Perjuangan Hidup Dan Ketulusan Cinta

Perjuangan Hidup Dan Ketulusan Cinta
"BAB 19 Citra yang berusaha untuk kembali tersenyum"


__ADS_3

Setelah selesai menghabiskan minuman yang mereka pesan dewi pun mengajak citra untuk beranjak pergi mencari tempat makan yang mereka inginkan, tidak lupa terlebih dahulu dewi membayar jus yang Iya pesan tadi.


Cit' sekarang kamu ikut denganku ya kita akan pergi ketempat makan yang lumayan enak dikota ini' memang tempatnya tidak begitu mewah sih, tetapi rasanya tidak kalah dari restoran restoran mahal. Dan tempatnya pun nyaman untuk dikunjungi Aku yakin kamu pasti suka tempatnya. Ajak dewi sambil mengandeng tangan citra dan berlalu pergi dari warung itu.


Setelah berjalan beberapa meter akhirnya mereka sampai di tempat yang mereka tuju memang tempat makan atau restoran itu terletak di tengah tengah kota' dan tidak terlalu jauh juga jaraknya dari tempat dewi bekerja. Selama di perjalanan citra terlihat banyak diam dan murung hanya dewi yang terus bercerita dan sesekali membuat lelucon agar citra bisa tertawa.


Tetapi bagi citra belum semudah itu Iya bisa melupakan sakit yang Iya rasakan beberapa saat yang lalu. baginya itu begitu menyakitkan dan susah untuk di lupakan.


"Citra berusaha menyembunyikan kesedihanya di depan dewi Iya tidak mau membuat sahabatnya itu menjadi kefikiran karna Dia. Citra tau dewi telah berusaha menghibur dirinya dan membuat Iya tersenyum kembali oleh karena itu citra berusaha terlihat baik baik saja didepan dewi walaupun sebenarnya hatinya masih sangat rapuh. tetapi citra ingin menghargai niat baik dewi dan tidak mau membuat sahabatnya itu menjadi sedih, sesekali citra ikut tersenyum mendengar setiap buyonan buyonan yang di buat oleh dewi walaupun senyuman itu terlihat sangat dipaksakan oleh citra.

__ADS_1


"Nah cit' ini tempatnya' sekarang kita masuk dulu yuk ke dalam kita duduk sebelah pojok kanan situ aja karna disitu lebih bagus tempatnya. Ajak Dewi yang masih mengandeng tangan Citra.


Setelah sampai di tempat yang dimaksud oleh dewi. dewi mempersilahkan citra untuk duduk. Dan disusul olehnya yang ikut duduk di depan citra. Mereka duduk berhadap hadapan Dan hanya dibatasi oleh meja makan


Benar saja' tempat duduk yang di pilih dewi itu sangat bagus dan nyaman untuk bersantai


Posisinya yang mengarah ketepi jalan sangat jelas melihat pemandangan keluar karna dindingnya yang terbuat dari kaca. dan disamping jendela tempat mereka duduk juga ada taman bunga mini serta air mancur dan beberapa kolam ikan yang menambah keindahan tempat tersebut.


Hmmm ya' aku suka kok wi,, tempatnya bagus, trimakasih ya kamu sudah mau mengajak aku kesini jawab citra sembari sedikit tersenyum kepada dewi.

__ADS_1


Syurlah kalau kamu suka' yasudah kalau gitu kita pesan makanan dulu yuk,, ucap dewi.


Mbak' permisi,,?! ucap dewi sambil mengangkat tangan kepada salah satu pelayan di restoran itu. Pelayan yang melihat dirinya dipanggil itupun langsung menuju kearah citra dan dewi.


"Dengan sopan pelayan itupun bertanya' Maaf mbak, apa ada yang bisa saya bantu??


Iya mbak kami mau pesan makanan' boleh saya lihat dulu menunya. Ucap dewi kepada pelayan itu' ohh tentu mbak boleh,. silahkan..? jawab pelayanan itu sambil memberikan daftar menu yang sedang Iya pegang.


Setelah melihat menu yang akan mereka pesan Dewi memutuskan untuk memesan nasi putih, ikan gurame saos padang, cah kangkung dan juga 1 porsi tahu tempe. Dan minumannya es kelapa muda. Setelah dewi menyebutkan beberapa pesanan yang Iya pesan, pelayanan itupun mencatatnya. Kalau kamu mau pesan apa cit? tanya dewi kepada citra. Samain aja wi,, sama punya kamu jawab citra kepada sahabatnya itu.

__ADS_1


Yasudah mbak' kalau gitu berarti pesanan kami sama ya? ujar dewi kepada pelayan tersebut. Baik mbak, sudah saya catat. mohon tunggu sebentar,, saya permisi dulu trimakasih..


Ucap pelayan itu dengan sopan.


__ADS_2