
"Setelah selesai melakukan pembayaran meja kasir tersebut Dewi pun segera menghampiri citra dan mengajak citra untuk kembali pulang bersamanya.
Sekarang dewi dan citra sudah sampai kembali di kontrakan dewi setelah kurang lebih 15 menit di perjalanan dari restoran tempat makan siang mereka tersebut menuju ketempat kos kosan yang dewi dan citra tempati. tentunya dengan menggunakan angkot. Setelah dewi membuka kunci pintu rumah sewanya itu Iya pun langsung masuk bersama citra dan tidak lupa untuk menutup pintunya rumahnya kembali.
Cit,. Sekarang kamu beristirahat lah dulu. sepertinya kamu kelihatannya sangat lelah,.? aku akan kembali ketempat kerjaku, karna tadi pekerjaanku belom selesai. Kalau nanti pekerjaanku sudah selesai aku akan langsung pulang,. kamu tidak apa-apa kan cit aku tinggal sendiri,?! Jelas Dewi sambil bertanya kepada citra.
"Iya wi' Ngak apa apa kok' aku bisa jaga diri,, kamu tenang aja? Kamu ngak usah terlalu mengkhawatirkanku. Kamu hati hati ya, Maaf karna hari ini aku telah banyak merepotkanmu lagi. Kamu menjadi susah oleh ku,. Jawab citra yang merasa tidak enak hati dan telah banyak merepotkan sahabatnya itu. Udah cit,, kamu jangan bicara seperti itu lagi. Aku kan sudah pernah bilang aku ngak suka kamu ngomong seperti itu?! Lagian aku menganggap kamu itu sudah seperti saudara aku sendiri,. sesama saudara mana pernah merasa direpotkan ujar dewi. Dan sehari ini aku perhatikan kamu tu minta maaf sudah berulang ulang kali, ngak capek apa,, hehehe mendingan kata maafnya itu disimpan aja buat lebaran nanti.,? ucap dewi lagi sembari menggoda temannya itu.
__ADS_1
"Resek kamu ya' sahut citra sambil mengelitik pingang dewi yang ramping itu. Sudah,, sudah,, sekarang aku mau berangkat dulu. ucap dewi sambil berlari kearah pintu dan mengambil tas slempangnya kembali. Ohya Cit, jangan lupa kunci pintu. kalau ada apa apa segera hubungi aku ucap dewi lagi.!
Siap bos..?! Jawab citra sambil mengangkat tangannya ke kesamping kanan keningnya itu seperti sedang memberi hormat.
Dewi pun telah berlalu pergi menuju tempat kerjanya kembali. Setelah kepergian dewi citra pun langsung menganti bajunya dengan baju rumah. yaitu mengenaka stelan baju tidur, lalu Iya menuju kamar mandi untuk bersih bersih dan setelah itu langsung beristirahat menghepaskan tubuhnya itu di ranjang yang tidak berukuran terlalu besar, namun cukup untuk dua orang.
Sedangkan Ryan sedari tadi juga sudah terlelap di dalam sebuah kamar yang terbilang sangat besar, nyaman, dan mewah. Ditambah lagi dengan beberapa hiasan pajangan yang berkelas dan cat warna dinding yang berwarna gelap, yaitu warna abu abu dan sedikit kecoklatan. Warna tersebut sangat cocok sekali dengan karakternya sehari hari. Yang memiliki sifat cuek, dingin, dan kaku. Tepatnya seperti Es balok.
__ADS_1
"Ryan sekarang tengah berada di salah satu Apartemennya yang terletak tidak begitu jauh dari kantor cabangnya dan juga tempat usaha keluarganya itu. Ryan sengaja memilih untuk kembali dan beristirahat di Apartemennya
Dari pada pulang kerumah orangtuanya. Selain jaraknya yang lumayan dekat dari tempat kerjanya. Iya pun lebih memilih untuk menenangkan diri sendiri di apartemennya itu. Karna keributan ryan dengan citra tadi banyak sedikitnya juga menguras tenaganya. Walaupun kelihatannya Iya sangat cuek dan tidak mempedulikanya sama sekali.!
Tetapi sebagai manusia biasa tidak bisa dipungkiri, kalau Ryan pun ternyata memikirkannya.
Jika Ryan pulang kerumahnya, pasti ericka akan curiga dan bertanya kepada putra laki-lakinya itu. Sedangkan ryan sedang malas untuk bercerita atau berdebat dengan siapapun untuk saat ini,! termasuk berdebat dengan orang tuanya. Oleh karna itulah ryan memimilih untuk menenangkan fikirannya sendiri di apartemen mewah yang dimilikinya dan tertidur lelap diatas kasur empuknya itu.
__ADS_1