
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 35 menit, Ryan pun sampai dirumah nya. Sesampai dirumah nya Ryan pun langsung menemui Mama nya, Buk Ericka sedari tadi memang sudah menunggu-nungu kedatangan Putra nya itu.
Mama.. Panggil Ryan. Yang melihat Mama nya sedang duduk di depan televisi.
Iya sayang... Kamu sudah pulang?? Tanya Buk Ericka. Seraya tersenyum kepada Putra kesayangan nya itu.
Iya Ma,, tadi habis Mama menghubungi Ryan langsung pulang, memang nya ada apa sih ma.? Tanya Ryan, ke intinya langsung kepada Mama nya.
Sini kamu duduk dulu... Nanti Mama jelasin semuanya, Ucap Buk Ericka. yang mengajak Ryan untuk duduk didekat nya.
Ryan pun duduk di dekat Mama nya, sebelum Buk Ericka menanyakan semuanya kepada Ryan, dia terlebih dahulu meminta Bik Sri untuk membuatkan Ryan minum. Tidak lama minuman yang dibuat kan Bik Sri itu pun datang, Bik Sri meletakkan minuman itu di atas meja, ditempat Ryan dan Buk Ericka sedang duduk, lalu mempersilahkan Ryan untuk meminumnya. Setelah itu Bik Sri pun berpamitan kebelakang untuk melanjutkan pekerjaan nya kembali.
Ryan pun kembali menanyakan kepada Mama nya, tentang apa yang ingin disampaikan oleh Mamanya itu. Sehingga membuat Mama nya harus menghubungi Ryan berkali-kali.
__ADS_1
Mendengar pernyataan dari Ryan, Buk Ericka pun menjelaskan semuanya, dari Ryan terburu-buru pergi meninggalkan rumah siang itu, sampai tidak pulang kerumah, dan juga tidak mengangkat telepon dari Mama nya tersebut. Mendengar semua pertanyaan dari Mama nya itu, Ryan pun menjelaskan nya satu persatu.
Dari mulai Beny yang tiba-tiba menghubungi Ryan, dan menyuruhnya untuk datang ketempat usaha nya itu secara terburu-buru. Sampai Ryan melihat Citra sedang tertidur di ruangan tunggu, disaat semua orang sedang bekerja.. Sampai Ryan menegur, dan mengusir Citra saat itu juga. Ryan menceritakan semuanya, tampa ada yang tertinggal sedikit pun.
Mendengar semua penjelasan dari Putra nya itu, membuat Buk Ericka sangat kaget. Dan tidak menyangka, kalau Putra nya akan berlaku sekejam itu.
Ryan... Mama yakin,, disini pasti ada kesalahpahaman..?! Ucap Buk Ericka kepada Ryan. Mama memang belum terlalu mengenal Cita,, tetapi menurut Mama.. Dia adalah gadis yang baik. Dan jujur..?! Jadi ngak mungkin...!! Dia melakukan semua itu dengan sengaja... Ucap Buk Ericka lagi. Seraya menjelaskan semuanya kepada Putra nya itu.
Tapi menurut Mama,,, Citra bukan orang yang seperti itu.. Yang suka memanfaatkan kebaikan dari orang lain. Seperti nya dia adalah gadis yang tulus, dan juga sangat membutuhkan pekerjaan itu. Ucap Buk Ericka lagi.
Udah lah Ma.. Ryan udah ngak mau membahas itu lagi. Jika tidak ada lagi yang ingin Mama sampai kan,,, Ryan mau masuk kekamar dulu, Ryan mau beristirahat. Ucap Ryan yang sudah berdiri, dan hendak pergi meninggalkan Mama nya itu.
Baik lah... Tetapi nanti kamu fikirkan lagi ucapan Mama tadi ya.. Selain baik, Mama lihat, Citra juga anak nya sangat Cantik.. Ucap Buk Ericka. Sambil agak sedikit berteriak kepada Ryan, yang sudah melangkah pergi meninggalkan nya.
__ADS_1
****
Disebuah Mall #### terlihat Citra dan Dika telah selesai menonton filem kesukaan dari Citra tersebut. Dika masih ingin mengajak Citra untuk pergi jalan-jalan, dan berkeliling ketempat-tempat lainnya yang belum pernah Citra kunjungi. Tetapi karena hari sudah mulai sore, Citra memilih untuk segera kembali ke kontrakan nya. Selain merasa sudah sangat lelah, karena berjalan-jalan seharian dengan Dika. Citra juga tidak mau nanti Dewi pulang kerja, sebelum Citra pulang kerumah. Citra tidak mau nanti Dewi mengkhawatirkan nya, karena tidak melihat Citra ada di kontrakan tersebut.
Sebenarnya Dika sengaja meluangkan waktunya 1hari ini untuk mengajak Citra jalan-jalan, tetapi karena Citra meminta ingin segera pulang, lagi-lagi Dika pun mengalah, baginya saat ini hanyalah kebahagiaan Citra. Selama itu bisa membuat Citra senang, apa pun akan dia lakukan.
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih 35 menit. Dari Mall tersebut, ke kontrakan Citra. Akhirnya mereka sampai juga, Dika pun menghentikan mobil nya tepat didepan kontrakan Citra. Seperti biasa, Dika pun turun terlebih dahulu, lalu melangkah kearah pintu mobil didekat Citra, lalu membuka pintu mobil tersebut untuk Citra. Dika sangat memperlakukan Citra dengan spesial dan istimewa. Baginya Citra adalah Cinta pertama nya, yang tidak diketahui oleh Citra sama sekali. Dan selama ini, Dika juga tidak pernah membuka hatinya untuk siapa pun. Dia yakin, suatu saat akan bertemu dengan Cinta pertama nya kembali.. Yaitu Citra.
Bersambung,,,,
@MiraWati.
Jangan lupa ya teman-teman.. Buat berikan Author dukungan nya..π Dengan cara ketik like, komen, rate dan vote nya juga.. Karna itu semua sangat Author butuhkan dalam mengembangkan karya. Trimakasih πππ
__ADS_1