langsung menuju ke ruang kerjanya untuk menyiapkan laporan keuangan dan lainnya yang akan nanti dia serahkan kepada Ryan.


Sedangkan dewi pergi menemui citra yang sedari tadi menunggu di ruang tunggu itu' sesampainya di tempat citra menungu dewi langsung memberi tahukan citra tentang informasi yang dia dapat dari beny tadi, ohya cit aku ada kabar bagus buat kamu' ujar dewi.

__ADS_1


Kabar bagus apa cit? Tanya citra yang terlihat begitu bersemangat ingin tahu kabar apa yang ingin di sampaikan oleh sahabatnya ini.


Sebentar lagi bos kita itu akan datang kamu bersiap siap siap ya cit jangan terlalu gugup santai aja' ucap dewi,


Ohya cit aku ngak bisa lama lama disini aku harus melanjutkan pekerjaanku kembali kamu ngak apa2 kan sendiri aku tinggal? Tanya dewi' iya wi ngak apa2 kan dari tadi aku memang menungu sendirian disini,, jawab citra sambil tersenyum kearah dewi' hehehe iya juga ya, balas dewi sambil mrngaruk-garuk kepalanya yang tidak gatal itu' setelah itu dewi langsung pergi menuju ruang kerjanya, sedangkan citra kembali duduk di posisinya.


"Sedangkan Ryan telah mengeluarkan mobilnya dari bagasi dan hendak langsung berangkat ke tempat usahanya itu.


Ryan kelihatannya sangat terburu buru sehingga dia lupa untuk berpamitan kepada mamanya, tadi sebelum berangkat Ryan cuma berpesan kepada bik sri' kalau mamanya bertanya tentang dia, bilang kalau dia sedang ada urusan keluar sebentar.


Citra yang tiba-tiba merasa matanya sangat berat dan berkali-kali terus menguap' seakan matanya memberi sinyal kalau dia sangat mengantuk' walaupun belom masuk waktunya tidur siang tetapi ntah kenapa tiba tiba matanya terasa sangat mengantuk, entah itu karena dia menunggu terlalu lama sendirian' ataw karna memang AC diruangan itu sangat sejuk' entahlah, yang jelas saat ini citra telah berusaha susah payah untuk menahan kantuknya' tetapi tiba-tiba tampa iya sadari iya telah ketiduran dengan posisi masih duduk dan menyenderkan kepalanya di soffa itu.


" 20 menit kemudian Ryan sampai di tempat usahanya, setelah memakirkan mobilnya dia langsung turun dan melangkah masuk kedalam ruangan itu.

__ADS_1


Kedatangan Ryan di sambut dengan ramah oleh seluruh karyawannya' mereka semua sangat takut dan segan terhadap bos dinginnya itu Ryan terus berjalan coll dengan wajah datarnya. Sedangkan beny masih sibuk di ruangan kerjanya untuk menyiapkan segala sesuatu yang penting yang ketika tiba-tiba ditanyakan Ryan kepadanya jadi beny telah menyiapkan semuanya sebelum diminta oleh bos dinginnya itu.


"Sebelum Ryan datang dewi yang tiba-tiba merasa mules langsung bergegas menuju toilet sehingga dia tidak mengetahui kalau bosnya itu sudah datang Ryan yang tampak melihat kesegala arah mencari keberadaan beny asisten pribadinya itu yang tadi tiba-tiba menghubunginya dan menyuruh dia untuk segera datang tidak menampakkan mukanya sama sekali, tadi dia menyuruhku datang buru buru setelah sampai disini batang hidungnya malah tidak kelihatan sama sekali awas aja kalau dia sampai berani mengerjaiku gumam Ryan tampak kesal.


"Ryan yang tak kunjung juga melihat keberadaan beny sudah sangat kesal' dia merasa kalau sedang di permainkan oleh asistennya itu ketika dia hendak menghubungi beny dan ingin menanyakan keberadaan nya sekarang dimana, tiba-tiba saja ponselnya habis batrai' sial,, aku tadi lupa ngecas gumam Ryan lagi.


Ryan pun memutuskan untuk menunggu beny di ruang tunggu khusus karyawan itu' sekalian untuk mengisi baterai hp nya.


Sesampainya disana betapa terkejutnya Ryan melihat ada sosok wanita yang tengah tidur nyenyak di ruangan itu. Ryan yang penasaran tiba-tiba mendekat di perhatikan wajah wanita itu dari dekat' untuk mencari tahu siapa wanita yang sedang tidur di ruangan itu' setelah di perhatikanya ternyata wanita itu bukan karyawan yang bekerja bersama Ryan,


Dan Ryan pun tidak mengenalinya sama sekali" siapa dia, kenapa dia bisa tidur di sini? batin Ryan yang penuh tanda tanya.


Bersambung,,,

__ADS_1


Trimakasih ya teman-teman karna sudah bacaπŸ€—πŸ€—


Jangan lupa yaa like vote dan komenya πŸ’•πŸŒ·πŸ™


__ADS_2