
Tidak lama berselang akhirnya pesanan yang mereka pesan pun datang.
"permisi mbk' maaf pesanan nya telah siap? kata salah satu pelayan restoran tersebut dengan sopan sembari membawa mapan yang berisi semua pesanan yang dewi dan Citra pesan tadi. Setelah menyapa konsumen nya itu, pelayan itupun langsung menghidangkan semua pesanan tersebut di atas meja dan ditata dengan rapi. Setelah semuanya selesai di hidangankan pelayanan itu pun langsung berpamitan kepada citra dan dewi. Pesanan anda semuanya telah disajikan mbak' silahkan di nikmati kalau ada yang kurang ataw mbak perlu sesuatu boleh panggil saya kembali ataupun salah satu pelayan yang lainnya.. Ucap pelayan tersebut sembari menunjuk ke arah teman temannya yang sedang berjaga di salah satu pojok tersebut. yang selalu siap siaga jika dibutuhkan kapan saja. Baik mbak trimakasih,.? Ucap dewi. Sama sama mbak, kalau begitu saya permisi dulu semoga anda puas dengan masakan dan pelayanan kami. Ucap pelayan itu lagi sembari menyungingkan senyumnya dan beranjak pergi dari tempat citra dan dewi duduk.
Citra dan dewi pun menikmati makanannya.
Dewi begitu lahap menyantap makananya, ntah karna dewi betul betul lapar ataw karna memang masakan itu yang memang begitu lezat yang jelas dewi sangat menikmatinya.
__ADS_1
Berbeda dengan citra, citra masih terlihat biasa saja malah tidak terlalu bersemangat seperti dewi mungkin karna mood citra masih belum begitu bagus sehingga memengaruhi nafsu makanya.
Kurang lebih 20 menit dewi dan citra pun telah menyelesaikan makan siangnya.
Setelah makan siang dewi memutuskan ingin mengajak citra untuk kembali kekontarakan mereka. Supaya citra bisa beristirahat disana karna kelihatannya citra sangat lelah dan butuh istirahat.! Setelah terjadinya insiden yang menguras tenaganya tadi. Tidak lupa sebelumnya dewi membayar pesanan yang telah mereka makan barusan.
Dewi pun menuju meja kasir sesampainya didepan meja kasir tersebut dewi langsung menanyakan berapa total harga makanan yang telah Iya pesan tadi. Permisi mbak' saya mau bayar makanan yang telah saya pesan dan teman saya tadi,. kata dewi dengan sopan, Maaf mbak kalau boleh tahu mbak duduk dimeja nomer berapa? Tanya kasir tersebut dengan lembut, Dimeja no *** Jawab dewi lagi sambil menyebutkan no meja yang mereka duduki. Baik mbak, tungu sebentar saya cek dulu? ucap kasir tersebut sambil mencari bon yang sesuai dengan nomer yang Citra dan dewi tempatkan. Setelah menemukan bon yang Iya cari kasir itupun memberitahukan berapa jumlah semu totalnya terhadap dewi. Mbak setelah di totalkan pesanan anda semuanya berjumlah 255.000. Rupiah. Ucap kasir tersebut sambil memberikan hasil jumlah bon itu kepada dewi. Baiklah, ucap dewi sambil mengambil bon tersebut dan mengecek nya sebentar lalu langsung membayarnya.
__ADS_1
"Bagi kalangan orang berduit mungkin jumlah uang segitu belom seberapa untuk mereka.
Tetapi beda bagi dewi, baginya berapapun duit yang Iya keluarkan harus sangat diperhitungkan, karna Iya hanya karyawan biasa yang memakan gaji setiap bulannya. dan hidup diperantauan yang harus dibayar setiap apapun yang dipakainya. Bagi dewi duit segitu cukuplah besar, biasanya untuk beli keperluannya aja Iya sangat memperhitungkan Apalagi hanya untuk membelik makanan. Paling paling dewi hanya membeli nasigoreng ataw sate yang ada dipingir jalan dengan harga murah. Yang mencapai hanya sekitar 10/15 ribuan per porsi. Baginya itu sudah sangat bersyukur yang penting Iya bisa makan dan perutnya kenyang. Selebihnya uangnya bisa Iya tabung untuk keperluan yang lainnya.
"Tapi untuk kali ini Dewi sangat ingin mengajak citra untuk makan di restoran yang terbilang cukup besar dan bagus tempatnya.
Dewi bermaksud hanya ingin menyenangkan hati citra, serta menembus rasa bersalahnya terhadap sahabatnya itu karna bagaimanapun dewi juga ikut merasa bersalah atas kejadian yang menimpa sahabatnya itu. Walaupun sebenarnya itu sama sekali bukan salah Dewi dan citra pun tidak pernah menyalahkan dewi, tetapi tetap aja dewi merasa tidak enak hati terhadap citra dan ingin membuat sahabatnya itu sedikit bahagia.
__ADS_1