Perjuangan Hidup Dan Ketulusan Cinta

Perjuangan Hidup Dan Ketulusan Cinta
"BAB 16 Citra yang sangat membenci Ryan"


__ADS_3

"Ryan yang mendengar penjelasan citra tersebut bukannya dia merasa iba dan kasihan malah iya kembali memarahi citra dengan volume nada suaranya yang lebih tinggi lagi.


Sudah selesai kamu bersandiwaranya hahh..!! Kamu fikir saya bodoh' bisa percaya dengan semua omongan yang kamu katakan. Dan hapus air mata buayamu itu saya tidak mau ruangan ini menjadi kotor karna air mata palsumu itu. Dan jangan kamu fikir saya akan merasa iba dan kasihan melihat kamu bersandiwara menangis seperti ini. Saya tidak peduli meskipun kamu menangis darah sekalipun.! Ucap ryan dengan kasarnya yang sungguh membuat hati citra sangat sakit dan hancur mendengarnya.

__ADS_1


Citra yang mendengar semua perkataan dari ryan kepada nya itu tentunya membuat hatinya semangkin perih. Badannya semangkin begetar citra tidak menyangka orang yang ada di hadapannya ini bisa setega itu kepadanya. Padahal iya telah berkata jujur. dia fikir setelah iya menjelaskan semuanya dan berbicara apa adanya ryan bisa mengerti dan mau memaafkannya. Ternyata dia salah, semua tidak seperti yang iya harapkan.


Tetapi bagaimanapun citra berusaha untuk menahan dirinya agar tidak terpancing emosi. dia mencoba untuk lebih sabar dan menjelaskannya lagi walaupun sebenarnya hatinya sangat sakit mendengar semua makian dari ryan itu. Karna dia sadar dia sangat membutuhkan pekerjaan ini dan inilah salah satu alasannya pergi merantau agar bisa mendapatkan pekerjaan dan membebaskan orang tuanya dari jeratan rentenir kejam itu.

__ADS_1


Citra menarik nafasnya dalam dalam dan membuangnya dengan kasar citra berusaha untuk menjelaskannya kembali iya berharap kalau kali ini ryan mau mendengarkan dan mempercayai apa yang iya ucapkan.


Sudah Cukup..! Saya tidak mau mendengarkan apapun penjelasan dari kamu lagi. Saya minta kamu sekarang pergi dari sini.! Saya tidak mau melihat muka kamu lagi. Perkataan ryan lagi lagi menghancurkan hati citra. Iya betul betul tidak menyangka kalau orang yang di hadapannya ini tidak memiliki hati sama sekali. Mendengar pernyataan dari ryan itu akhirnya ketegaran citra roboh juga. Badannya kembali bergetar, air matanya kembali membasahi pipi mulusnya itu.

__ADS_1


Saya benaran tidak menyangka, anda sama sekali tidak mempunyai hati. Saya tahu anda orang kaya anda punya segalanya tapi anda tidak bisa memperlakukan orang sesuka hati anda. Anda tidak tau bagaimana saya sangat membutuhkan pekerjaan ini. Bagaimana keluarga saya di kampung sangat berharap besar terhadap saya. Anda tidak akan pernah tau apa yang saya rasakan, jadi percuma saya menjelaskan kepada anda. Trimakasih bapak yang terhormat.!! Atas hinaan, cacian, dan makian anda terhadap saya. bahkan anda orang yang pertama yang sudah berani berkali-kali membentak saya. Orang tua saya sekalipun tidak pernah membentak saya. Jujur saya sangat membenci anda.! Setelah mengeluarkan semua unek uneknya yang iya tahan sedari tadi citra pun berlari pergi meninggalkan ruangan itu. Tampa menoleh ke belakang sama sekali.


Beny yang sedari tadi menyaksikan semuanya hanya bisa diam tampa berbuat apa-apa. Walaupun sebenarnya dia tidak tega melihat citra di bentak dan menangis karna bos nya itu. Iya merasa kasihan terhadap citra beni tau citra mungkin tidak sengaja melakukan semua itu. Dan sepertinya citra adalah gadis yang baik dan berkata jujur tetapi apa daya beni tidak bisa berbuat banyak karna iya tau bagaimana sikap bos nya kalau sudah marah Dia tidak akan mau mendengarkan siapapun termasuk beni maka dari itu beni lebih memilih untuk tidak ikut campur kalau tidak di mintai oleh bosnya itu.

__ADS_1


__ADS_2