
Dewi telah selesai melanjutkan ritual mandinya. Lalu Dewi juga buru buru mengenakan pakaiannya. Setelah semuanya selesai Dewi langsung mengajak Citra pergi keluar untuk pergi makan malam.
Citra.. Apa kamu sudah siap,?? Tanya Dewi.
Sudah kok Dewi.. Aku sudah siap. Jawab Citra.
"Okee.. kalau begitu ayo kita langsung berangkat." ucap Dewi lagi.
Mereka berdua pun langsung pergi keluar rumah kontrakan tersebut. dan tidak lupa untuk mengunci pintunya terlebih dahulu. Setelah mengunci pintu tidak lama datang taxi online yang telah dipesan Dewi terlebih dahulu sehabis mandi tadi. Citra yang melihat mobil tiba-tiba berhenti didepan kontrakannya tersebut. Menyanyakannya kepada Dewi.
Dewi,, itu mobil siapa? Kenapa kok tiba-tiba berhenti disini tanya Citra.
Ohh,, itu taxi online yang aku pesan tadi.. Untuk pergi mengantarkan kita mencari tempat makan yang enak.. Ucap Dewi.
Memang nya kita mau pergi kemana Dewi,,? kenapa pakai taxi online segala, Kenapa ngak cari makan dekat dekat sini aja. Didepan gang mungkin. Ucap Citra lagi kepada dewi.
Ngak apa apa Citra,,, sesekali apa salahnya kita pergi makan keluar, sekalian cuci cuci mata.. Ucap Dewi. Sambil tersenyum manis terhadap Citra. Ayo Citra. Kita masuk nanti keburu malam. Ucap Dewi lagi mengajak Citra untuk masuk kedalam taxi online tersebut.
__ADS_1
Setelah menempuh perjalanan kurang lebih selama 20 menit. Taxi online yang membawa penompang Dewi dan Citra tersebut pun berhenti tepat didepan sebuah Caffe yang terbilang cukup besar dan sangat bagus dikota itu. Betul disini alamatnya nyonya.. Kata soppir taxi tersebut kepada Dewi dan Citra. Karna soppir tersebut melihat petunjuk Sesuai Aplikasi dilayar ponselnya. yang telah ditentukan Dewi tempatnya ketika hendak memesan taxi tersebut.
Iya.. Betul pak. Jawab Dewi setelah melihat keluar jendela mobil tersebut. Karna memang tempat itu tujuannya untuk mengajak Citra pergi makan dan bersantai disana.
Ayok Citra kita keluar.. Kita udah sampai. Ucap Dewi yang mengajak Citra keluar dari mobil itu. Dan mengajak Citra untuk masuk kedalam Caffe yang tengah berada tepat didepan mereka berdua saat ini. Dan tidak lupa terlebih dahulu Dewi membayar ongkos taxi tersebut. Dewi dan Citra melangkah masuk kedalam Caffe tersebut dengan beriringan. Sesampainya didalam Caffe itu Dewi melihat kesekelililing arah. Untuk mencari meja kosong yang ingin mereka berdua tempati.
Begitu sulit buat Dewi untuk mencari salah satu meja yang kosong ditempat itu. Karna memang Caffe itu selalu padat. Dan dipenuhi banyak pengunjung yang ingin menikmati makanan dan minuman di Caffe tersebut. Bagaimana tidak, letak tempatnya yang sangat strategis dan bagus ditengah tengah kota. Dengan suana didalamnya yang sangat romantis dan elegan. Ditambah lagi dengan aneka macam makanan yang terbilang sangat lezat disana. Jadi tidak heran jika Caffe tersebut sangat banyak diminati oleh kalangan banyak orang. Terutama kalangan anak muda yang suka nongkrong atau sekedar ingin bersantai dan menikmati setiap makanan yang ada di Caffe tersebut.
Dewi masih fokus dengan matanya yang masih sedang mencari tempat duduk tersebut. Tapi tiba-tiba ada seorang laki-laki yang berpakaian sangat rapi, dan juga tampan. Yang datang menghampiri Dewi dan Citra. Maaf mbak.. Ada yang bisa kami bantu.. Ucap Pria tersebut. Dewi dan juga Citra sama kagetnya dengan ucapan pria tersebut secara tiba-tiba.
Iya mas,, kami lagi mencari bangku yang kosong di tempat ini jawab Dewi sambil melihat sekelilingnya. Yang begitu ramai pengunjung. Sedangkan Citra masih terpaku berdiri diposisinya. Pandangan Mata Citra tidak lepas kepada pria yang tengah berdiri dihadapanya tersebut.
Citra... Apa ini benaran kamu.?? Tanya pria tersebut. Sambil menatap begitu dekat kearah Citra.
Iya kak. Ini aku.. jawab Citra lagi.
Pria tersebut tersebut tampa aba aba langsung memeluk Citra. Dan Citra pun juga membalas pelukan dari pria yang tengah berada tepat dihadapanya tersebut. Kelihatan sekali kalau mereka saling melepaskan rindu satu sama lain. Walaupun banyak pasang mata yang memperhatikan mereka berdua. Tetapi itu semua tidak berpengaruh buat Citra dan juga pria tersebut. Dewi yang menyaksikan adegan mengharukan tersebut didepan matanya. Hanya terdiam dan tampak bingung sambil mengerutkan keningnya. Sepertinya banyak tanda tanya disana.
__ADS_1
Bersambung,,
TEMAN TEMAN INI VISUAL YANG AUTHOR BUAT SESUAI KARAKTER GAMBAR YANG AUTHOR BAYANGKAN. MAAF JIKA VISUAL TIDAK SESUAI DENGAN YANG TEMAN TEMAN HARAPKAN. KARNA SETIAP SELERA DAN SUDUT PANDANG SESEORANG ITU PASTI BERBEDA BEDA. DAN TIDAK AKAN SAMA. SALAM SAYANG DARI AUTHOR BUAT SEMUANYA ππ
1. CITRA
2. RYAN
3. BENI
4. DEWI
__ADS_1