
"Cit,, sekarang kamu minum dulu ya tenangkan fikiranmu setelah itu baru kamu ceritakan semuanya kepadaku.. oke?!
Ucap Dewi sambil memberikan minuman jus yang telah Iya pesankan barusan.
Tapi aku tidak haus wi aku tidak mau minum. Jawab citra yang masih tertunduk lesu dengan suaranya yang masih terisak.
"Tapi kamu harus minum cit' aku tahu kamu pasti haus kan,, biar kamu ada tenaga sekarang kamu minum ya,, bujuk Dewi seraya mengambil kan jus itu dan memberikan ke tangan citra agar citra mau meminumnya.
"dengan terpaksa citra mengambil jus yang telah diberikan dewi ketangannya itu dan meminumnya dengan perlahan. Dewi yang melihat citra sudah meminum sedikit jus nya itu' merasa sedikit lega, paling tidak ada sedikit tenaga yang didapatkan oleh sahabatnya itu. Setelah itu dewi juga meminum minumannya karna Iya juga merasa haus setelah ikut berlari mengejar citra tadi.
__ADS_1
"Setelah citra selesai meminum sedikit jus yang telah di pesankan oleh sahabatnya itu citra terlihat sedikit agak tenang walaupun matanya kelihatan masih sembab karna sedari tadi Iya menangis oleh perkataan perkataan yang keluar dari mulut ryan itu yang membuat hatinya begitu sakit mendengarnya.
Cit,, apa sekarang kamu sudah agak tenang.. Tanya Dewi dengan pelan sambil memegang tangan sahabatnya itu. Citra hanya sedikit menganguk tampa bersuara.
Cit,, Apa sekarang kamu bisa menjelaskan semuanya kepadaku? Tanya dewi lagi dengan sangat hati hati Iya tidak mau membuat temannya itu jadi menangis lagi, Citra hanya kembali menganguk dan sekarang Iya mulai mengakat kepalanya dan menatap ke arah dewi. Yasudah,,, kalau begitu sekarang kamu tarik nafas dalam dalam dari hidung,, setelah itu keluarkan pelan pelan dari mulut.. Habis itu baru kamu ceritakan semuanya kepadaku ya,, biar kamu bisa merasa lebih tenang ujar dewi. Citra mengikuti saran dewi' setelah Iya merasa agak sedikit tenang Iya pun mulai menceritakan semuanya kepada Dewi.
Dari awalnya pertama kali Citra merasakan sangat mengantuk dan ketiduran. Sampai akhirnya kedua lelaki yang masuk kedalam ruangan tempat Iya menunggu itu. dan lelaki tersebut tiba-tiba memarahinya bahkan mengusirnya. Citra belum tau siapa kedua lelaki itu yang jelas mungkin dia sangat berperan penting di tempat itu sehingga Iya berani membentak bahkan memaki citra. fikir citra. Citra menceritakan se detailnya kepada dewi tampa ada satupun yang tersisa, dan tidak pula di kurangi ataw di tambahkan. Iya menceritakan semua apa adanya kepada sahabatnya itu.
Dewi tau betul siapa citra, teman nya itu tidak mungkin berbohong. citra adalah gadis yang sangat baik dan jujur. selama dewi mengenalnya citra sama sekali tidak pernah menyusahkan siapapun. Tentu dewi tau segalanya tentang citra, karna mereka tumbuh bersama sama sedari kecil. Hanya dua tahun belakangan ini saja mereka berpisah di karenakan setelah tamat sekolah dewi memutuskan untuk pergi merantau, sedangkan citra masih bersekolah dan masih duduk dibangku kelas dua SMA.
__ADS_1
"Terlihat penyesalan di raut wajah dewi' bagaimana mungkin Iya bisa membiarkan temannya itu menungu sendiri. bahkan di saat citra ada didalam masalah pun Iya tidak bisa menemani citra sama sekali.
Cit' maaf kan aku,, ini semua juga salahku. Andai saja aku tadi tidak meninggalkanmu disana sendiri pasti kejadiannya tidak akan seperti ini. Ucap dewi yang merasa bersalah kepada sahabatnya itu dengan mata yang juga ikut berkaca-kaca dewi langsung memeluk citra, seakan dewi juga merasakan apa yang tengah dirasakan oleh sahabatnya itu. Ngak wi,, ini semua bukan salah kamu, aku aja yang ceroboh' mungkin memang belom rezeki aku di situ..Aku juga minta maaf kalau aku telah banyak menyusahkan kamu wi.. Ujar citra lagi dengan wajah sendunya.
Tidak cit,,, jangan berkata seperti itu. Aku tidak pernah sama sekali merasa disusahkan olehmu dan ingat aku tidak suka kamu berbicara seperti itu lagi jawab dewi sambil tersenyum kepada citra. Yasudah kalau gitu kamu jangan sedih lagi ya' jangan terlalu di fikirkan. yang berlalu biarlah berlalu, yang jelas sekarang kita cari makan dulu ya soalnya aku udah laper nih,, ujar dewi sambil memegang perutnya seraya mencoba untuk menghibur sahabatnya itu.
Bersambung,,,
Mohon dukungannya ya teman-teman untuk novel pertamaku ini' author masih banyak belajar' oleh karna itu author sangat membutuhkan dukungan dari kalian semua..
__ADS_1
Jangan lupa like, komen, dan vote nya yaa π€π€π€