
"Suasana hening sempat terjadi beberapa menit sebelum beni memecah keheningan tersebut.
Begini dewi, pertama tama saya ingin menanyakan dulu tadi sebelum jam makan siang kamu pergi kemana dan ada keperluan penting apa sampai kamu harus keluar mendadak seperti itu, meninggalkan pekerjaanmu dan tidak meminta izin terlebih dahulu. Bukankah kamu tau tentang peraturan ditempat ini. dan kamu bukan anak baru kan yang harus diberitahukan lagi tentang aturan aturan disini kan.? Ucap beni dengan pertanyaan yang terdengar penuh penekanan.
Jadi begini,,,
Belom selesai dewi melanjutkan kata katanya, langsung di potong oleh beni.
Dan satu lagi yang ingin saya sampaikan kepadamu. ini tentang temanmu yang tadi pagi yang kamu bawa datang bersamamu untuk bekerja disini. Dengan berat hati saya terpaksa harus menyampaikan kepadamu bahwa temanmu itu tidak bisa bekerja ditempat ini. Bos telah memutuskannya dan aku tidak bisa berbuat apa-apa. Sekali lagi aku minta maaf karna tidak bisa membantumu untuk memasukkan temanmu itu agar tetap bisa bekerja disini. Kamu tau sendirikan bos itu orangnya seperti apa, kalau dia sudah membuat keputusan tidak akan bisa diganggu gugat. Dan yang perlu kamu ketahui, bos marah bukan tampa alasan,. itu semua dikarenakan kesalahan yang dibuat oleh temanmu juga. ntah itu disengaja ataupun tidak yang jelas itu semua telah membuat fatal untuk dirinya sendiri.!
Ucap beni sambil menjelaskan panjang kali lebar kepada dewi.
"Maaf' pak, apa boleh saya berbicara untuk menjelaskan semuanya.,?
Ucap dewi setelah mendengarkan semua perkataan beni. dan meminta izin terlebih dahulu untuk memberikan semua jawaban dan penjelasan yang mungkin ingin didengarkan oleh beni.
__ADS_1
"Baik' silakan,.
Jawab beni singkat.!
Pertama tama saya mau meminta maaf terlebih dahulu pak. Karna mungkin saya sudah lancang pergi keluar di jam kerja dan tampa meminta izin terlebih dahulu.
Saya menyadari kesalahan yang telah saya perbuat dan saya sangat menyesalinya. Kedepannya insyaallah,, itu tidak akan terulang lagi.. Ucap dewi dengan penuh keyakinan.
Sebenarnya tadi itu saya sedang bekerja. tiba-tiba saya melihat citra keluar dari ruangan tunggu itu berlari sambil menangis,
Oleh karna itu tampa berfikir panjang saya langsung mengejar citra, menyusulnya keluar. saya takut dia kenapa kenapa. Karena dia juga masih baru disini dan pastinya dia juga belum tahu setiap sudut kota ini,. Dan sekali lagi saya minta maaf.,?!
Ucap dewi seraya menjelaskan semuanya kepada beni.
Dan yang bapak jelaskan tadi saya sudah mengetahui semuanya dari citra langsung. Dan saya cukup mengerti kenapa itu semua bisa terjadi. Dan sangat disayangkan,
__ADS_1
Karna disini semuanya adalah kesalah fahaman. Dan saya bisa menjamin itu semua bukan disengaja ataupun kesalahan yang dibuat oleh citra. Karna saya sangat tau dan kenal siapa citra dari kecil, dia tidak akan mungkin berbohong. Tetapi saya juga tidak bisa berbuat apa-apa untuk membantunya. karna saya disini cuman karyawan biasa yang mungkin tidak akan didengar perkataannya oleh atasan saya.
Walaupun sebenarnya saya sangat merasa bersalah dan ikut bersedih dengan apa yang tengah dirasakan oleh sahabat saya itu. Tetapi tetap saja saya tidak bisa berbuat banyak untuk membantunya.
Ucap dewi lagi,. dengan mata yang sudah mulai berkaca-kaca.
Beny yang mendengarkan semua perkataan demi perkataan yang keluar dari mulut dewi
Hanya bisa terdiam sambil menarik nafas panjang dan membuangnya secara kasar.
Hmmm.. Jadi seperti itu. Saya juga sangat menyayangkan dengan semua apa yang telah terjadi dengan temanmu itu, tetapi sekali saya tidak bisa berbuat apa-apa. Saya sungguh minta maaf.?! Ucap beni dengan suara yang agak turun.
Sebenarnya beni merasa sangat kasihan dan tidak tega terhadap dewi dan citra. Setelah mendengar semua penjelasan dari dewi tadi membuat hatinya sedikit tersentuh dengan persahabatan kedua insan tersebut. Begitu bersih dan penuh kasih sayang fikirnya.
Dan beni paling tidak bisa melihat dewi bersedih, entah kenapa dia juga merasakan sakit bila dewi tersakiti ataw dalam ada masalah. Ntah kenapa, dan bagaimana,. perasaan itu ada, yang jelas itulah kenyataannya. yang selama ini dipendam dan dirasakan oleh beni. Tampa status., dan tampa berani mengungkapkan kepada dewi.
__ADS_1